Home » Ekonomi » Kolaborasi untuk Mendorong UMKM Indonesia dan Bisnis Singapura di TEI 2024

Kolaborasi untuk Mendorong UMKM Indonesia dan Bisnis Singapura di TEI 2024

Dewi Apriatin 16 Okt 2024 116
Nasionalpos.com, Jakarta – Pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2024, Kimming Yap, Managing Director dari Creativeans, tampil sebagai salah satu pembicara utama di Forum Bisnis Indonesia-Singapura. Diskusi ini bertujuan menjembatani hubungan perdagangan antara kedua negara melalui inovasi branding dan strategi ekspansi pasar.

Acara ini juga dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo, serta Wakil Menteri Perdagangan Indonesia, Dr Jerry Sambuaga, yang turut memberikan dukungan terhadap upaya memperkuat hubungan perdagangan antara kedua negara. Selain memberikan paparan ekonomi Indonesia selama lima tahun terakhir dan di masa mendatang, kedua tokoh ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperluas pasar UMKM Indonesia dan mendukung masuknya bisnis Singapura ke Indonesia. Acara ini dipandu oleh Yulia Saksen sebagai host, sementara diskusi panel dimoderasi oleh Edmund Ong, CEO dari BridgifyAsia. Selain Kimming Yap, diskusi panel ini juga diisi oleh beberapa tokoh penting lainnya, termasuk Jarius Draslaric, Chairman dari Lifestyle Industry Group (SMF), yang membahas pentingnya inovasi dan adaptasi di industri gaya hidup agar produk lokal dapat bersaing di pasar internasional, Shoeb Kagda, Chairman dari SingCham Indonesia, yang menyoroti peluang perdagangan bilateral dan sinergi antara pelaku bisnis dari kedua negara, dan Christie Lumban Gaol, Vice President Corporate Banking di Bank Mandiri, yang membahas peran perbankan dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui akses pembiayaan dan infrastruktur keuangan.

Baca Juga :  Kunci Sukses Bisnis Gesit di Era Digital: Manfaatkan Freelancer Profesional

Dalam diskusi tersebut, Kimming Yap menggarisbawahi potensi besar yang dimiliki UMKM Indonesia untuk berkembang di pasar Singapura, namun menekankan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah ketidaksiapan dari segi branding dan packaging.

“Meskipun banyak produk Indonesia yang berkualitas dan siap bersaing, dari segi pengemasan dan branding, mereka masih memerlukan peningkatan agar bisa diterima di pasar internasional,” ujar Kimming Yap. Oleh karena itu, penerapan strategi branding yang tepat sangat dibutuhkan agar UMKM Indonesia dapat bersaing di kancah global.

Lebih lanjut, Kimming juga membahas peluang yang terbuka lebar bagi perusahaan Singapura di pasar Indonesia yang berkembang pesat. “Dengan kerja sama yang strategis dan memahami perilaku konsumen lokal, bisnis Singapura bisa memanfaatkan peluang yang ada untuk memperluas pasar mereka di Indonesia,” jelasnya. Tidak hanya itu, Kimming Yap juga menyoroti pentingnya kemitraan untuk mengatasi kendala logistik dan rantai pasok yang sering dihadapi oleh perusahaan lokal di kedua negara.

Baca Juga :  Serba-Serbi Sustainable Finance: Urgensi, Regulasi, dan Green Taxonomy

Forum ini turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan dan pemimpin bisnis dari Indonesia dan Singapura. Mereka bersama-sama mengeksplorasi peluang untuk memperkuat perdagangan, membangun platform kolaborasi dinamis, serta memfasilitasi dialog antara dua negara yang telah menjalin hubungan diplomatik selama 57 tahun. Berdasarkan data terbaru, nilai perdagangan bilateral mencapai 31 miliar dolar, dengan investasi langsung sebesar 15,4 miliar dolar dari Singapura ke Indonesia​

Kolaborasi strategis ini diharapkan tidak hanya akan membuka akses pasar baru, tetapi juga meningkatkan eksposur produk lokal sehingga lebih dikenal di kancah internasional. Inovasi ini mirip dengan kolaborasi yang telah dilakukan Creativeans dengan BridgifyAsia, di mana keduanya berkolaborasi untuk memfasilitasi perusahaan-perusahaan Singapura dalam mengakses pasar Indonesia dan sebaliknya.

Creativeans adalah award-winning brand consultancy and venture studio yang telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan global yang berbasis di Singapura, Jakarta, dan Milan. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam pemasaran internasional, Creativeans terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia dan mendukung pertumbuhan bisnis mereka agar dapat go international.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung

dito

24 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada,   Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …

KKP Perkuat Empat Aspek Penataan Ruang Laut di Sumatra, Dukung Program Prioritas Nasional

Zulwandi

27 Sep 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia memperkuat empat aspek penataan ruang laut di wilayah Sumatra guna mendukung pelaksanaan berbagai program dan kegiatan prioritas nasional di bidang kelautan dan perikanan. Penguatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Penataan Ruang Laut dalam Mendukung Program dan Kegiatan Prioritas Nasional Bidang Kelautan dan Perikanan di …

Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

x
x