Home » Nasional » daerah » Di Milad KAHMI ke 58, MW KAHMI Jaya Bekerjasama KPU Jakarta Pusat Gelar Diskusi Antisipasi Golput & Gercos di Pilkada DKJ 2024

Di Milad KAHMI ke 58, MW KAHMI Jaya Bekerjasama KPU Jakarta Pusat Gelar Diskusi Antisipasi Golput & Gercos di Pilkada DKJ 2024

dito 21 Sep 2024 130

NasionalPos.com, Jakarta-  Dalam rangka memperingati Milad Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke 58 di tahun 2024 ini, maka KAHMI Jaya bekerjasama dengan KPU Kota Administrasi Jakarta Pusat mengelar diskusi publik dengan tema “ Partisipasi Masyarakat Dalam Menyukseskan Pilkada DKI 2024 Di Tengah Issue Apatisme, Golput dan Gercos ” pada Jumat 20/9/2024 di Hotel Tavia Haritage Jakarta Pusat .

Acara ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai pentingnya proses demokrasi yang sehat dan beradab, pada momentum Pilkada Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024, diskusi ini merupakan bentuk tanggung jawab Kahmi Jaya sebagai salah satu komponen masyarakat untuk memastikan demokrasi berjalan dengan baik dan sekaligus bermartabat, jujur dan adil, demikian disampaikan Muhammad Ichwan Ridwan atau akrab disapa Boim Ketua Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (MW KAHMI Jaya) periode 2023-2027 dalam sambutannya di acara diskusi tersebut

“KAHMI Jaya  merasa terpanggil untuk ikut serta dalam memastikan proses demokratisasi yang mapan, sehat, beradab, dan berakhlak dalam pelaksanaan Pilkada 2024,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Pusat, Sahat Dohar Manullang anggota KPU Jakarta Pusat yang juga Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Administrasi Jakarta Pusat mengatakan bahwa Pilkada serentak 2024, utamanya yang akan di gelar di Daerah Khusus Jakarta pada bulan November 2024 mendatang,  ini sarat dengan tantangan, salah satu tantangannya adalah mengenai partisipasi masyarakat dan pemilih khususnya bagi kalangan generasi muda, oleh karena itu edukasi kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama generasi muda, sangat krusial dalam penyelenggaraan Pilkada DKJ 2024 ini.

“ “Demokrasi Indonesia sudah berlangsung baik, namun untuk meningkatkan kualitas maupun legitimasi penyelenggaraan hajatan demokrasi yakni Pilkada, sangat membutuhkan partisipasi aktif dari Seluruh pihak, termasuk penyelenggara pemilu dan masyarakat, yang juga memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga integritas demokrasi. Untuk itulah kami dari KPU Kota Administrasi Jakarta Pusat sangat berterima kasih atas kerjasama dengan KAHMI Jaya dalam penyelenggaraan kegiatan diskusi ini sebagai ruang edukasi bagi pemilih di Pilkada DKJ 2024 ini.” Tukas , Sahat Dohar Manullang.

Baca Juga :  Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau beserta Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batam mengamankan DPO

Sementara itu, dalam acara diskusi ini menghadirkan tiga pembicara yakni : Drs M Sidik Sabri, MSI (Pengamat Kepemiluan), Drs. Achmad Farhrudin, MSi ( pemerhati Demokrasi) dan Dody Wijaya anggota KPU Daerah Khusus Jakarta.

Dalam paparannya, Dody Wijaya anggota KPU Daerah Khusus Jakarta, mengemukakan bahwa permasalahan munculnya issue apatisme, Golput dan Gercos dalam Pilkada DKJ 2024 tentunya bisa mempengaruhi partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih di TPS, sehingga kondisi tersebut mesti di cegah dan di antisipasi melalui aktivitas Pendidikan kepada pemilih, yang bukan hanya di lakukan oleh penyelenggara Pilkada, tapi juga mesti di lakukan oleh para pasangan cagub-cawagub, yang akan berkonstestasi di Pilkada November 2024 mendatang, para pasangan cagub-cawagub ini mesti memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai kehadiran mereka ikut konstestasi di Pilkada DKJ 2024 ini,

“Mereka harus meyakinkan masyarakat, untuk datang ke TPS, sebab salah satu penyebab munculnya golput ataupun Gerakan Coblos tiga-tiganya, adalah masalah keberadaan pasangan cagub-cawagub, yang mungkin kurang di kenal atau kurang di pahami oleh masyarakat, ya soal pilihan itu adalah hak, tapi yang terpenting masyarakat dapat memahami para cagub-cawagub tersebut, sehingga tidak ada alasan dari masyarakat untuk golput atau gercos.” Ucap Dody Wijaya.

Sedangkan menurut  Drs M Sidik Sabri, MSI, dalam paparannya , ia mengatakan bahwa pilkada merupakan hajatan demokrasi, yang tentunya sangat di perlukan adanya partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya datang ke TPS, partisipasi masyarakat ini sangat strategis sekali sebagai ukuran legitimasi dari pelaksanaan hajatan demokrasi, seperti Pemilu maupun pilkada seperti yang di laksanakan di Daerah Khusus Jakarta, meskipun pada pelaksanaan Pilkada 2024 tersebut berlangsung demokratis namun ternyata tingkat partisipasi masyarakatnya hanya 40 %, maka bisa memunculkan masalah pada legitimasi terhadap pelaksanaan hajat demokrasi Pilkada tersebut.

