Home » Headline » Pengamat Berharap Mestinya Capres Prioritaskan Debat untuk Adu Gagasan Ketimbang gimik

Pengamat Berharap Mestinya Capres Prioritaskan Debat untuk Adu Gagasan Ketimbang gimik

dito 03 Jan 2024 244

NasionalPos.com, Surabaya- Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam berharap para calon presiden lebih memprioritaskan agenda debat pada 7 Januari 2024 sebagai ajang adu gagasan rasional, ketimbang mengedepankan gimik atau hal-hal personal.

“Gimik itu seperlunya saja, harus lebih santai dan tidak mendramatisir,” kata Surokim saat dihubungi ANTARA melalui sambungan telepon di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, jika proporsi gimik lebih mendominasi maka publik akan kesulitan memahami dan mendapatkan jawaban terhadap permasalahan, sebab panggung debat merupakan saran edukasi politik bagi masyarakat.

Selain itu, sesi debat publik juga terdapat batasan waktu bagi seorang kandidat menyampaikan gagasan dan menjawab pertanyaan.

Baca Juga :  Dinkes Temukan Ribuan Warga Jakarta Masih Buang Air Besar Sembarangan

“Intinya kandidat itu diminta bisa impresif dan persuasif, agar kesan di publik paling tidak dia bisa menguasai materi dan menghadirkan sesuatu yang baru,” ujarnya.

Sementara pada sesi debat capres minggu ini mengangkat tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik.

Surokim menyebut tema itu begitu dekat dengan Prabowo Subianto yang notabenenya berpengalaman terjun di dunia militer dan saat ini menduduki jawaban sebagai Menteri Pertahanan.

Namun, hal tersebut tak jadi jaminan penampilan Prabowo mampu menjawab ekspektasi publik. Tak menutup kemungkinan kontestan lainnya, yakni Anies dan Ganjar justru tampil lebih baik.

Baca Juga :  Bakesbangpol DKI Gelar Festival Kuliner dan Budaya Nusantara di JIV

“Ini persoalan menyampaikan gagasan dan ide untuk publik, belum tentu yang punya pengalaman di suatu bidang bisa miliki pola komunikasi publik yang bagus juga,” katanya.

Karena itu, Surokim berharap ketiga kandidat nantinya bisa tampil lebih meyakinkan ketimbang pada debat edisi pertama dengan melakukan penguatan, baik itu dari sisi materi pada tema debat, komunikasi publik, hingga penguasaan panggung.

“Banyak menjadi faktor menarik keyakinan publik atau justru publik malah tidak yakin, terutama swing voter,” ucap dia.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x