- daerahTak Terima Pohon Damar Dicuri : Warga Pekon Way Sindi Hanuan Tempuh Jalur Hukum
- HeadlineTutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto
- EkonomiPoros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta
- Top NewsWali Kota Terima Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel
- daerahSambut HUT ke-25, Demokrat Sumbar Gelar Donor Darah dan Aksi Langit Biru

Di Masa Kini & Di Masa Mendatang, Diharapkan Tak Ada Lagi Kendala Pada Hubungan Bisnis Indonesia-Rusia
NasionalPos.com, Jakarta- Dalam rangka untuk menjajaki dan memperkuat jalinan kerjasama hubungan perdagangan antara Indonesia-Rusia, maka Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) menggelar acara webinar bertema “Peluang Usaha Timbal Balik Indonesia-Rusia”, pada Senin, 12 Agustus 2024 kemaren di Jakarta.
Acara yang dipandu oleh Eunike Angelita ini, dimulai dengan menayangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan Lagu Kebangsaan Rusia, serta doa untuk kelancaraan penyelenggaraan kegiatan ini, nampak disambut antusias oleh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Di kesempatan ini, dalam sambutannya ketua PPIR Suryo Susilo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan penyelenggaraan kegiatan webinar ini, terutama bagi para narsumber yang bersedia hadir serta juga para peserta yang berkesempatan hadir di acara webinar ini.
“Pada setiap bulan PPIR berusaha untuk menggelar webinar dengan berbagai tema, tentunya focus pada pembahasan peningkatan persahabatan Indonesia-Rusia, mudah-mudahan hasil webinar ini akan di tindaklanjuti secara konkrit dengan berbagai pihak terkait untuk memperkuat hubungan persahabatan Indonesia-Rusia, terima kasih.” Ucap Suryo Susilo.
Sementara itu, acara diskusi yang di moderator oleh Raymod Sihombing secara online langsung dari Moskow ini, memulai acara ini dengan menyebutkan biodata singkat dari para narasumber yang hadir, selanjutnya memberikan kesempatan kepada narasumber untuk penyampaian materi diskusi,
Pada kesempatan pertama, di sampaikan oleh Didit HA Ratam Ketua Kadin dan juga ketua Komite Bilateral Rusia, Belarusia, Georgia, serbia dan bosnia-herzegovina, . Lulusan Universitas Indonesia Jurusan Teknik Gas, Petrol Chemical Engenering tahun 1987, kemudian dilanjutkan ke George Washington Univesity lalu tahun 2007 mengambil kuliah di Boston University tersebut, mengupas peluang kerjasama Indonesia-Rusia di sektor perdagangan dan investasi.
Menurutnya, saat ini peluang usaha Indonesia-Rusia berada pada titik yang menarik, berbeda dengan keadaan enam tahun yang lalu, bahkan sangat berbeda dengan keadaan tiga tahun yang lalu, saat ini sangat berubah, hal tersebut dapat dicermati dari perkembangan neraca perdagangan, bahwa dari angka-angka neraca perdagangan Indonesia-Rusia, ada dua versi yang berbeda, ada versi Indonesia dari BPS atau Kemendag, dan ada versi Rusia yang di keluarkan oleh Federal Custom Service, di tahun 2021 total Ekspor Indonesia ke Rusia senilai USD 1,493 milyar, sedangkan versi Rusia, di tahun 2021 total ekspor Indonesia senilai USD 2,625 milyar, perbedaan angka ini bisa menimbulkan friksi atau kesalahpahaman,
“Namun secara neraca perdagangan Indonesia-Rusia tercatat surplus sekitar USD 240 juta, sedangkan menurut neraca perdagangan Rusia mencatatkan adanya surplus sekitar USD 1, 945 milyar, bisa dibayangkan adanya menunjukkan surplus sehingga muncul suatu urgency yang berbeda, yang kemudian baik pemerintah Indonesia maupun Rusia agar mendorong sektor perdagangan sekuat tenaga.”ungkap Didit HA Ratam
Selain itu, lanjutnya di bidang investasi juga terdapat delapan sektor yang memberikan peluang besar investasi yakni sektor mineral, kehutanan, perminyakan, gas bumi, pertanian, Batubara, kelautan dan perikanan, sektor-sektor inilah yang berpeluang untuk bisa di kerjasamakan antara Indonesia-Rusia, kalau bicara masalah perdagangan Indonesia-Rusia, maka saat ini sedang dihadapkan pada 2 perjanjian yang sedang dilakukan finalisasi pembahasannya , yakni perjanjian perdagangan Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang rencananya ditargetkan diselesaikan pembahasannya pada bulan September 2024.
