Home » Nasional » 15 Hari Menuju Pilkada, Polda NTB Lakukan Cooling System di Lombok Tengah

15 Hari Menuju Pilkada, Polda NTB Lakukan Cooling System di Lombok Tengah

Wulandari 13 Nov 2024 75

NASIONALPOS.com Lombok Tengah — Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024, Rabu (13/11/2024), Ditbinmas Polda NTB kembali menggelar kegiatan Cooling System di dua lokasi di Lombok Tengah.

Agenda cooling syatem tersebut dilaksanakan, untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kondusifitas di tengah masyarakat. Dua titik yang dikunjungi adalah Desa Puyung Kecamatan Jonggat dan Kelurahan Praya.

Kasubdit Bhabinkamtibmas Polda NTB, AKBP Nyoman Supartana, S.H. yang memimpin tim cooling system menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir, khususnya Kapolsek Jonggat, Kepala Desa Puyung, serta para tamu undangan yang turut mendukung kegiatan.

“Luar biasa dan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan, semoga kehadiran bapak-ibu tercatat sebagai ibadah di sisi Tuhan,” ungkapnya.

“Pun pertemuan ini bisa membawa manfaat untuk kita semua. Âmîn,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kemenag dan Kemenhaj Bahas Kebijakan Penyelenggaraan Umrah 1444 H, Ini Hasilnya

AKBP Supartana mengajak semua pihak, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama dalam menghadapi perbedaan pilihan di pilkada yang dapat saja memicu ketegangan.

“Polri bersama masyarakat akan selalu mengayomi dan melayani, menciptakan suasana aman dan tertib sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan pilkada,” ujar AKBP Supartana.

Sementara itu, Kepala Desa Puyung, Farhan Hadi, S.E., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih, atas inisiatif Polda NTB yang terus menjaga netralitas dan bersinergi dengan masyarakat untuk membangun NTB. Kegiatan cooling system itu mendapat apresiasi dari para tokoh dan masyarakat yang hadir, yang merasa didampingi dalam menciptakan suasana aman di wilayah mereka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Paur Binev Ditbinmas Polda NTB, AKP A.A. Mataram, Kapolsek Jonggat AKP I Nyoman Daweg, Kapolsek Praya IPTU Susan V. Sualang, serta Camat Praya L. Balya Wira Negara, S.STP., M.AP.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Bunyikan Kulkul Tandai Pembukaan GPDRR ke-7 Bali

Selain itu, hadir pula perwakilan Bhabinkamtibmas Kecamatan Jonggat dan Praya, perangkat desa/kelurahan serta maayarakat setempat.

Dalam suasana yang hangat, seluruh tamu undangan termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu PKK, tampak antusias mengikuti kegiatan. Dengan adanya agenda cooling system itu, diharapkan situasi di Lombok Tengah tetap aman dan kondusif dalam menyambut Pilkada Serentak 2024.

 

Demikian dirilis Bid Humas Polda NTB untuk dipublikasikan melalui media.

 

Mataram, 13 November 2024

Kabid Humas,

 

ttd.

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA*
*DAERAH NUSA TENGGARA BARAT*
*BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT*

 

*MOHAMMAD KHOLID, SIK.*
Ajun Komisaris Besar Polisi

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

Serah Terima Kunci Rumah Parahyangan Garden City di Margaasih: Wujudkan Impian Hunian Nyaman dan Strategis

Suryana Korwil Jabar

25 Apr 2026

Bandung, 25 April 2026, ARMEDIA.NEWS – Momen yang dinanti-nantikan akhirnya tiba! Perumahan Parahyangan Garden City yang berlokasi di Jl. Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mengadakan acara serah terima kunci rumah bagi para pembeli unit huniannya. Acara ini menjadi bukti komitmen pengembang dalam menyelesaikan proyek lebih cepat dari waktu yang dijanjikan dan memberikan hunian …

Argento Resmi Kembalikan Berkas, Tegaskan Keseriusan Maju sebagai Bacalon Ketua DPD II Golkar Pesisir Barat

Admin Redaksi

24 Apr 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Dinamika politik internal Partai Golkar di Kabupaten Pesisir Barat semakin menghangat. Salah satu bakal calon (bacalon) Ketua DPD II Golkar, Argento, secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran kepada panitia penjaringan, sebagai bentuk keseriusan dirinya dalam mengikuti proses pemilihan ketua partai. Pengembalian berkas tersebut dilakukan di sekretariat DPD II Golkar Pesisir Barat dan …

22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

x
x