Home » Nasional » Kisah Persahabatan 2 Sosok Punggawa Terbaik Negeri Dongeng Versi Pasukan Jembuk – Jembuk

Kisah Persahabatan 2 Sosok Punggawa Terbaik Negeri Dongeng Versi Pasukan Jembuk – Jembuk

Eni 26 Jul 2024 132

 

nasionalpos.com l Banyuwangi – Berbicara tentang negeri dongeng versi pasukan jembuk – jembuk, tentu tak sedikit kalangan masyarakatnya mengingat sosok – sosok hebat yang juga membawa kemajuan pesat negeri dongeng. Ada kisah yang patut dicontoh oleh masyarakat negeri dongeng yaitu tentang persahabatan 2 sosok punggawa terbaiknya.

Dua sosok itu adalah Manggala dan Dirga. Dua orang tersebut sudah menjalin persahabatan begitu lama. Tak sedikit prestasi yang diraih oleh masing – masing sosok tersebut. Manggal lebih tua dibanding Dirga dan perjalanan panjang menjadi patih pun mereka jalani dengan harmonis dan saling melengkapi.

Percakapan hangat sahabat tersebut layak dan patut dicontoh oleh pasukan dan rakyat lain yang ada di wilayah negeri dongeng. Percakapan tersebut membawa visi – misi untuk kemajuan negeri dongeng yang lebih baik. Berikut percakapannya.

Baca Juga :  Aktifis Dikeroyok Saat Bongkar Praktik Rentenir di Banyuwangi, Amrullah Siapkan Lima Puluh Pengacara Bela Yunus

Manggala : Patih Dirga, apakah kamu akan selalu bersamaku bersama patih dan pasukan lain untuk membawa masyarakat dan negeri dongeng ini menjadi lebih maju dan majemuk?.
Dirga : Kenapa kang mas Manggala bertanya seperti itu kepadaku?. Kalau untuk masyarakat dan negeri dongeng tentu kita akan selalu bergandeng tangan kang mas Manggala.

Manggala : Syukurlah kalau begitu, mari kita eratkan tangan, hati dan satukan pikiran untuk masyarakat dan negeri dongeng ini. Tak perlu terbawa hasutan pihak sana – sini yang ingin memecahkan kekuatan kita bersama.

Dirga : Saya tidak akan sedikitpun beri selah bagi pihak manapun yang ingin memecah belah kekuatan kita yang tak lain untuk kemajuan rakyat dan negeri dongeng ini. Mari kita satukan tekad bersama ibu permaisuri untuk kembali memenangkan dan memerdekakan harapan masyarakat negeri dongeng ini.

Baca Juga :  Pengamat: Sentimen Negatif Menguat, Prabowo-Gibran Mungkin akan Kalah

Pesan dalam tulisan ini, memang perlu hati yang besar dan keberanian diri untuk menyatukan visi – misi yang baik untuk bermanfaat bagi masyarakat luas, karena tak sedikit krikil dan ranjau yang dipasang oleh orang yang tidak berkenan hanya ingin memecah dan menghancurkan kekompakan.

Cerita ini hanya fiksi belaka, mohon maaf jika ada persamaan kata dan alur cerita. Semua hanya semata untuk hiburan saja.

Veri Kurniawan S.St.,S.H

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x