Home » Politik » Intan Nurul Janjikan Sekolah Gratis Untuk Semua Kalangan, Baik Negeri dan Swasta di Kabupaten Tangerang

Intan Nurul Janjikan Sekolah Gratis Untuk Semua Kalangan, Baik Negeri dan Swasta di Kabupaten Tangerang

Syamsul Bahri 24 Okt 2024 163

 

Nasionalpos.com ll Kabupaten Tangerang – Gelar tatap muka dengan masyarakat Desa Karangharja, Kecamatan Cisoka, Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah janjikan sekolah gratis untuk semua kalangan, baik negeri dan swasta di Kabupaten Tangerang, Kamis 24-10-2024.

Didepan masyarakat Desa Karangharja, Kecamatan Cisoka, Intan Nurul Hikmah mengatakan, dirinya bersama Maesyal Rasyid telah berkomitmen untuk menciptakan Kabupaten Tangerang semakin gemilang, gemilang daerahnya, dan gemilang masyarakatnya.

Untuk menciptakan Kabupaten Tangerang gemilang. Kata Intan, tentu tidak lepas dari peran serta pendidikannya. Maka dari itu, pasangan Maesyal-Intan telah bersepakat pada 2025-2030 mendatang, apabila Maesyal-Intan diberikan amanah sebagai Bupati-Wakil Tangerang memberlakukan subsidi bagi sekolah-sekolah swasta.

“Sehingga, semua sekolah baik negeri ataupun swasta akan gratis. Dan seluruh Masyarakat Kabupaten Tangerang dapat bersekolah dengan nyaman tanpa memikirkan biaya, ” kata Intan Nurul Hikmah dihadapan masyarakat.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pelantikan Dua Anggota PAW Digelar DPRD Provinsi DKI Jakarta

Tentunya kata Intan, hal itu untuk menciptakan Kabupaten Tangerang semakin gemilang, dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan emas. Selain itu, program sekolah gratis untuk semua sekolah juga dilakukan, agar tidak ada lagi masyarakat yang rebutan disekolah negeri. Pasalnya, semua sekolah akan disamakan kualitas dan pembiayaannya (gratis).

” Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang takut anaknya tidak sekolah di negeri, ” katanya.

Lanjut Intan, selain memberikan pendidikan gratis untuk siswa-siswi yang bersekolah diswasta. Untuk menciptakan Kabupaten Tangerang semakin gemilang, pasangan Maesyal-Intan (MADANI) ini juga berencana untuk mewujudkan sekolah inklusif, dimana semua murid atau peserta didik diberikan kesempatan yang sama. Hal ini merupakan bentuk keselesaran dengan program dan intruksi dari Pemerintah Pusat Indonesia.

Baca Juga :  Pengamat: Duet Prabowo-Erick Dinilai Lebih Jelas Ketimbang Prabowo-Muhaimin

Untuk mewujudkan sekolah inklusif, tentu harus meciptakan tenaga pendidik yang berkualitas dan berkompeten. Maka, kedepannya perlu dan akan dilakukan, pelatihan bagi guru disatuan pendidikan untuk mewujudkan sekolah inklusif tersebut.

“Untuk menciptakan itu, tentunya diperlukan satuan tenaga pendidik yang berkualitas dan berkompeten. Kedepannya, akan dilakukan pelatihan bagi guru atau satuan pendidik untuk menciptakan sekolah inklusif. Tenaga pendidik honorer juga akan tingkatkan statusnya menjadi PPPK, tentunya melalui seleksi dan perekrutan berdasarkan kualitas, ” tandasnya.

S.Bahri/Tim

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Nasabah klaim dirugikan dalam kredit BPR Arto moro,ketua KANNI semarang soroti dugaan ketidakberesan,nasabah ns berjuang mencari keadilan

Indri Kalteng

05 Okt 2026

    SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

x
x