Home » Nasional » Penunjukan PPK Dan Pengondisian Struktur Berdampak Pada Pekerjaan Faspel Dermaga Pelabuhan Sumenep

Penunjukan PPK Dan Pengondisian Struktur Berdampak Pada Pekerjaan Faspel Dermaga Pelabuhan Sumenep

Eni 03 Sep 2024 64

 

NASIONALPOS.com ll WH.SUMENEP – Penunjukan Pejabat Penerima Komitmen (PPK) oleh Kuasa Pengguna Anggaran ( KPA ) UPP klas III di Pulau Sapudi, Kec. Gayam, Sumenep, Jawa Timur menuai sorotan publik dan Lembaga Independen Pemeriksa Keuangan ( LIPK ) Sumenep.

Pasalnya, penunjukan PPK ditengarai ada pengkondisian yang terstruktur, sehingga berdampak kepada pengawasan pekerjaan faspel dermaga pelabuhan yang saat ini dalam proses pekerjaan menjadi tidak maksimal.

Hal itu disampaikan oleh Ketua LIPK, Sayfiddin kepada media saat dikonfirmasi di rumahnya. Ia menduga adanya pengkondisian terhadap penunjukan PPK yang notabanenya bukan pegawai yang bertugas di instansi UPP Klas III Sapudi, Kec. Gayam, Sumenep Jawa Timur.

” Bagaimana pengawasan bisa maksimal, bila PPK yang ditunjuk, pegawai yang bertugas di luar UPP setempat, ” ungkap Ketua LIPK.

Baca Juga :  Gubernur Malut Berpotensi di Makzulkan

Menurut Ketua LIPK, Sayfiddin pengawasan yang tidak stay di lokasi pekerjaan berpotensi pekerjaan yang dianggarkan oleh pemerintah pusat bersumber dari APBN diduga bisa tidak sesuai dengan spesifikasi.

Ia menambahkan, apabila UPP klas III di Pulau Sapudi tidak ada yang memenuhi syarat untuk ditunjuk sebagai PPK, hal itu bisa menunjuk Pegawai Penerima Komitmen ( PPK ) dari kantor terdekat agar lebih efektif dan efisien dalam mengoptimalkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai PPK.

” Kondisi yang saya tahu, yang ditunjuk sebagai PPK-nya bertugas dan berdomisili di Tarakan. Ini kan memicu pertanyaan publik, dan apa alasan KUPP yang notabanenya sebagai KPA untuk proyek pekerjaan rehabiltasi faspel dermaga pelabuhan di Sapudi, ” terang Sayfiddin mempertanyakan hal itu.

Sementara, KUPP Klas III Pulau Sapudi , Deddy Yuwono saat dikonfirmasi mengenai hal itu melalui chat whatsAppnya mengakui bahwa memang benar PPK-nya, pegawai UPP dari Tarakan – Kalimantan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Fintech Sangat Pesat, Misbakhun Dorong Adanya Regulasi Perlindungan Nasabah

” Iya benar, ada yang salah, Pak. Ada yang salah, Pak, ” jawabnya seraya menanyakan balik kepada media. Selasa ( 03/09/2024 )

Saat ditanyakan, apakah tidak ada pegawai lagi yang bisa ditunjuk sebagai PPK dari UUP klas III Sapudi, sehingga sampai menunjuk dari UPP Tarakan – Kalimantan.

Tidak ada,” jawabnya dengan singkat.

Kemudian, Deddy Yuwono Selaku KUPP Klas III Sapudi, menjelaskan bahwa penunjukan PPK atas petunjuk dari pusat dan sudah disetujui oleh pusat.

” Penunjukan PPK dari pusat dan sudah disetujui, ” terangnya.

Keterangan yang dihimpun media tentunya menjadi komsumsi publik untuk menilai dan membuat suatu kesimpulan. ( Mul )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x