Home » Nasional » Dua Oknum Wartawan Di Duga Lakukan Pemerasan Brutal Di Salah Satu SPBU Sidoarjo

Dua Oknum Wartawan Di Duga Lakukan Pemerasan Brutal Di Salah Satu SPBU Sidoarjo

Eni 13 Okt 2024 68

*Sidoarjo,!* NASIONALPOS.com ll Dua oknum wartawan berinisial BR dan MB diduga melakukan *pemerasan brutal* terhadap salah satu SPBU di Jl. Raya A. Yani 181 Gedangan, Kabupaten Sidoarjo! Mereka dengan lancang memberitakan tuduhan liar terkait dugaan penyelewengan Pertalite dan pelanggaran SOP karyawan. Namun, *faktanya mengejutkan*! Semua hanya opini yang tidak sesuai fakta, yang sengaja dirancang untuk memeras pihak SPBU dengan dalih pemberitaan.

Yang lebih mengejutkan, BR dan MB **baru saja menjalin kerja sama sebagai rekanan di lapangan dalam aksi kotor ini**. BR, yang mengaku pernah menjadi wartawan Jawa Pos, kini bekerja sama dengan MB untuk menjalankan skema pemerasan. Bersama, mereka secara sembrono memberitakan tuduhan bahwa karyawan SPBU membiarkan konsumen mengisi BBM sendiri serta melayani konsumen tanpa menggunakan seragam. “Ini harus jadi pelajaran bagi karyawan! Mereka harus patuh pada aturan Pertamina, mengenakan seragam, dan tidak boleh membiarkan konsumen mengisi sendiri,” ujar BR dengan lantang melalui telepon.

Pemberitaan yang sempat dinaikkan itu menjadi pertanyaan oleh beberapa media online lainnya, salah satunya kepada tim media online *Radar CNN News*, terkait pemberitaan yang sempat dipublikasikan oleh oknum wartawan tersebut. “Manajemen menegaskan bahwa video, foto, dan opini pemberitaan yang digunakan oknum wartawan tersebut dulu sempat sudah ditindaklanjuti oleh manajemen SPBU. Oknum BR pun dulu sering ke SPBU dan kami welcome saja. Hal seperti ini ditonjolkan lagi oleh BR serta rekannya MB dengan memberitakan perihal karyawan kami yang tidak mematuhi SOP Pertamina. Saya jelaskan, dari video yang dikirimkan BR serta rekannya ke salah satu karyawan saya, saat itu kondisi SPBU ramai, operator yang melayani hanya satu karena ada perubahan shift. Ketika karyawan SPBU sedang melayani motor konsumen, datanglah BR beserta rekannya MB menggunakan mobil hendak mengisi BBM. Karyawan langsung melayani BR. Saat melayani BR, karyawan SPBU tidak sadar kalau konsumen motor yang dilayani sebelumnya sudah selesai. Mungkin konsumen itu terburu-buru atau melihat karyawan SPBU sibuk sehingga dia membantu menaruh selang operator ke tempatnya. Di situlah oknum wartawan BR dan MB merekam, memfoto, dan memberitakan sesuai opini mereka untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan,” ungkap MG.

Baca Juga :  FTA Tawarkan Perubahan Fundamental Sistem Demokrasi dan Ekonomi

Dari keterangan yang disampaikan oleh pihak SPBU kepada media online *Radar CNN News* serta media online lainnya, seharusnya sebagai wartawan, setelah menemukan indikasi kejanggalan, mereka mencoba menanyakan atau mengkaji dulu, serta yang utama, meminta izin kepada institusi wilayah jika hendak berinvestigasi di lapangan. Bekali diri dengan keamanan serta SOP sebagai media atau wartawan.

Namun, mungkin keinginan mereka segera terpenuhi, sehingga BR oknum wartawan beserta rekannya MB memaksakan diri menjual karya tulisan demi kepentingan pribadi, tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu dan mengkaji temuan-temuannya.

Berbekal video, foto, dan opini yang sudah disiapkan untuk memeras, BR dan MB kemudian menerbitkan berita *provokatif* yang penuh kebohongan, menuding pelanggaran SOP. Lebih parah lagi, setelah berita tersebut dipublikasikan, mereka mendatangi manajemen SPBU dan menawarkan solusi kotor: *menawarkan jalur damai dan meminta sejumlah uang sebesar 1,5 juta hingga 5 juta rupiah, dengan perhitungan berdasarkan berita yang telah mereka naikkan*.

Sempat tidak dihiraukan oleh pihak SPBU karena upeti yang mereka inginkan tidak sesuai, BR dan MB oknum wartawan mengancam akan melaporkan ke Satgas Pertamina. (Ungkapnya, 11/10/2024)

Dengan jelas, dugaan terkait aksi BR dan MB oknum wartawan tersebut dianggap sebagai aksi pemerasan. Hal ini sangat tidak profesional dan sangat merusak citra serta marwah seorang media/wartawan.

Baca Juga :  Bahas Digitalisasi Literasi, Komisi X Serap Aspirasi IKAPI dan GATBI

*Tidak puas karena keinginan tidak terpenuhi*, pada hari berikutnya, Sabtu (12/10/2024), BR dan MB kembali menyebarkan berita yang sama, yang masih penuh dengan opini kebohongan! Mereka menyebar isu palsu kepada manajemen dan karyawan SPBU, *memburu upeti dengan licik*! SPBU yang terpojok akhirnya memutuskan untuk menghubungi kembali.

“Ini semua rekayasa! Mereka hanya ingin menekan dan memeras kami dengan berita yang penuh opini-opini yang tidak sesuai fakta!” ungkap salah satu perwakilan SPBU dengan tegas.

Tanpa malu, BR dan MB kembali memberitakan lagi ke beberapa media online, kali ini di gayortinews.com, hukumkriminal.com, dan elbagus.com, untuk menekan dan meminta uang sebesar 1,5 juta hingga 5 juta rupiah agar berita opininya tersebut diturunkan/dihapus. Mereka bahkan mengancam akan melaporkan dugaan pelanggaran SOP Pertalite ke Pertamina pusat! Ancaman ini membuat karyawan SPBU semakin merasa terganggu.

“Kami sudah muak! Mereka selalu menggunakan berita lama yang sudah kami bantah untuk memeras kami!” keluh seorang karyawan SPBU dengan penuh emosi.

Tindakan licik ini tak bisa dibiarkan lebih lama lagi! Pihak terkait harus segera menindak tegas BR dan MB. Aksi pemerasan terang-terangan ini bukan hanya mencoreng nama baik marwah wartawan, tapi juga mengganggu ketertiban publik! Hingga berita ini diturunkan, manajemen SPBU serta beberapa rekan-rekan ormas, LSM, dan media akan bersama-sama menindak lanjuti oknum wartawan tersebut dan segera melaporkannya ke pihak berwajib (APH) dengan dugaan pasal pemerasan. BR dan MB oknum yang mengatasnamakan wartawan. *Bersambung…*

*Tim*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x