Home » Headline » Diduga Konspirasi Dengan Swasta Serobot Lahan PTPN IV, Kajati Sulteng Harus Dicopot

Diduga Konspirasi Dengan Swasta Serobot Lahan PTPN IV, Kajati Sulteng Harus Dicopot

Dhio Justice Law 03 Mar 2025 179

NasionalPos.com, Jakarta – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Perjuangan Masyarakat Morowali Utara (FPMMU) bersama LSM Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) berunjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Agung RI, Senin (3/3/2025).

Massa yang datang sekitar pukul 13.00 WIB menuntut pencopotan Bambang Hariyanto sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang diduga berkonspirasi dengan PT Rimbunan Alam Sentosa (RAS) anak perusahaan Astra Agro Lestari Tbk terkait kasus pencaplokan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV di Morowali Utara, Sulteng.

Dalam orasinya, Pdt Allan Billy Graham selaku Ketua FPMMU dan juga tokoh masyarakat Morowali Utara mengatakan sengaja mendatangi Kejaksaan Agung RI karena, proses hukum di Kejati Sulteng dianggap ‘jalan ditempat’ terkait pencaplokan lahan HGU milik PTPN IV oleh PT RAS.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lumajang Gelar Patroli Malam Cegah Laka Lantas dan Balap Liar

Pdt Allan menduga kasus tersebut mangkrak karena ada tekanan dari pihak tertentu.

Bambang Hariyanto Kajati Sulteng (ist)

“Bagaimana mungkin alat-alat operasional yang telah disita penyidik Kejati Sulteng tahun lalu, sampai saat ini masih beroperasi atau digunakan oleh PT RAS dengan pengawalan oknum aparat penegak hukum”, tuturnya.

Tahap penyidikan sudah setahun, lanjutnya namun belum ada penetapan tersangka sampai saat ini.

Selain itu, kerugian negara telah diumumkan oleh Kejati Sulteng sebesar Rp 400 Milyar. Untuk itu Pdt Allan meminta Kejagung RI mengambil alih perkara tersebut dan mencopot Kajati Sulteng.

Direktur LAKI, Ridwan Umar (Jaket Merah) Memimpin massa aksi di Kejagung RI

Sementara Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) Ridwan Umar menegaskan akan terus mengawal penuntasan kasus tersebut. Serta menyeret siapapun pelaku yang terbukti berperan dalam kasus yang merugikan negara dan rakyat.

Baca Juga :  Di Peringatan HUT Polri ke 77, Bang Zaki Serukan Perkuat Kolaborasi Polri-Masyarakat, Wujudkan Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai untuk Indonesia Emas

“Copot dulu Kajati Sulteng Bambang Hariyanto agar kasus ini bisa tuntas. Jika Kejagung tak serius maka kami akan laporkan ke KPK. Kami minta Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk menyelidiki dugaan konspirasi Kejati Sulteng dengan pihak yang menyerobot lahan HGU milik negara PTPN IV. Ini kejahatan korporasi paling sempurna di Sulteng.”, tandasnya.

Sejam setelah berunjuk rasa, massa membubarkan diri dan menolak untuk bertemu Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejagung RI. Massa berjanji akan kembali dengan jumlah yang lebih besar.

Diketahui sebelumnya, PT RAS di Morowali Utara telah beroperasi selama belasan tahun tanpa memiliki HGU, merambah Kawasan Hutan, tidak memberikan plasma kepada rakyat. Selain itu, lahan yang digunakan beroperasi berada di atas HGU milik PTPN IV. (dhio)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

x
x