Home » Headline » Mangkir Pemeriksaan, Pengacara Bantah PG Takut Diperiksa Penyidik

Mangkir Pemeriksaan, Pengacara Bantah PG Takut Diperiksa Penyidik

dito 27 Jul 2023 112

NasionalPos.com, Jakarta: Terduga penistaan agama Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang (PG) mangkir pemeriksaan sebagai saksi hari ini, Kamis (27/7/2023). Namun, Pengacara PG, yakni M Ali Syaifudin tampak mendatangi Bareskrim Polri dan membantah kliennya takut menjalani pemeriksaan.

Dari pantauan awak media di Bareskrim Polri, Ali datang sekitar pukul 13.30 WIB. Sementara, pemeriksaan PG sebagai saksi terjadwal di Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, pukul 10.00 WIB.

“Oh, beliau orang berpendidikan, ya, jadi tidak ada rasa takut apapun. Artinya adalah beliau kooperatif apapun yang dimintakan untuk hadir, atau untuk undangan klarifikasi, beliau cukup kooperatif,” kata Ali kepada awak media saat ditemui sebelum mengantarkan surat sakit PG di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (27/7/2023).

Walaupun, kliennya hari ini mangkir dari pemeriksaan Tim Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri. “Namun, kondisi saat ini belum memungkinkan, ya (PG diperiksa sebagai saksi penistaan agama, red),” ujar Ali.

Ali mengatakan, ketidakhadiran kliennya bukan karena sakit karena patah tangan. Pernyataan Ali di Bareskrim Polri, berbeda dengan keterangan Hendra Efendi, yang juga pengacara PG.

Baca Juga :  Pemasangan Kabel Fiber Optic (FO) Jaringan WiFi Di Tiang Listrik Di Duga Tanpa Izin Resmi Dari Instansi Dan Pihak Berwenang

Sebab, Hendra juga memberikan konfirmasi mangkirnya PG saat dihubungi wartawan, Kamis pagi tadi. Hendra mengatakan, kliennya PG tidak dapat menghadiri pemeriksaan karena tangannya patah dan berada di rumah, Indramayu, Jawa Barat.

“(Patah tangan, red) itu, (sakit, red) yang sudah lama, itu juga penyembuhan. Namun, belakangan kalau di tangan itu, dirasa-rasa bisa untuk jalan,” ucap Ali.

“Namun, ini ada sakit kecapean, kesibukan begitu banyak. Maka, hari ini klien kami berhalangan hadir,” kata Ali.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, mengonfirmasi absennya PG dari pemeriksaan.

“Jadi, tadi saya mendapat informasi dari penyidik jam 09.30 WIB, kuasa hukum saudara PG mengantarkan surat sakit yang bersangkutan,” kata Brigjen Ramadhan saat dihubungi pers, kamis  (27/7/2023), pukul 12.50 WIB.

“Dan kuasa hukum PG meminta, pemeriksaan diundur, pada Kamis (3/8/2023) mendatang,” ujar Brigjen Ramadhan. Dia mengatakan, kuasa hukum hanya mengantarkan surat dokter sebagai keterangan terduga Panji Gumilang tidak dapat hadir.

“Kuasa hukum tidak diperiksa, karena hanya mendampingi kuasa PG,” ujar Brigjen Ramadhan. Brigjen Ramadhan mengatakan, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri mengamini permintaan penundaan pemeriksaan tersebut.

Baca Juga :  Pengaduan Kasus Dugaan Terlibatnya Politisi Nasdem di Kasus Bakamla 2016, Tak Direspon Komjak, PERAK Mengadu Ke Wantimpres

“Ya, penyidik konfirmasi pemeriksaan ditunda, Kamis (3/8/2023),” kata Brigjen Ramadhan. Sebelumnya, Brigjen Ramadhan juga mengatakan, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri membuat menjadi satu laporan polisi (LP) dugaan penistaan agama terduga PG.

Sebab, kata dia, juga terdapat satu LP sama di Jawa Barat, sedangkan dua LP dilakukan pelapor kepada Panji di Jakarta. Dua LP di Jakarta, yakni Panji Gumilang dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penistaan agama oleh Forum Pembela Pancasila (FAPP), Jumat (23/6/2023).

Kemudian, PG juga dilaporkan oleh Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan, Selasa (27/6/2023). Panji Gumilang diduga melanggar Pasal 156a dan juga Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. PG juga diduga terlibat penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Ponpes Al Zaytun.

Kasus tersebut, juga sudah masuk dalam penyidikan di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x