Home » Headline » Siapa Cawe Cawe dalam Gonjang Ganjing Partai Golkar ?

Siapa Cawe Cawe dalam Gonjang Ganjing Partai Golkar ?

dito 19 Agu 2024 147

NasionalPos.com, Jakarta-  Paska pengunduran diri Airlangga Hartarto dari Ketua Umum Partai Golkar, muncul spekulasi bahwa istana melakukan intervensi ke Partai Golkar, mendengar rumor tersebut, memicu sebagian kader Golkar kaget dan bereaksi keras atas pengunduran diri tersebut. Ada yang menentang namun tidak sedikit pula yang cari aman.

Fenomena tersebut, juga di respon oleh para kader Partai Golkar, terutama dari kalangan generasi muda, diantaranya di respon oleh Arvi Jatmiko Ketua Umum Golkar Muda Nusantara Bersatu (GMNB), kepada wartawan, ia mengatakan saat ini telah di dorong terciptanya opini adanya  sebagian besar kader Golkar yang menentang berfikir bahwa ada campur tangan penguasa dalam menurunkan ketua umum Partai Golkar. Sehingga semua tatapan publik tertuju kepada satu sosok penguasa di Indonesia.

“Bahkan juga di ciptakan bahwa Partai Golkar di konotasikan sebagai partai yang lemah karena mudah dimanfaatkan oleh kekuasaan saat ini, padahal pendapat ataupun pikiran tersebut tidak benar serta menyesatkan”ungkap Arvi Jatmiko kepada wartawan, 19/8/2024 di Jakarta.

Baca Juga :  PN Jaksel Menangkan Gugatan Warga Korban Kebakaran Depo Plumpang, Pejabat Pertamina Di Ketuk Nuraninya Segera Bayar Ganti Rugi Rp23,1 M

Bukan hanya itu saja, lanjut Arvi, juga ditiupkan issue dengan memunculkan nama Bahlil Lahadalia yang digadang gadang sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar sekaligus akan ditetapkan melalui Munas Partai Golkar 20 Agustus 2024 melalui mekanisme aklamasi, upaya itupun diwujudkan dengan adanya dukungan dari berbagai organisasi sayap Partai Golkar bermunculan di media massa, seolah olah kompak mendukung Bahlil Lahadalia dalam waktu singkat.

“ Secara realitas politik, bagaimana mungkin organisasi sayap yang selama ini loyal kepada kepemimpinan Airlangga Hartarto, tiba tiba berbalik arah meninggalkan Airlangga Hartarto, Apakah organisasi sayap tersebut takut karena ada intervensi penguasa ? menurut saya itu asumsi yang di embuskan oleh mereka untuk melemahkan Partai Golkar.”tukas Arvi.

Baca Juga :  KPU Imbau Partai Revisi Bacaleg Pemilu 2024

Pasalnya, sambung Arvi, semua tuduhan yang mengatakan bahwa istana telah terlibat dalam pengunduran diri Airlangga Hartarto dengan majunya calon ketua umum selain Bahlil Lahadalia tidak akan terbukti ketika ada calon ketua umum yang mengajukan diri dalam Munas 2024 ini, dan itu terbukti Hari ini, Ridwan Hisjam salah satu kader Golkar terbaik, melakukan pendaftaran Calon Ketua Umum Partai Golkar di kantor DPP Golkar Slipi.

“ Jika dicermati perkembangan situasi kekiniaan, justru Partai Golkar telah menunjukan kelasnya sebagai Partai yang telah dewasa dalam estafet tongkat kepemimpinan berkelanjutan, yang dibuktikan pada kesuksesan dalam menggelar Munas 20 Agustus 2024 dan memberikan peluang kepada kader Golkar untuk maju dalam kontestasi ketua umum, yang pasti Kemenangan Golkar, Kemenangan Rakyat Indonesia.”pungkas  Arvi Jatmiko yang juga Ketua Umum Relawan Golkarians for Prabowo (GOPro).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x