Home » Ekonomi » *Kemenekraf Ajak Kabinet Merah putih Nobar Film Animasi Jumbo *

*Kemenekraf Ajak Kabinet Merah putih Nobar Film Animasi Jumbo *

Iyut Ermawati - Karawang 22 Mar 2025 294

NasionalPos.com,Jakarta, — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Visinema menggelar acara nonton bareng film animasi Jumbo bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Acara yang di gelar pada Kamis, 20 Maret 2025 di Plaza Indonesia XXI ini turut dihadiri pimpinan dan anggota Komisi VII DPR RI.

Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara ini merupakan bentuk komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam memajukan perkembangan industri film animasi Indonesia.

“Dukungan teman-teman Kabinet Merah Putih malam ini sangat berarti bagi para pegiat industri film animasi nasional, selaras dengan arahan Bapak Presiden untuk terus mendukung kemajuan sektor ini,” jelas Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky.

Riefky melanjutkan, sebagai Intellectual Property (IP) lokal film Jumbo memiliki kualitas cerita, gambar dan audio yang tidak kalah dengan film animasi luar negeri. Film ini rencananya akan ditayangkan serentak di 200-an layar bioskop nasional dan berlanjut di 17 negara.

Baca Juga :  BPS Catat Pengentasan Kemiskinan di Pedesaan Masih Rendah

“Banyak sekali animator dan sineas Indonesia yang mampu membuat film berkualitas dan layak tampil di kancah dunia. Namun, diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar ekosistem perfilman Indonesia semakin maju dan berkembang,” ungkap Riefky.

Sepanjang tahun 2024, jumlah penonton film Indonesia mencapai 82 juta orang dan secara persentase, penonton film lokal hampir menyentuh angka 70 persen. Tentu saja capaian ini bukan sekadar angka, tetapi juga menjadi indikasi bahwa ekosistem perfilman di Indonesia semakin kuat.

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif periode 2011-2014, Mari Elka Pangestu, yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerjasama Multilateral, turut menyampaikan pendapatnya tentang perkembangan industri film animasi Indonesia usai menonton film Jumbo.

Baca Juga :  DGP Sebut Ganjar Pranowo Sosok Tepat Penerus Jokowi

“Saya sangat bangga rasanya melihat Jumbo yang memiliki potensi besar untuk mendunia. Akhirnya ada animasi Indonesia yang go-global dan bisa ada karakter ala Indonesia dengan sifat dan budaya Indonesia yang bisa dinikmati oleh anak-anak kita,” ucap Mari Elka Pangestu.

Hadir dalam acara nonton bareng film animasi tersebut, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Fauzi, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dan para Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Komunikasi dan Digital, Tenaga Kerja, Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), UMKM, Pariwisata, dan PPPA. Turut pula perwakilan Komisi VII DPR RI antara lain; Pimpinan Saleh Daulay, Saraswati Djojohadikusumo, Chusnunia Chalim, dan para anggota Komisi.

*Kiagoos Irvan Faisal*
*Plt. Kepala Biro Komunikasi*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

Wawako Rustam Effendi Hadiri Apel Tahunan Pondok Pesantren Al Madani

Andi Ledi Lubuk Linggau

18 Agu 2026

Nasional.COM-Lubuk Linggau— Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, menghadiri Apel Tahunan Pondok Pesantren Al Madani Kota Lubuk Linggau, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung di lapangan kompleks Pondok Pesantren Al Madani. Dalam sambutannya, H Rustam Effendi menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat …

x
x