Home » Nasional » Ribuan Warga Siap Gelar Aksi Tolak Utang 490 Miliar, Banyuwangi Diambang Krisis Keuangan?

Ribuan Warga Siap Gelar Aksi Tolak Utang 490 Miliar, Banyuwangi Diambang Krisis Keuangan?

- Banyuwangi 19 Jun 2025 380

BANYUWANGI, NASIONAL POS –

Rencana Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menarik pinjaman daerah sebesar 490 miliar rupiah memicu gelombang penolakan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (PUSKAPTIS) yang secara resmi menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada Kapolresta Banyuwangi.

Dalam surat resmi tersebut, PUSKAPTIS menyampaikan bahwa kebijakan penarikan utang tersebut tercantum dalam dokumen Perubahan Anggaran Sementara (PAK) 2025. Mereka menilai langkah tersebut tidak bijak, mengingat kondisi masyarakat Banyuwangi yang masih terhimpit secara ekonomi. Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disebut masih berjuang untuk bangkit, sehingga kebijakan ini dinilai tidak berpihak pada rakyat. Kamis (19/6/2025).

Baca Juga :  Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB) Dewan Pimpinan Cabang Magelang Raya Gelar Matrikulasi AD/RT GRIB jaya Oleh Ketua DPD Jawa Tengah

Direktur Puskaptis, Mohamad Amrullah, S.H., M.Hum, menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar aksi damai bertajuk “Menolak Banyuwangi Bangkrut (Hutang 490 Miliar)” pada hari Kamis, 26 Juni 2025. Aksi ini direncanakan dimulai pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Keduyunan. Peserta aksi diperkirakan mencapai lima ribu orang yang akan membawa berbagai alat peraga seperti megaphone, dump truk, sepeda motor, serta spanduk dan banner sebagai bentuk ekspresi protes.

Baca Juga :  PP PPM Cetak Sejarah, Hadirkan Andhika Gatot Setiawan Pelaku Longmarrch 1400Km di Peringatan Harvetnas 2025

Sasaran aksi ini mencakup beberapa kantor pemerintahan penting di Kabupaten Banyuwangi, termasuk kantor DPRD, kantor Pemerintah Daerah, kantor BAPENDA, kantor BPKAD, dan pendopo kabupaten. Massa aksi akan menyuarakan penolakan mereka terhadap kebijakan utang yang dianggap bisa membawa daerah ke jurang kebangkrutan.

PUSKAPTIS menekankan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap masa depan Banyuwangi. Mereka berharap DPRD dan Pemkab membuka ruang dialog dengan masyarakat serta mempertimbangkan kembali keputusan penarikan utang yang dinilai sarat risiko terhadap keberlanjutan keuangan daerah.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di HUT ke-81 RI, FSAB Menyerukan Untuk Bersatu dan Berkarya Bagi Kemajuan Bangsa

dito

17 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Pada Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada tahun ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.   Sebuah perjalanan panjang yang dipenuhi dengan perjuangan, pengorbanan, serta tekad untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo …

Wali Kota Lubuk Linggau Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

Andi Ledi Lubuk Linggau

17 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026, di Lapangan Juara, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat, diikuti jajaran Pemerintah Kota Lubuk Linggau serta peserta lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa …

MBG : Jangan Jadi Karpet Merah Korporasi, Petani Banyuwangi Jangan Jadi Penonton

- Banyuwangi

15 Agu 2026

BANYUWANGI, MASIONALPOS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi peluang ekonomi raksasa bagi petani, peternak, pembudidaya ikan dan nelayan Banyuwangi. Namun tanpa kebijakan tegas, peluang tersebut justru berpotensi menjadi karpet merah bagi korporasi dan distributor besar dari luar daerah. Pemkab Banyuwangi jangan sampai hanya menjadi penonton ketika uang program pemerintah …

Jajaran Pemkot Lubuk Linggau Hadiri dan Ikuti Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Andi Ledi Lubuk Linggau

14 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda),  H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Jumat (14/8/2026). Baca Juga :  Tingkatkan Keterampilan …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

x
x