Home » Top News » Sekjen DPD Gabungnya Wartawan Indonesia ( GWI ) Prov.Banten Suhardiman Angkat bicara Ada nya kasus bulying siswi dan keluarkan siswa SMK Darma siswa

Sekjen DPD Gabungnya Wartawan Indonesia ( GWI ) Prov.Banten Suhardiman Angkat bicara Ada nya kasus bulying siswi dan keluarkan siswa SMK Darma siswa

Syamsul Bahri 17 Sep 2024 127

 

Nasionalpos.com ll Tangerang

Dunia pendidikan yang seharusnya mendapat kan ilmu pengetahuan sangat lah berarti bagi generasi penerus bangsa tuk memperoleh pendidikan yang layak untuk bekal di masa depannya.

Bulan Agustus lalu kami awak media mendapat laporan dari orang tua murid Juliansyah Putra Oktavia kelas 12 TKJ siswa SMK Darma Siswa di keluarkan dari sekolah dengan alasan bahwasannya siswa tersebut sering terlambat, dan pernah cekcok kecil saat bermain bola dengan sesama siswa juga merokok bersama siswa lainnya yang berketepatan siswa yang tidak di sebutkan namanya membawa rokok tersebut dan mengajak Juliansyah merokok. Maka pihak sekolah tidak mentolerir dan mengeluarkan Juliansyah Putra Oktavia dari SMK Darma Siswa, mirisnya tidak ada kebijakan secara hati nurani terhadap Juliansyah siswa yang kurang mampu saat orang tuanya memohon anaknya agar tetap bisa bersekolah lagi mengingat tidak lama lagi ujian kelulusan karena Juliansyah sudah kelas 12.yang seharus nya seorang kepala sekolah sebagai pimpinan sekolah, yang bijak menciptakan siswa /siswi yang bodoh jadi pintar dn kurang baik jadi baik, itu tujuan seorang pendidik, tidak halnya sekolah SMk darma siswa ,

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD dari fraksi PDIP dapat keluhan dari Warga Sindangsari

Dimana saat ini terjadi lagi kasus pembulian di SMK Darma Siswa mirisnya kali ke 3 pembulyan ini terus terjadi menimpa siswi Norma Revalina Gunawan kelas 10 yang di aniaya Kaka kelasnya dan mirisnya pihak sekolah hanya memberikan Surat peringatan ( SP1) saat kuasa hukum dan awak media mengkonfirmasi kesekolah dan bertemu dengan 2 orang Wakasek Darma Siswa dari kesiswaan dan Humas dan saat diminta menghadirkan para pelakunya pihak sekolah menolak dengan alasan “tunggu kepala sekolah saja klw kepala sekolahnya hadir”
Jelas Wakasek tersebut yang mewakili Herlina sebagai kepala sekolah SMK Darma Siswa Karawaci Tangerang.

Merasa tidak puas dengan pihak sekolah yang terkesan menutupi aib siswanya maka kuasa hukum dari Norma Revalina Gunawan mengambil langkah ke polres Tangerang kota dengan membuat visum dan melaporkan terjadinya pembulian terhadap klien Dengan melaporkan dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam pasal
76C UU 35/2014 Junto pasal 80, yang terjadi di jalan Teuku Umar no 72. (Sekolah menengah kejuruan Darma Siswa) RT. 01/01 Nusa Jaya Karawaci Kota Tangerang Jum’at 13 September 2024 jam 15.00 WIB.

Baca Juga :  RIBUAN BB KEJARI DIMUSNAHKAN

Di lihat dari kronologi kebijakan sekolah terhadap Juliansyah Putra Oktavia siswa yang di keluarkan dengan perbandingan kasus pembulian yang hanya di berikan Surat Peringatan ( SP 1) pihak sekolah SMK Darma Siswa tentunya tidak ada rasa keadilan yang didapat oleh siswa tersebut .
Siswa yang tidak tersangkut Hukum di keluarkan dan siswa yang melakukan pembulian dengan penganiayaan hanya di berikan Surat Peringatan (SP 1 )

Dan pastinya kami awak media juga masyarakat akan bertanya tanya…

Ada apa dengan kebijakan kepala sekolah yang baru di angkat ini terhadap peserta didiknya???

Dan mengapa banyak sekali kasus yang terjadi di SMK Darma Siswa???

Tentunya publik punya penilaian masing masing terhadap SMK Darma Siswa yang di pimpin Herlina kepsek yang baru di angkat beberapa bulan ini.

Apakah pantas sikap kepala sekolah SMK Darma Siswa yang baru ini dengan kebijakan yang tebang pilih ini…???

Tim/red

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

x
x