Home » Ekonomi » Daripada Demo Mulu, Tak Digubris, Solusinya Komunitas Ojol Bakal Bikin Koperasi Ojol Berbasis Aplikasi

Daripada Demo Mulu, Tak Digubris, Solusinya Komunitas Ojol Bakal Bikin Koperasi Ojol Berbasis Aplikasi

dito 06 Sep 2024 330

NasionalPos.com, Jakarta-Sejak tahun 2016 lalu, dirinya bersama rekan-rekannya mengenal perusahaan jasa aplikator transportasi dan memilih beralih profesi sebagai mitra kerja perusahaan jasa aplikator transportasi, yang menjanjikan pendapatan yang menggiurkan dan bahkan bukan hanya bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, tapi juga bisa untuk membeli sesuatu yang berharga agar bisa di simpan dan ditabung, demikian disampaikan Zaenal ketua Komunitas Ojol Basecamp Z-Blast kepada wartawan, Jumaat, 6/9/2024 di kawasan Jakarta Timur.

“ Waktu itu, awal-awal tahun 2016 kami jadi ojol enak banget, cari duit gampang, dan cepat, bisa sebulan dapat Rp 12 Juta/bulan, orderan gacor, dapat bonus gede dari perusahaan aplikator Gojek, potongannya Cuma 10% aja, ”kenang Zaenal.

Tapi kondisi tersebut, lanjut Zaenal, tidak berlangsung lama, begitu ada covid-19, semua berubah total, bonus yang tadinya di berikan oleh perusahaan jasa aplikator nilainya gede, bisa sehari dapat Rp 200.000, kemudian potongan dari tarif Cuma 10%, akan tetapi saat covid-19 melanda kehidupan masyarakat, hingga saat ini semua itu telah berubah, bonus yang diberikan oleh perusahaan menurun drastis tak sepadan dengan besaran pendapatan, bukan hanya itu  potongan dari tarif pun berubah menjadi 20% s/d 30%, serta system pembagian order juga berubah justru semakin sulit mendapatkan order, sehingga mengakibatkan pendapatan para ojol semakin menurun.

“ Ya, kalau ada perubahan kebijakan atau system yang diterapkan oleh perusahaan jasa aplikator transportasi, mestinya kami sebagai mitra kerjanya, di ajak ngobrol terlebih dahulu, setuju nggak, gitu, kagak tiba-tiba langsung di terapkan, gitu, kebijakan yang justru memberatkan kami sebagai pengojek online, itulah makanya beberapa waktu lalu, kami sebagian besar ikut demo, tapi yang nggak ikut demo matiin akunnya, untuk nyatakan sikap menolak kebijakan dari perusahaan.”tukas Zaenal

Baca Juga :  SYL Raih Gelar Profesor Kehormatan, Rektor Unhas

Di tempat yang sama, Hal senada juga di sampaikan oleh Irvan, kepada wartawan ia mengatakan dengan adanya perubahan kebijakan dari perusahaan jasa aplikator transportasi tersebut, yang merugikan dirinya bersama rekan-rekan ojek online (ojol), justru mendorong terciptanya kesadaran dari teman-teman ojol, kalau selama ini istilah mitra kerja yang di pakai oleh perusahaan jasa aplikator itu ternyata membohongi mereka, sebab perusahaan jasa aplikator transportasi tidak bisa di katakan perusahaan jasa transportasi, sebab mereka tidak punya armada, sedangkan armadanya di miliki oleh pengojek, selain itu ternyata para ojol hanya di posisikan sebagai obyek penerapan kebijakan dari perusahaan aplikator transportasi, padahal yang namanya mitra mestinya juga sebagai subyek pembuatan kebijakan.

“Ya, istilah kata mereka itu adalah calo yang mencarikan penumpang untuk kami bermodalkan teknologi, sedangkan kami yang punya armada, ingin dapat penumpang, harus bayar ke perusahaan tersebut, ya, gitulah, konsep itu nggak sesuai dengan konsep kemitraan,”ungkap Irvan yang juga sekretaris Komunitas Ojol Basecamp Z-Blast kepada wartawan

Kalau namanya mitra kerja, sambung Irvan, bukan hanya membicarakan sesuatu secara bersama-sama, tapi juga dalam hal penerapan system mendapatkan orderan penumpang juga harus yang adil, tapi realitasnya, system yang diterapkan justru tidak adil, sehingga banyak rekan-rekan ojol sering kali tidak mendapatkan orderan, misalnya penerapan tingkatan akun, tingkatan akun paling tinggi sering dikasih order, sedangkan akun yang baru-baru, nggak kebagian order, jelas system ini sangat merugikan rekan ojol yang lain. Ntar kalau ada yang protes langsung akunnya di blokir, kalau di suspen sih masih bisa di negosiasi tapi kalau sudah di hapus akun , sudah tamat Riwayat lah tidak bisa lagi mencari penumpang, artinya putus hubungan kerja dengan perusahan tersebut.