Namun hingga saat ini belum selesai, paling cepat di selesaikan akhir tahun ini, sedangkan berita yang sangat menggembirakan bahwa saat ini Dengan Rusia Indonesia sedang mendorong penyelesaian perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trdae Agreement (I-EAEU FTE) yang tentunya juga akan dapat mendorong peningkatan perdagangan Indonesia dan Rusia dan negara anggota EAEU FTE, yang pembahasannya sudah di mulai pada tanggal 22-27 Juni 2024 di Batu, Malang Jatim, yang sebetulnya sudah juga di bahas negosiasi ronde IV atau yang terakhir, namun demikian ternyata masih ada beberapa hal yang perlu di bahas dan dirampungkan, yang diupayakan selesai pembahasannya pada bulan September 2024 mendatang,
Pada perjanjian tersebut berisikan kesepakatan mengenai penurunan tarif barang yang masuk ke Indonesia, maupun penurunan tarif barang Rusia yang masuk ke Indonesia, hal ini di harapkan dapat bermanfaat bagi peningkatan perdagangan timbal balik Indonesia-Rusia.
“Kami berusaha membantu dan mengadvokasi mempermudah perdagangan timbal-balik Indonesia-Rusia, sehingga dapat berlangsung dengan baik dan semakin berkembang di masa kini dan di masa mendatang, saya juga berterima kasih kepada PPIR yang telah menyelenggarakan acara webinar ini, karena melalui webinar ini, masyarakat atau pengusaha Indonesia bisa bertukar informasi dengan masyarakat atau pengusaha Rusia, “Tukas Didit HA Ratam
Hal senada juga di sampaikan Mikhail kuritsyn Ketua Business Council Rusia-Indonesia, bahwa pertama dirinya sangat terkesan dengan paparan pak Didit, yang dasarnya pembicaaannya, telah menyajikan data berupa angka maupun arah utama-nya, begitu pula dirinya juga akan menyampaikan beberapa jenis, arah kerjasama yang belum sepenuhnya dilaksanakan oleh Rusia maupun Indonesia, padahal Indonesia maupun Rusia memiliki potensi luar biasa yang berpeluang untuk di kerjasamakan secara berkelanjutan.
“Saya juga terkesan dengan statement Prabowo Subianto Presiden terpilih RI, saat bertemu dengan Presiden Rusia Putin, pada tanggal 31 Juli 2024 di Moskow , bahwa Rusia memiliki pengaruh yang luar biasa bagi Bangsa Indonesia di masa lalu, yakni ketika Indonesia baru saja meraih kemerdekaannya, Rusia sangat memberikan bantuan yang luar biasa bagi kedaulatan Indonesia diberbagai bidang.”ucap Mikhail.
Menurutnya ucapan Prabowo tersebut bisa menjadi dasar maupun acuan untuk meraih masa depan yang baik bagi persahabatan Indonesia-Rusia, yang secara implementatif dapat di terapkan bukan hanya dalam persoalan bisnis semata melainkan juga dalam berbagai bidang, terutama bidang IT, teknologi, serta dalam penerapan system perekonomian hijau, dengan memanfaatkan teknologi yang tidak merusak lingkungan hidup untuk mengelola sumber daya alam, adapun dalam system perekonomian hijau ini antara Indonesia dengan Rusia bisa saling melengkapi, Indonesia punya Sumber daya Alam sedangkan Rusia punya teknologi, dua potensi tersebut bisa di sinergikan dan saling menguntungkan.
“Saya setuju adanya prioritas dalam pengembangan persahabatan Indonesia-Rusia, yakni penguatan kerjasama di bidang strategis, yakni bidang pertahanan, bidang teknologi, bidang ekonomi, bidang tambang, dan sebagainya yang saling menguatkan dan saling mendukung dalam langkah nyata, yakni dapat di pastikan Rusia berkomitmen untuk membantu kemajuan Indonesia di segala bidang, terutama dalam meningkatkan pendapatan Indonesia yang seperti yang direncanakan Prabowo Subianto menjadi 8% per tahun, dan Rusia siap membantu baik dari pihak pemerintah maupun pihak pengusahannya, tentunya saya juga berterima kasih kepada PPIR yang telah menggelar forum diskusi ini sebagai ruang untuk saling bertukar informasi ”Tandas Mikhail
Sedangkan di acara ini, juga menghadirkan Allova. H Mengko seorang curator dan pakar hukum pertanahan, dalam paparannya, ia mengatakan bahwa pintu pertama dalam berinvestasi di Indonesia adalah pengadaan lahan, baik untuk sektor pariwisata, pertanian, maupun pertambangan, senantiasa pintu utamanya bahkan yang menjadi permasalahan utamanya adalah pertanahan, hal ini dapat di cermati ketika seorang investor membuka kantor di sebuah negara, pasti akan berurusan dengan hukum pertanahan,
“Seringkali persoalan hukum pertanahan tidak diperhatikan dalam hal berinvestasi di Indonesia, di karenakan adanya pandangan bahwa system hukum pertanahan di Indonesia itu rumit., padahal tidak rumit, Cuma berbeda penerapannya dengan negara lain, namun pada prinsipnya sama dengan negara manapun.” Ucap Allova H Mengko yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti tahun 2005 ini
Ia juga menjelaskan mengenai Hukum Pertanahan di Indonesia pada pokoknya terbagi menjadi empat hak atas tanah yakni ada hak milik, hak guna usaha, hak guna bangunan dan hak pakai, hal ini sudah sesuai dengan harapan dari para pembuat Undang-Undang Pertanahan pada tahun 1960 silam, serta di harapkan iklim investasi yang terjadi di Indonesia dapat sesuai dengan hukum pertanahan.
