Home » Headline » Sangat Tepat, Presiden Prabowo Utus Cak Imin Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV

Sangat Tepat, Presiden Prabowo Utus Cak Imin Hadiri Pelantikan Paus Leo XIV

dito 17 Mei 2025 94

NasionalPos.com, Jakarta- Penunjukan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai perwakilan Indonesia menghadiri pelantikan pemimpin umat Katolik sedunia Paus Leo XIV di Vatikan dinilai sangat tepat.

Hal tersebut karena Cak Imin merupakan lambang muslim Indonesia yang sangat menghargai keberagamaan dan nilai-nilai pluralisme.

“Komisi I mengapresiasi Presiden RI Prabowo yang telah menunjuk Cak Imin sebagai perwakilan Indonesia dalam pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan, sangat tepat Presiden Prabowo tunjuk Cak Imin hadiri pelantikan Paus Leo XIV,”ucap  anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu, 17 Mei 2025.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Oleh itu, Cak Imin merupakan cucu pendiri NU yang memiliki karakter rahmatan lil alamin, menghargai, dan menghormati, bahkan menjaga nilai-nilai pluralisme.

Latar belakang itulah yang membuat Cak Imin dikenal sebagai Bapak Pluralisme yang menjaga perdamaian dan persatuan.

Baca Juga :  SAVE OUR SURROUNDINGS: Nyalakan Tanda Bahaya Hadapi Campur Tangan Industri Rokok

Selama ini, lanjut Kang Oleh, Ketua Umum PKB itu sangat dekat dengan para pemuka agama di Indonesia.

Dengan kehadiran Cak Imin dalam upacara sakral tersebut, dia berharap hubungan Indonesia dan Vatikan makin terjalin dengan baik.

“Persaudaraan antara Indonesia dan Vatikan yang sudah berjalan cukup lama ini harus terus dijaga dan dikuatkan,” kata anggota Fraksi PKB DPR RI ini.

Presiden Prabowo Subianto turut mengutus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar untuk menghadiri pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan yang dijadwalkan pada hari Minggu 18 Mei 2025 waktu setempat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menugasi Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi untuk berangkat ke Vatikan guna menghadiri pelantikan Paus Leo XIV.

“Malam ini saya bertolak menuju Vatikan untuk menghadiri pelantikan Paus Leo XIV pada hari Minggu,” ujar Muhaimin Iskandar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 16 Mei 2025

Baca Juga :  Ikuti Jejak AS, Uni Eropa dan Kanada Turut Melarang Impor Produk Xinjiang

Cak Imin mengatakan bahwa misa pelantikan Paus Leo XIV rencananya di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

“Berdasarkan waktu tempuh, kami akan tepat waktu sampai di Vatikan,” katanya.

Misa pelantikan Paus Leo XIV akan menandai awal resmi masa kepausan Kardinal Robert Francis Prevost, yang terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik pada tanggal 8 Mei 2025 menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada tanggal 21 April 2025.

Dalam misa tersebut, Paus Leo XIV akan menerima dua benda simbolis sebagai bagian dari tradisi pelantikan.

Misa tersebut diagendakan untuk disaksikan oleh keluarga kerajaan, pemimpin dunia, dan umat Katolik dari berbagai negara.

Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Francis Prevost, menjadi Paus pertama asal Amerika Serikat dan merupakan Paus Ke-267 dalam sejarah Gereja Katolik Roma

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x