Baca Juga :  Polsek Lumajang Kota Amankan Tes Pengamatan Ayam Jago Calon Anggota PSHT

“Ya, percuma saja demontrasi mulu, tapi nggak ada hasilnya, malahan setelah demo kami ditekan, mas.”tutur Irvan.

Oleh karena itu, imbuh Irvan, daripada gelar demontrasi tak ada hasilnya, kalau toh perusahaan aplikator transportasi itu tidak bisa lagi mensejahterahkan para ojol, maka dirinya bersama ribuan ojol siap meninggalkan perusahaan aplikator transportasi tersebut, dan solusinya mendukung pendirian koperasi berbasis aplikator, yang lebih mengutamakan prinsip kerjasama yang setara, kegotong-royongan, keterbukaan dan kesejahteraan, di dalam koperasi itu ojol sebagai anggota yang dikelola bersama-sama untuk kesejahteraan bersama, di koperasi ada sisa hasil usaha bisa buat Tabungan hari tua, sedangkan di perusahaan aplikator tidak ada Tabungan hari tua.

“Ya, ternyata system koperasi ini yang lebih cocok dalam hubungan kerja ojek online, karena di dalam koperasi sama-sama untung, dan bekerjasama secara sejajar untuk mencapai kesejahteraan bersama, mas, soal modal ya memang gede, ya kita usahakan bersama donk…kita  nggak perlu nuntut ke pemerintah untuk membubarkan perusahaan jasa aplikator transportasi itu,  ntar juga bakal bubar sendirinya, kayak di Vietnam, pokoknya koperasi adalah Solusi.”pungkas Irvan.

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

JDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

Primadoni,SH

04 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah terus memperkuat pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Layanan berbasis digital ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat, akurat, dan terpercaya terhadap berbagai dokumen hukum resmi tanpa dipungut …

Viviannne Vernetta Wangsa Memukau Panggung Awarding Banyuwangi Ethno Carnival, Suara Emas Generasi Muda Gaungkan Pesona Budaya Blambangan

- Banyuwangi

03 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Penampilan penyanyi muda berbakat Viviannne Vernetta Wangsa menjadi salah satu sajian paling memikat dalam malam Awarding Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Dengan membawakan lagu legendaris Banyuwangi “Grajagan Banyuwangi”, Viviannne sukses mencuri perhatian para tamu undangan, pegiat seni, pelaku budaya, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Di bawah sorotan lampu panggung, Viviannne tampil …

A.DARWIN R. RANRENG SH,MH : DUA LEMBAGA NEGARA BERSENGKETA ATAS TANAH YANG BUKAN MILIK MEREKA, TAPI TANAH ITU MILIK WARGA NEGARA YANG TIDAK PERNAH MENJUALNYA

dito

02 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Terkait sengketa tanah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang sedang diperebutkan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tersebut.   Kepada wartawan yang menghubungi, Minggu, 2 Agustus 2026 di Makassar, Andi Darwin R. Ranreng SH, MH, selaku Kuasa Hukum dari Hj. Magdalena Demunic / …

HUT Ke-75 SMPK Santo Yusup Banyuwangi Berlangsung Spektakuler, Pentas Seni Kolosal “PARAKRAMAH” Teguhkan Karakter, Budaya, dan Semangat Pancasila

- Banyuwangi

02 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Gemuruh tepuk tangan ribuan penonton memenuhi arena pertunjukan saat SMPK Santo Yusup Banyuwangi sukses menggelar pentas seni kolosal bertajuk PARAKRAMAH (Sukma Sang Ksatria) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Sabtu (1/8/2026). Pertunjukan megah yang menjadi puncak rangkaian perayaan tersebut tidak hanya menyuguhkan hiburan berkualitas, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang …

SMAN 3 Painan Juara I Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Sumbar, Siap Wakili Provinsi ke Ajang Nasional

Primadoni,SH

01 Agu 2026

PADANG, Nasionalpos.com  – SMAN 3 Painan berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berhak mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih setelah tim SMAN 3 Painan mengungguli SMAN 1 Padang dan SMA IT ICBS Payakumbuh pada babak final yang digelar di Hotel Santika Padang, Sumatera …

x
x