Home » Nasional » Pasar Di Brebes Terapkan E-Retribusi, Untuk Minimalisir Kebocoran

Pasar Di Brebes Terapkan E-Retribusi, Untuk Minimalisir Kebocoran

Supriyadi - Tegal - Jawa Tengah 14 Sep 2024 125

 


BREBES, Nasionalpos.com – Sebanyak 11 pasar di Kabupaten Brebes menerapkan e-retribusi pasar, sebuah transaksi pembayaran yang akan tercatat secara digital.
Langkah spektakuler ini penting dalam menciptakan pengelolaan retribusi yang lebih baik, karena setiap dana yang masuk akan terpantau dengan lebih jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.

Hal ini sekaligus meminimalisir kemungkinan penyalahgunaan dana retribusi, Sehingga kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat, Khususnya para pedagang dapat semakin meningkat.

Demikian disampaikan Pejabat Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar, Saat launching e-retribusi 11 pasar Kabupaten Brebes di Pasar Belakang Kodim Brebes, Kamis (12/9/2024).

Langkah penting ini kata Iwan, Sebagai jawaban menghadapi era digitalisasi, Khususnya di sektor pasar yang menjadi salah satu urat nadi ekonomi masyarakat. Pemkab Brebes terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, Salah satunya melalui penerapan teknologi dalam pengelolaan retribusi pasar.

Hal ini tentu bukan tanpa alasan, Karena transformasi digital telah menjadi keniscayaan di era digitalisasi di mana kehidupan dan transaksi masyarakat semakin bergeser ke arah digital.

Baca Juga :  Informatif, Kemenag Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023

“E-retribusi pasar, sebuah inovasi yang tidak hanya akan mempermudah pedagang dalam membayar retribusi, Tetapi juga akan menciptakan tata kelola yang lebih akuntabel, Transparan, Dan efisien,” ucap Iwan.

Melalui kebijakan ini, Lanjutnya, Pemkab Brebes tidak hanya menjawab tantangan era digital, Tetapi juga mempercepat perluasan digitalisasi pasar rakyat. Sistem ini memungkinkan pedagang untuk melakukan pembayaran retribusi secara online, Tanpa harus repot datang ke kantor pembayaran, Sehingga lebih mudah, Cepat, Dan aman. Penerapan e-retribusi pasar juga membantu mengamankan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Karena semua transaksi tercatat secara otomatis dan langsung masuk ke kas daerah tanpa ada celah untuk penyelewengan.

“Dengan sistem ini, kami berharap penerimaan daerah dari retribusi pasar dapat meningkat, Sehingga dana tersebut dapat digunakan untuk membangun dan meningkatkan fasilitas-fasilitas pasar lainnya di Brebes,” pungkas Iwan.

Baca Juga :  Tiga Kelas Internasional Dibuka Fakultas Ekonomi UNJ

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes Sumarno, Melaporkan jumlah Database masing-masing pasar yang terdaftar dalam sistem e-retribusi di 11 pasar dengan jumlah pedagang sebanyak 4098.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Jateng yang telah mendukung program e retribusi ini dengan menyediakan alat (Mpos) kepada 11 pasar, sebanyak 22 alat,” ujar Marno.

Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Ir Djoko Gunawan, Para Asisten Sekda Kabupaten Brebes, Para OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, Pimpinan Bank Jateng Cabang Brebes, Para pengelola pasar Kabupaten Brebes, Baik yang hadir secara langsung maupun melalui zoom meeting, Serta para perwakilan pedagang pasar Kabupaten Brebes.

(Supriyadi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

x
x