Home » Headline » Hasto: Jangan Bahayakan Prajurit Dengan Aset Tempur Usang

Hasto: Jangan Bahayakan Prajurit Dengan Aset Tempur Usang

dito 07 Jan 2024 83

NasionalPos.com, Jakarta- Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa negara tidak boleh membahayakan nyawa prajurit dengan menyediakan aset alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan tempur yang sudah usang.

“Pak Prabowo dengan anggaran pertahanan yang begitu besar, sangat disayangkan lebih memilih pembelian pesawat bekas,” kata Hasto saat ditemui usai mengikuti acara nonton bersama debat capres Pilpres 2024 bersama sukarelawan Ganjar-Mahfud di Jakarta, Minggu, 7/1/2024

Menanggapi gestur Prabowo yang dinilai tidak terima saat disinggung soal anggaran alutsista, Hasto mengatakan,

“Sebagai seorang prajurit TNI, yang dibutuhkan anggota adalah kebanggaan mempertahankan keamanan dan wilayah Indonesia.”

Menurut dia, keamanan dan kenyamanan harus diutamakan, mengingat prajurit memiliki potensi risiko yang amat besar dalam menjalankan tugasnya. Maka dari itu, negara tidak boleh mengorbankan nyawa mereka dengan membeli aset-aset tempur yang sudah usang seperti pesawat bekas.

Baca Juga :  Terkait Vonis Banding PT, Partai Prima Belum Tentukan Sikap

Terlebih anggaran yang diberikan untuk membeli alutsista cukup besar.

Lebih lanjut Hasto menduga terus dibelinya pesawat-pesawat bekas tersebut disebabkan oleh adanya kepentingan suatu kelompok yang harus diusut tuntas.

“Konon dari analisis diduga ini ada kepentingan-kepentingan di dalamnya, kepentingan pemburu rente, sehingga ini harus diusut tuntas. Pak Ganjar dan Pak Anies sepakat agar pembelian alat-alat yang usang tidak boleh dilakukan, apalagi dengan utang,” kata Sekjen PDI Perjuangan itu.

Dalam debat capres ketiga yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, malam ini, Calon Presiden RI Prabowo Subianto merasa tidak terima dan mengklaim jika usia alutsista bekas yang dibeli oleh Pemerintah masih berusia muda.

“Saya akan bawa data saya, data yang sebenar-benarnya, ya. Jadi, barang-barang bekas itu menurut saya menyesatkan rakyat, itu Pak tidak pantas oleh profesor ngomong gitu, ya, karena dalam pertahanan until 50 persen alat-alat yang dibeli adalah bekas, tetapi usianya masih muda,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Panja Netralitas Polri Berpotensi Intervensi Kerja Bawaslu

Sementara itu, Calon Presiden RI Ganjar Pranowo menanggapi bahwa dirinya bersama Mahfud Md. akan menerapkan kebijakan pembelian alutsista yang tanpa utang dan tidak usang.

“Jadi, mohon maaf kaitan dengan utang, no utang, no usang, sehingga alutsista kita betul-betul kita lakukan transfer of technology dari dalam negeri,” kata Ganjar.

Ia menilai kebijakan pembelian alutsista dengan menggunakan utang justru bisa mematikan, terutama pada infrastruktur yang punya risiko tinggi.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut juga mengatakan bahwa Pemerintah harus menghitung betul dan bijak untuk membeli alutsista.

Menurut dia, sebuah negara pernah kolaps karena utang. Walaupun demikian, Ganjar mengatakan bahwa industri pertahanan dalam negeri perlu dikuatkan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

x
x