Baca Juga :  Saat Reses Di Balekambang, Adi Kurnia Sampaikan Bantuan ke Warga

“Ya, karena itu  suka tidak suka partisipasi masyarakat itu sangat strategis, sehingga segala bentuk yang bisa mempengaruhi menurunnya partisipasi masyarakat, harus segera di cegah, melalui kegiatan sosialisasi Pilkada DKJ 2024 secara massif di masyarakat, ya, pilkada itu harus dinamis, sehingga dapat mempengaruhi minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di TPS.” Kata Drs M Sidik Sabri, MSI.

Hal senada juga disampaikan Drs. Achmad Farhrudin, MSi, ia mengatakan bahwa penyebab munculnya fenomena apatisme, golput maupun gercos itu, tidak terlepas dari perkembangan politik di Indonesia, yang di asumsi kan adanya cawe-cawe dari pemerintah, kemudian juga adanya politik kartel, politik yang dikendalikan oligarki, serta kehadiran para cagub-cawagub yang tidak memenuhi ekspetasi publik, yang di hadirkan bukan atas kebutuhan atau kepentingan masyarakat, melainkan atas kepentingan elit politik , sebagai perbandingan pada pilkada Jakarta tahun 2017, partisipasi masyarakat di putaran kedua di pilkada 2017 mencapai 80-an %, karna para cagub-cawagub yang bertarung saat itu, dapat memenuhi harapan pemilih,

“Nah saya berharap di pilkada 2024 partisipasi masyarakat bisa mencapai 70%, ya, KPU dan seluruh komponen masyarakat, mari kita beriktiar mencapai partispasi masyarakat yang meningkat dari pilkada 2017, tentunya, melalui sosialisasi, edukasi dan bahkan kampanye yang massif  untuk menyakinkan publik Jakarta agar menggunakan hak pilihnya di TPS pada pilkada DKJ bulan November 2024 mendatang.” Pungkas Drs. Achmad Farhrudin, MSi.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dari Pancasila untuk Dunia, Menghidupkan Kembali Spirit Bandung di Kalangan Generasi Muda

dito

01 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Semangat Konferensi Asia-Afrika kembali dihidupkan melalui penyelenggaraan Festival dan Pameran Konferensi Asia-Afrika 2026 yang mengusung tema “Re imajinasi Konferensi Asia-Afrika untuk Generasi Muda dan Jakarta Kota Global: Solidaritas, Multi diplomasi, dan Multi narasi Sejarah Dunia.” Bertempat di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.   Acara ini diselenggarakan oleh Perluni …

Rita Shafira Bongkar Dugaan Konspirasi Jahat di Pemkot Bandung

Dhio Justice Law

29 Jun 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Rita Shafira sosok wanita tangguh dan berani berdiri sendiri memperjuangkan kebenaran dan keadilan untuk masyarakat. Baginya, bekerja sebagai abdi negara tidak hanya membutuhkan keberanian, tapi juga kejujuran, keuletan, pantang menyerah dan siap menghadapi risiko. Prinsip itulah yang membuat Rita Shafira masih berdiri tegak digaris perjuangan pengabdian untuk masyarakat. “Amanah dan tugas …

Kepsek dan Guru SD se-Kecamatan Koto XI Tarusan Ikuti Lokakarya Bimtek Analisis CP, TP, dan ATP untuk Penyusunan KSP Tahun Ajaran 2026/2027

Primadoni,SH

29 Jun 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Sebanyak 460 peserta yang terdiri dari seluruh kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), mengikuti Lokakarya Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dalam Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Tahun Ajaran …

Ketika Meritokrasi Dipertanyakan dalam Pengangkatan Komisaris BUMN

Dhio Justice Law

29 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengangkatan komisaris pada perusahaan-perusahaan BUMN kembali menjadi sorotan publik setelah muncul nama-nama yang memiliki kedekatan dengan figur publik maupun pejabat negara. Misalnya, pengangkatan Barry Tamin sebagai Komisaris Independen di PT Sarinah yang diketahui merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, serta sorotan terhadap pengangkatan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi …

Usung Semangat Pengabdian dan Persaudaraan, Kepengurusan DPW 234 SC Jawa Barat Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Suryana Korwil Jabar

28 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Semangat memperkuat persaudaraan dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat mewarnai pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 SC (Solidarity Community) Jawa Barat periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (28/6/2026). Mengusung tema “Solid Dalam Persaudaraan, Tulus Dalam Pengabdian, Nyata Dalam Karya”. Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan …

Himbauan MUI Khutbah Jum’at tentang Cegah Narkoba Sarana Efektif Sadarkan Umat Lawan Penyalahgunaan Narkoba

dito

26 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 ini , yang jatuh tepat di tanggal 26 Juni , maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan instruksi khusus melalui Surat Himbauan Nomor Kep-63/DP-MUI/VI/2026. MUI mengimbau seluruh masjid dan khatib di Indonesia untuk menggelar khutbah Jumat serentak dengan tema “Bahaya Narkoba dan Penyelamatan Generasi Bangsa …

x
x