Home » Headline » Pengamat: Pengunduran Diri Mahfud Wujud Integritas Penjaga Demokrasi

Pengamat: Pengunduran Diri Mahfud Wujud Integritas Penjaga Demokrasi

dito 01 Feb 2024 150

NasionalPos.com, Jember Pengamat politik Universitas Jember Dr. Muhammad Iqbal mengemukakan pengunduran diri Mahfud Md dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai wujud menjaga integritas kesucian penjaga demokrasi.

“Mahfud Md resmi mengumumkan dirinya mundur dari kabinet Jokowi dan pengumuman itu disebut sebagai momentum yang paling pas di sela kampanyenya di Danau Tirta Gangga,” kata Iqbal di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis, 1/2/2024

Menurut ia, keputusan itu cenderung pada aspek interaksionisme simbolik. Terdapat pola dramaturgi simbolik yang hendak disampaikan Mahfud berupa momentum ruang dan waktu beserta maknanya di panggung depan dan belakang arena kontestasi Pilpres 2024.

Baca Juga :  Komandan Seskoal Mengikuti Rapim TNI Angkatan Laut Tahun 2022

Secara ruang atau pemilihan tempat pengumuman di depan Pura di Danau Tirta Gangga, Desa Swastika Bhuana, bisa dimaknai bahwa Mahfud berpesan pentingnya menjaga “air suci” politik demokrasi demi menjaga kesuburan dan kemakmuran bangsa.

“Berdiri di tempat suci itu bisa menjadi momentum yang dianggap paling tepat untuk mengumumkan kehormatan dirinya sebagai Menko Polhukam sudah tidak dihargai oleh kekuasaan,” tuturnya.

Boleh jadi Mahfud merasa selama empat tahun lebih sudah bekerja mengoordinasikan berlangsungnya iklim politik, hukum dan keamanan agar selaras dengan kemajuan demokrasi.

Baca Juga :  Transjakarta - WRI Indonesia Bersinergi Menuju Emisi Nol Bersih

“Demokrasi pemilu malah mengalami kemunduran dan bahkan kematian setelah kekuasaan condong memihak dan berlaku tidak adil dalam menjaga prinsip jujur dan adilnya kontestasi pilpres,” kata pakar komunikasi FISIP Unej itu.

Jika dianalogikan secara sederhana dalam perspektif kultural Madura, tambah Iqbal, rasa kehormatan dan standar etika Mahfud mungkin sedang tercabik atau terkoyak oleh kesewenangan kekuasaan.

“Secara waktu sisa dua pekan masa kampanye sebelum pemungutan suara, momentum undur diri bisa dimaknai kabinet Jokowi sedang ‘dicarok’ oleh Mahfud sebagai wujud menjaga integritas kesucian penjaga demokrasi,” imbuh Iqbal.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x