Home » Headline » Komunitas Mahasiswa Usul ke Wantimpres, Cabut Penghargaan Bintang Mahaputera Pratama Untuk Menkominfo

Komunitas Mahasiswa Usul ke Wantimpres, Cabut Penghargaan Bintang Mahaputera Pratama Untuk Menkominfo

dito 19 Agu 2024 134

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan anugerah tanda jasa dan kehormatan kepada 64 tokoh, termasuk menganugerahkan Bintang Mahaputera Pratama kepada Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo, tentunya pemberian penghargaan tersebut, mendapatkan tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk dari Koalisi Mahasiswa Berantas Judi Online

Menanggapi hal tersebut Kepada wartawan, Fatimah Shanza coordinator Barisan Muslimat Lawan Maksiat, mengatakan bahwa tidak sepantasnya Budi Arie Setiadi mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, di karenakan yang bersangkutan selama menjabat sebagai Menkominfo, sama sekali tidak memiliki prestasi apapun, dan diperparah lagi ketidakmampuan dia untuk menanggulangi persoalan kebocoran data maupun judi online yang semakin marak di masyarakat.

“Pertama kali dalam sejarah bangsa Indonesia, seorang yang baru saja menjabat sebagai Menkominfo, tidak punya prestasi, tidak ada jasa apapun terhadap negeri ini, malah diberikan penghargaaan Bintang Mahaputera Pratama, ini sesuatu di luar nalar.”ucap Fatimah Shanza yang juga juru bicara Koalisi Mahasiswa Berantas Judi Online kepada wartawan, Senin, 19/8/2024 di Jakarta.

Baca Juga :  Pasukan TNI Ajari Anak-Anak Banggabeak Hidup Higienis

Menurut Fatimah Shanza, bahwa penghargaan Bintang Mahaputera Pratama merupakan tanda kehormatan Bintang Mahaputera kelas IV. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang dinilai telah menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sedangkan selama Budi Arie Setiadi menjabat sebagai Menkominfo, Indonesia diguncang oleh kasus kebocoran data yang melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kasus ini menimbulkan kekhawatiran yang serius tentang privasi dan keamanan data pribadi warga negara. Krisis ini menyoroti kelemahan dalam sistem perlindungan data pemerintah, jelas hal tersebut berdampak pada situasi yang rentan terhadap pencurian maupun penyalahgunaan data pribadi, dan pastinya terjadi krisis kepercayaan publik terhadap Lembaga pemerintah yang seharus melindungi data masyarakat

“Belum lagi masalah Judi Online yang tak dapat diselesaikan Menkominfo, sehingga memicu munculnya situasi Indonesia darurat Judi Onlie, dan berdampak merusak moralitas dan mentalitas masyarakat terutama generasi milineal, yang kecanduan judi online.”tukas Fatimah Shanza.

Baca Juga :  Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Di Gelar DPRD DKI Jakarta

Dari realitas tersebut, lanjut Fatimah, sangatlah tidak logis, apabila Budi Arie Setiadi mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, bahkan kalau toh dipaksakan diberikan kepada yang bersangkutan oleh Presiden Jokowi dengan alasan lain, maka hal itu bisa berdampak menurunkan kualitas dari penghargaan tersebut dan dianggap penghargaan tersebut bisa diberikan kepada siapapun atas alasan kepentingan politik pribadi Presiden tanpa memandang kriteria yang telah di tentukan .

“Oleh karena itu, kami mengusulkan kepada wantimpres agar di sampaikan ke Bapak Presiden Jokowi untuk mencabut Penghargaaan Bintang Mahaputera Pratama yang diberikan kepada Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo, sebab yang bersangkutan di nilai tidak layak menerimanya, lebih baik penghargaan tersebut di berikan kepada guru pengajar di daerah pedalaman Papua, Kalimantan maupun pulau terpencil yang lebih berjasa mencerdaskan anak-anak di kawasan pendalaman ”pungkas Fatimah Shanza.

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Nyaris Meluas! Polsek Sampung Bersama Tim Gabungan Jinakkan Titik Api di Kawasan Hutan

- Banyuwangi

28 Sep 2026

Ponorogo,Nasionalpos.com  — Gerak cepat personel Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Polsek Sampung bersama tim gabungan berhasil menggagalkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala besar di kawasan hutan Dukuh Sampung Kidul, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo pada Minggu (27/9/2026). Titik api yang sempat membakar semak belukar di kawasan hutan tersebut berhasil dipadamkan setelah sejumlah …

Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Kediri, Kapolres Hadir Berikan Santunan kepada Keluarga

- Banyuwangi

28 Sep 2026

Kediri,Nasionalpos.com – Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman keluarga Aditya Firmansyah (20) di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Pemuda tersebut merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi memilukan tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang membawa total 243 penumpang dan dilaporkan tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, saat sedang berlayar dari Surabaya menuju …

Target 17 Ribu Pendaftar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Seleksi 180 Siswa dengan Beasiswa Penuh

- Banyuwangi

28 Sep 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) kembali mencari talenta terbaik dari seluruh Indonesia melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga Tahun Ajaran 2027/2028. Pendaftaran dibuka mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026, dengan daya tampung 180 siswa. Para siswa Indonesia yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh selama tiga tahun pendidikan. Sekretaris …

Bripda Achmad Lutfi Ukir Prestasi di IRJ Open Malang 2026, Sabet Juara 1 Pencak Silat Kelas D Putra

- Banyuwangi

28 Sep 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com –  Bripda Achmad Lutfi Khoirozi menorehkan prestasi di cabang olahraga pencak silat setelah meraih Juara 1 kelas D putra 60–65 kilogram pada Kejuaraan IRJ Open Malang 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 26–27 September 2026. Bripda Achmad Lutfi tampil sebagai bagian dari TC pencak silat Polda Jawa Timur. Capaian itu …

Dalih Obati Guna-guna, Dukun Cabul di Pesisir Barat Diduga Perdaya IRT Hingga Berujung Persetubuhan

- Banyuwangi

28 Sep 2026

Pesisir Barat, Nasionalpos.com — Kedok pengobatan alternatif dengan dalih menyembuhkan guna-guna berujung penangkapan seorang pria paruh baya berinisial M (50), warga Pekon Suka Negeri, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. M diamankan Tim URC Satreskrim Polres Pesisir Barat atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan berinisial D (25), seorang IRT warga Pekon Kota Jawa. …

Dituding Antek Asing, Ratusan Massa Geruduk Kantor WALHI Berkedok Cafe

dito

28 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sekitar Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Anti Antek Asing menggeruduk kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di Jalan Tegal Parang Utara No. 14, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).   Dalam aksi tersebut, massa mempertanyakan dugaan penerimaan dana asing oleh WALHI yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Mereka juga menyuarakan kekhawatiran …

x
x