Adapun Hak Miliki adalah hak atas tanah yang diberikan kepada masyarakat/warga Indonesia, sedangkan untuk investor atau penanaman modal asing diberikan hak guna bangunan, sedangkan hak guna usaha diberikan pada sektor pertanian, sedangkan hak pakai di berikan pada perwakilan asing, yakni Gedung kedutaan besar, dll
Di acara ini, dirinya juga menyoroti hal-hal yang biasa ditemui oleh investor asing adalah seringkali terjadinya adanya konflik pertanahan, yang dipicu oleh tata kelola administrasi pertanahan yang tidak sesuai dengan hukum pertanahan yang berlaku, namun kini semua kendala itu sudah di tanggulangi oleh adanya reformasi tata kelola administrasi melalui digitalisasi yang di kelola secara rapi dan professional oleh Kantor Kementerian ATR/BPR.
Selain itu, sambung Allova, masalah tumpang tindih keberadaan lahan, misalnya lahan hutan, yang ternyata tidak masuk dalam peta Kementerian ATR/BPR, namun masuk wilayah Kementerian Perhutanan, sehingga hal ini dapat mempersulit pihak investor untuk mengurus hak guna bangunan atas lahan yang mereka butuhkan, untuk mencegah terjadinya hal tersbeut, maka pihak investor harus terlebih dahulu melakukan investigas terhadap kepemilikan, wilayah, maupun peruntukan lahan yang akan di gunakannya, apakah lahan itu untuk pertanian, Perkebunan, perhutanan, perumahan, pertambangan atau bahkan lahan untuk usaha lainnya.
Persoalan pengadaan tanah dalam investasi memang seringkali jadi batu sandungan bagi investasi, baik itu investasi dari Rusia ke Indonesia, maupun dari negara manapun, karena itu perlu adanya kecermatan dalam pengurusannya.
Tapi jangan khawatir untuk peluang investasi Rusia ke Indonesia, saat ini kondisinya masalah pertanahan jauh lebih baik penataannya, pengelolaannya maupun penerapan hukumnya daripada sepuluh atau lima tahun yang lalu, sehingga jangan takut para pengusaha Rusia untuk berinvestasi ke Indonesia, terutama di bidang Pariwisata di Propinsi Bali,
“Asalkan ada komunikasi yang saling menghormati, dan kemudian kerjasama yang saling memberdayakan dengan masyarakat lokal dan dengan pihak terkait serta berkompeten di bidang hukum pertanahan, maka tidak akan terjadi konflik pertanahan antara investor dengan masyarakat, untuk itulah forum diskusi seperti yang diadakan oleh PPIR sangat perlu sering di selenggarakan untuk saling memahami dan saling memberikan informasi, sehingga investasi dapat berlangsung aman, serta menguntungkan semua pihak, sehingga di masa kini dan masa mendatang di harapkan tidak ada lagi kendala, hubungan bisnis Indonesia-Rusia terima kasih kepada PPIR yang telah menyelenggarakan webinar ini.”pungkas Allova H Mengko yang juga sebagai Managing Director at SANDIVA.
Acara webinar ini yang tercatat di hadiri secara online sebanyak 60-an orang ini dari berbagai daerah di Indonesia, juga dihadiri beberapa orang dari Rusia ini, nampak begitu dinamis dengan banyaknya penanya disertai berbagai pertanyaan terkait peluang usaha timbal balik Indonesia-Rusia, namun karena keterbatasan waktu, maka tak semua pertanyaan dapat di jawab oleh narasumber.
dito
27 Okt 2026
NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026). Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …
dito
27 Okt 2026
NasionalPos. com, Jakarta- Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK. …
dito
24 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada, Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
- Banyuwangi
20 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …
21 Nov 2024 2.533 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.934 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.685 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.678 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.584 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.533 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.344 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.