Home » Ekonomi » Tiga Inovasi GPOS Tingkatkan Penjualan Apotek di Indonesia

Tiga Inovasi GPOS Tingkatkan Penjualan Apotek di Indonesia

Dewi Apriatin 05 Des 2024 160

NasionalPos.com, Jakarta – GPOS, sebuah perusahaan teknologi kesehatan di Indonesia, telah meluncurkan beberapa inovasi baru untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian di tanah air. Inovasi ini terutama ditujukan untuk apotek di Indonesia, baik yang berukuran besar maupun kecil. Inovasi ini diterapkan di seluruh wilayah di Indonesia di mana layanan GPOS tersedia. Peluncuran inovasi ini dilakukan secara bertahap, namun secara umum bertujuan untuk terus meningkatkan layanan GPOS seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Tujuan utama dari inovasi ini adalah untuk mempermudah akses masyarakat terhadap produk kesehatan, meningkatkan efisiensi operasional apotek, serta menjaga relevansi apotek di era digital yang semakin kompetitif. GPOS mencapai tujuan ini melalui beberapa cara, seperti meluncurkan kategori produk baru (Cosmetic, Beauty, and Baby), mempermudah proses pemesanan obat-obatan prekursor dengan SP Digital, serta meningkatkan kinerja sistem manajemen apotek GPOS Lite.

GPOS terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kefarmasian di Indonesia dengan menghasilkan tiga inovasi utama yang dapat mempermudah akses pada produk-produk kesehatan kategori baru; meningkatkan efisiensi; dan menjaga relevansi pasar bagi apotek dan pelaku industri farmasi.

Inovasi pertama adalah peluncuran kategori Cosmetic, Beauty, and Baby (CBB) dalam aplikasi GPOS B2B. Kategori ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang terhadap produk kecantikan dan perawatan bayi di apotek. Melalui aplikasi GPOS B2B, apotek dapat menyediakan produk-produk terbaru yang relevan untuk menarik lebih banyak konsumen dan menjaga daya saing mereka.

Baca Juga :  *ITDC Dorong UMKM The Mandalika Naik Kelas Melalui Sosialisasi PIRT Dan Sertifikasi Halal *

Produk-produk Cosmetic, Beauty, and Baby telah mengalami peningkatan permintaan, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk perawatan aman, berkualitas dan mudah diakses.

Kedua, GPOS menghadirkan SP Digital (Surat Pesanan Digital) di dalam GPOS B2B dan juga Aplikasi GPOS ID. Fitur SP Digital mempermudah pemesanan obat-obatan prekursor oleh apotek ke Pedagang Besar Farmasi (PBF). Apoteker Penanggung Jawab (APJ) dapat memberikan persetujuan pesanan secara digital melalui aplikasi GPOS ID. Hal ini sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 24 Tahun 2021.

Fitur ini mempercepat proses pemesanan, meningkatkan efisiensi distribusi, serta mendukung transparansi dalam pengelolaan obat-obatan. Di sisi lain, apotek juga dapat dengan mudah melakukan pendataan histori pemesanan prekursor, pembayaran dan memantau pesanan.

Inovasi terakhir adalah peningkatan pada sistem manajemen apotek GPOS Lite. GPOS Lite dirancang untuk membantu operasional apotek dengan fitur manajemen administrasi yang fleksibel dan terintegrasi dengan e-commerce. Kualitas server yang lebih baik membuat apotek dapat menunjang manajemen operasional apotek yang lebih akurat, efektif dan efisien sehingga dapat membantu operasional apotek yang keputusan bisnis yang lebih akurat.

Ketiga inovasi ini merupakan bagian dari komitmen GPOS mendukung transformasi digital kesehatan dan memastikan apotek di Indonesia tetap kompetitif di era digital.

Baca Juga :  Pengamat : Diusia ke 25 Tahun BUMN, Erick Thohir Berusaha Tingkatkan Pelayanan Publik

Tentang GPOS ID
GPOS (General Pharmacy Operating System) merupakan solusi digital inovatif yang dirancang untuk mendukung para pelaku bisnis farmasi di Indonesia dalam mengelola operasional mereka secara efisien dan efektif. Dengan fokus utama pada sistem yang terintegrasi, GPOS menyediakan platform lengkap yang mencakup kebutuhan berbagai jenis apotek, toko obat, rumah sakit, dan klinik. GPOS hadir dalam dua versi utama yaitu GPOS Lite dan GPOS B2B. GPOS Lite merupakan aplikasi berbasis cloud yang menyediakan sistem informasi operasional untuk membantu pengelolaan apotek dalam aktivitas sehari-hari, seperti pencatatan penjualan, inventaris, hingga laporan harian. GPOS B2B merupakan E-commerce B2B untuk farmasi yang memungkinkan koneksi langsung antara apotek dan distributor, memudahkan pengadaan produk secara langsung dengan harga yang kompetitif. Sebagai bagian dari GUE Ecosystem, GPOS berkomitmen membangun jaringan bisnis farmasi yang solid dan membantu semua pemangku kepentingan, mulai dari principal hingga end-customer, untuk tumbuh bersama dalam lingkungan yang lebih terkoneksi dan efisien. Dengan lebih dari 30,000 pengguna, GPOS menjadi pilihan utama bagi para apoteker dan institusi kesehatan dalam menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks di industri farmasi.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x