Home » Nasional » Dua Oknum Wartawan Di Duga Lakukan Pemerasan Brutal Di Salah Satu SPBU Sidoarjo

Dua Oknum Wartawan Di Duga Lakukan Pemerasan Brutal Di Salah Satu SPBU Sidoarjo

Eni 13 Okt 2024 53

*Sidoarjo,!* NASIONALPOS.com ll Dua oknum wartawan berinisial BR dan MB diduga melakukan *pemerasan brutal* terhadap salah satu SPBU di Jl. Raya A. Yani 181 Gedangan, Kabupaten Sidoarjo! Mereka dengan lancang memberitakan tuduhan liar terkait dugaan penyelewengan Pertalite dan pelanggaran SOP karyawan. Namun, *faktanya mengejutkan*! Semua hanya opini yang tidak sesuai fakta, yang sengaja dirancang untuk memeras pihak SPBU dengan dalih pemberitaan.

Yang lebih mengejutkan, BR dan MB **baru saja menjalin kerja sama sebagai rekanan di lapangan dalam aksi kotor ini**. BR, yang mengaku pernah menjadi wartawan Jawa Pos, kini bekerja sama dengan MB untuk menjalankan skema pemerasan. Bersama, mereka secara sembrono memberitakan tuduhan bahwa karyawan SPBU membiarkan konsumen mengisi BBM sendiri serta melayani konsumen tanpa menggunakan seragam. “Ini harus jadi pelajaran bagi karyawan! Mereka harus patuh pada aturan Pertamina, mengenakan seragam, dan tidak boleh membiarkan konsumen mengisi sendiri,” ujar BR dengan lantang melalui telepon.

Pemberitaan yang sempat dinaikkan itu menjadi pertanyaan oleh beberapa media online lainnya, salah satunya kepada tim media online *Radar CNN News*, terkait pemberitaan yang sempat dipublikasikan oleh oknum wartawan tersebut. “Manajemen menegaskan bahwa video, foto, dan opini pemberitaan yang digunakan oknum wartawan tersebut dulu sempat sudah ditindaklanjuti oleh manajemen SPBU. Oknum BR pun dulu sering ke SPBU dan kami welcome saja. Hal seperti ini ditonjolkan lagi oleh BR serta rekannya MB dengan memberitakan perihal karyawan kami yang tidak mematuhi SOP Pertamina. Saya jelaskan, dari video yang dikirimkan BR serta rekannya ke salah satu karyawan saya, saat itu kondisi SPBU ramai, operator yang melayani hanya satu karena ada perubahan shift. Ketika karyawan SPBU sedang melayani motor konsumen, datanglah BR beserta rekannya MB menggunakan mobil hendak mengisi BBM. Karyawan langsung melayani BR. Saat melayani BR, karyawan SPBU tidak sadar kalau konsumen motor yang dilayani sebelumnya sudah selesai. Mungkin konsumen itu terburu-buru atau melihat karyawan SPBU sibuk sehingga dia membantu menaruh selang operator ke tempatnya. Di situlah oknum wartawan BR dan MB merekam, memfoto, dan memberitakan sesuai opini mereka untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan,” ungkap MG.

Baca Juga :  Camat Banyuwangi Hadiri Acara Berbagi Takjil, Apresiasi Inisiatif Muslimat NU

Dari keterangan yang disampaikan oleh pihak SPBU kepada media online *Radar CNN News* serta media online lainnya, seharusnya sebagai wartawan, setelah menemukan indikasi kejanggalan, mereka mencoba menanyakan atau mengkaji dulu, serta yang utama, meminta izin kepada institusi wilayah jika hendak berinvestigasi di lapangan. Bekali diri dengan keamanan serta SOP sebagai media atau wartawan.

Namun, mungkin keinginan mereka segera terpenuhi, sehingga BR oknum wartawan beserta rekannya MB memaksakan diri menjual karya tulisan demi kepentingan pribadi, tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu dan mengkaji temuan-temuannya.

Berbekal video, foto, dan opini yang sudah disiapkan untuk memeras, BR dan MB kemudian menerbitkan berita *provokatif* yang penuh kebohongan, menuding pelanggaran SOP. Lebih parah lagi, setelah berita tersebut dipublikasikan, mereka mendatangi manajemen SPBU dan menawarkan solusi kotor: *menawarkan jalur damai dan meminta sejumlah uang sebesar 1,5 juta hingga 5 juta rupiah, dengan perhitungan berdasarkan berita yang telah mereka naikkan*.

Sempat tidak dihiraukan oleh pihak SPBU karena upeti yang mereka inginkan tidak sesuai, BR dan MB oknum wartawan mengancam akan melaporkan ke Satgas Pertamina. (Ungkapnya, 11/10/2024)

Dengan jelas, dugaan terkait aksi BR dan MB oknum wartawan tersebut dianggap sebagai aksi pemerasan. Hal ini sangat tidak profesional dan sangat merusak citra serta marwah seorang media/wartawan.

Baca Juga :  Persiapan Pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Pessel Terpilih Hadir di Monas

*Tidak puas karena keinginan tidak terpenuhi*, pada hari berikutnya, Sabtu (12/10/2024), BR dan MB kembali menyebarkan berita yang sama, yang masih penuh dengan opini kebohongan! Mereka menyebar isu palsu kepada manajemen dan karyawan SPBU, *memburu upeti dengan licik*! SPBU yang terpojok akhirnya memutuskan untuk menghubungi kembali.

“Ini semua rekayasa! Mereka hanya ingin menekan dan memeras kami dengan berita yang penuh opini-opini yang tidak sesuai fakta!” ungkap salah satu perwakilan SPBU dengan tegas.

Tanpa malu, BR dan MB kembali memberitakan lagi ke beberapa media online, kali ini di gayortinews.com, hukumkriminal.com, dan elbagus.com, untuk menekan dan meminta uang sebesar 1,5 juta hingga 5 juta rupiah agar berita opininya tersebut diturunkan/dihapus. Mereka bahkan mengancam akan melaporkan dugaan pelanggaran SOP Pertalite ke Pertamina pusat! Ancaman ini membuat karyawan SPBU semakin merasa terganggu.

“Kami sudah muak! Mereka selalu menggunakan berita lama yang sudah kami bantah untuk memeras kami!” keluh seorang karyawan SPBU dengan penuh emosi.

Tindakan licik ini tak bisa dibiarkan lebih lama lagi! Pihak terkait harus segera menindak tegas BR dan MB. Aksi pemerasan terang-terangan ini bukan hanya mencoreng nama baik marwah wartawan, tapi juga mengganggu ketertiban publik! Hingga berita ini diturunkan, manajemen SPBU serta beberapa rekan-rekan ormas, LSM, dan media akan bersama-sama menindak lanjuti oknum wartawan tersebut dan segera melaporkannya ke pihak berwajib (APH) dengan dugaan pasal pemerasan. BR dan MB oknum yang mengatasnamakan wartawan. *Bersambung…*

*Tim*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi

22 Apr 2026

Banyuwangi,  Nasionalpos.com – Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026). Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa …

Panitia Musda Ke-III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Bara

Admin Redaksi

21 Apr 2026

Pesisir Barat NASIONALPOS.com – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

Aspirasi Warga Banyuwangi Akan Disuarakan di Ibu Kota, Komunitas IWB Siapkan Massa

- Banyuwangi

20 Apr 2026

Banyuwangi ,Nasionalpos.com – Aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi. Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

x
x