Home » Ekonomi » Firman Soebagyo Apresiasi Program Budidaya Ikan Melalui Bioflok Guna Optimalisasi Konsumsi

Firman Soebagyo Apresiasi Program Budidaya Ikan Melalui Bioflok Guna Optimalisasi Konsumsi

dito 05 Sep 2023 123

NasionalPos.com, Jakarta-  Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengapresiasi kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas peningkatkan program budidaya ikan terutama Bioflok.

Menurutnya, budidaya ikan ini dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan konsumsi ikan di masyarakat. Terlebih, melihat mutu gizi dan stunting di Indonesia yang sangat tinggi, pengoptimalan konsumsi ikan terutama bagi masyarakat di desa ini diperlukan.

Teknologi bioflok merupakan sistem budidaya ikan yang mendaur ulang nutrisi limbah sebagai pakan ikan. Bioflok, khususnya mikroorganisme yang dibudidayakan, dimasukkan ke dalam air untuk membentuk protein mikroba dari limbah ikan beracun dan bahan organik lainnya. Ini menjaga kualitas air serta menurunkan biaya.

“Waktu saya pimpinan Komisi IV itu mensosialisasikan susahnya luar biasa, Pak. Ternyata ini sekarang menjadi tren. Tren masyarakat di mana Bioflok itu sekarang sudah berinovasi sedemikian rupa dan itu ternyata memang sangat mudah dan kemudian sangat menyenangkan bagi masyarakat untuk melakukan budidaya. Dan terima kasih di sini udah ada alokasi yang cukup lumayan. Ini akan membantu,” tuturnya dalam RDP Komisi IV dengan KKP di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Baca Juga :  Kementan: Di Tengah Pandemi, Indonesia Kembali Ekspor Telur Tetas Ayam ke Myanmar

Lanjutnya Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menyatakan, mencermati pesan yang disampaikan Presiden Jokowi mengenai mutu gizi anak Indonesia yang masih sangat rendah dan meningkatnya kasus stunting.

Menurutnya, peningkatan program budidaya ikan ini dapat menjadi jawaban terutama bagi masyarakat di tingkat desa yang asupan protein hewaninya masih sangat rendah dan tidak mampu untuk membeli telur, daging dan unggas.

“Oleh karena itu terobosan yang paling jitu itu adalah mengoptimalkan terhadap konsumsi ikan. Jadi budidaya ikan inilah yang bisa dimanfaatkan. Karena, masyarakat itu kalau satu rumah tangga itu keluarganya anak 3, bapak dan Ibu (berarti jumlahnya) 5 orang. Kalau dia beli lele 2kg itu bisa dikonsumsi 2-3 hari. Kalau dia beli daging Rp100.000 itu 1 hari selesai, nah ini luar biasa,” jelasnya.

Baca Juga :  Pesan Paskah Uskup Agung Pontianak Agustinus

Legislator dapil Jawa Tengah III itu mencontohkan hasil program inovasi yang telah ia lakukan di dapilnya dengan memanfaatkan alat kendaraan roda tiga untuk menjual hasil tangkapan ikan ke masyarakat.

“Oleh karena itu kami telah berinovasi dengan para ibu-ibu di Dapil saya. Itu kita berikan roda tiga kendaraan didesain untuk menjual hasil penangkapan ikan yang tidak di ekspor maupun dipakai untuk kepentingan lain itu ke desa-desa, menggunakan alat itu. Itu sangat efektif sekali. Jadi, ini juga menjadi salah satu terobosan,” tandasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

x
x