Home » Headline » Puncak Peringatan Bulan PRB Aceh 2024

Puncak Peringatan Bulan PRB Aceh 2024

dito 10 Okt 2024 111

NasionalPos.com, Banda Aceh- Kearifan lokal merupakan modalitas masyarakat untuk merespons potensi ancaman bahaya alam. Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang berlangsung di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh yang berlangsung pada 8 – 10 Oktober 2024..

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan, kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat perlu digali lagi sehinggai nilai ini mampu menyelamatkan nyawa manusia. Pesan tersebut dicontohkan saat tsunami menerjang wilayah Simeulue pada 20 tahun silam, tepatnya 26 Desember 2004. Sebagian masyarakat selamat setelah mengetahui adanya air surut setelah gempa terjadi waktu itu. Menurut Suharyanto, di wilayah yang pernah terjadi bencana, masyarakat setempat pasti sudah memiliki pengetahuan yang dapat dipraktekkan untuk menyikapinya.

“Ketika tsunami Aceh terjadi, air surut, masyarakat Simeulue segera naik ke tempat yang tinggi,” ujar Suharyanto pada Puncak Peringatan Bulan PRB 2024 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Kamis (10/10).

Kepala BNPB Suharyanto meminta semua pihak untuk memberikan pemahaman kebencanaan kepada masyarakat terus menerus.

“Jangan menunggu bencana datang dan kita menyesal,” tambahnya pada acara bertajuk .

Melalui berbagai upaya, khususnya dalam pengurangan risiko bencana, Suharyanto mengatakan dampak bencana menurun dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga :  Kasad Pastikan Kesiapan Sarprasdik Akmil, Untuk Pendidikan Taruna

Masih terkait dengan kearifan lokal, perwakilan Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni juga menyebutkan korban warga sangat kecil saat tsunami menerjang wilayah Sinabang, Kabupaten Simeulue. Ia mengatakan, kearifan lokal, senandung smong, menyelamatkan warga di sana.

“Waktu air surut, mereka belajar dari adat yang turun temurun, kondisi tersebut akan menunjukkan ada bencana besar. Mereka lalu naik ke atas bukit,” tutur Husni.

Muhammad Husni berpesan kisah itu dapat ditiru di wilayah lain dan dapat menjadi contoh untuk memitigasi bencana.

Di samping kearifan lokal, Kepala BNPB juga menyampaikan beberapa arahan, di antaranya sinergi antar pemerintah, lembaga dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana. Konteks ini juga menjadi perhatian Pj Gubernur Aceh Dr. Safrizal ZA yang hadir pada kegiatan ini.

“Kita belajar, solidaritas dan gotong royong serta persiapan yang matang. Penanggulangan bencana tidak hanya pekerjaan pemerintah tetapi juga masyarakat, lembaga terkait lainnya, dari individu hingga komunitas,” ujarnya.

Arahan Kepala BNPB juga menggarisbawahi pada penyelenggaraan pelatihan, termasuk simulasi evakuasi, dan budaya kesiapsiagaan. Ini harus mengakar di tengah masyarakat sehingga mereka siap dalam menghadapi setiap ancaman bahaya.

Di akhir arahannya, Suharyanto mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Peringatan Bulan PRB 2024. Ia juga menyatakan akan mendukung penuh acara memperingati 20 tahun tsunami yang akan berlangsung pada 26 Desember 2024 nanti, yang bertajuk ‘Indonesia-Aceh Thanks to the World’.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Sodetan Ciliwung, Pj Gubernur Optimistis Atasi Sebagian Masalah Banjir di Jakarta

Pada puncak Peringatan Bulan PRB 2024, BNPB meluncurkan beragam produk kebencanaan, seperti dasbor sistem informasi, buku literasi kebencanaan, edugame maupun aplikasi pembelajaran. Produk tersebut merupakan kolaborasi BNPB bersama mitra penanggulangan bencana.

Run for Resilience

Sebelum berlangsungnya puncak Peringatan Bulan PRB, BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Aceh melangsungkan kompetisi Run for Resilience. Lomba lari ini berjarak 5 km diikuti oleh lebih dari 500 peserta, baik dari peserta yang mengingkuti rangkaian acara maupun umum.

Kegiatan ini memeriahkan puncak penyelenggaraan Peringatan Bulan PRB yang berlangsung di Kota Banda Aceh. Peserta menyambut antusias lomba lari yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga ajang mengenalkan kota yang pernah terdampak tsunami 2004 silam. Kepala BNPB Suharyanto beserta jajaran dan Pj Gubernur Aceh Safrizal turut berlari di antara ratusan peserta pada kompetisi tadi pagi.

Rute lari dimulai dari Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada hari ini, Kamis (10/10), pukul 06.15 WIB. Para peserta melewati 14 titik jalan, seperti Jalan S.T. Iskandar Muda, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim I hingga selesai kembali di Lapangan Blang Padang.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

Di duga Di salahgunakan Ainun Naim dkk, Paguyuban Karyawan Trisakti Desak BNI Blokir Rekening Yayasan Trisakti & Usakti

dito

01 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- -Paguyuban Karyawan Trisakti mendesak kepada Pimpinan BNI Cabang Harmoni untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening dari Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im. Hal ini berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 407/G/2022/PTUN.JKT, jt No. 250/B/2023/PT.DKI, jt Nomor 292-K/TUN/2024jt Nomor 227 PK/TUN/2025 bahwa Yayasan Trisakti yang diinisiasi oleh Pemerintah c.q Menteri Pendidikan Tinggi secara inkracht adalah tidak …

x
x