- NasionalDesa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???
- daerahWali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0
- daerahIPAL Tidak sesui Sop, Puskesmas Cililin Verifikasi SLHS SPPG Batulayang
- daerahPanitia Musda Ke-III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Bara
- Top NewsKapolres Sumenep Sidak Minyakita di Pasar Anom Sumenep, Pastikan Stok Aman dan Harga Cukup Stabil

Nasab PKI Vs Nasab Pejuang
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)
Dalam ajaran Islam, tidak disebutkan secara eksplisit bahwa nasab otomatis pengaruhi perilaku seseorang. Al Quran menekankan pada ketakwaan, keimanan dan amal shaleh agar seseorang menjadi mulia. Karena itu, para Nabi dan Rasul memberi teladan untuk berdoa kepada Allah SWT agar dianugerahi keturunan yang shaleh. Seperti Nabi Ibrahim AS berdoa “Wahai Rabb-ku, berilah aku keturunan yang shalih” (QS. Ash Shaffat,Ayat 100).
Untuk mencetak manusia mulia, maka Islam memberikan tuntunan, dimana peran keluarga menjadi sangat penting. Apa yang dilakukan anak adalah meniru orang terdekatnya (ayah dan ibu). Maka, Rasulullah Muhammad SAW bersabda. “Siapa saja yang mengatakan kepada anak kecil. ‘kemarilah aku beri sesuatu’ Namun dia tidak memberinya, maka itu adalah suatu kedustaan” (HR Ahmad).
Seseorang bisa menjadi mulia atau sebaliknya, menjadi pendusta, zalim, sombong dan berperilaku buruk, maka disitu ada andil keluarga atau orang terdekat yang membimbing dan memberi contoh semasa kecil.
Lantas, bagaimana jika hal tersebut dikaitkan dengan perilaku pemimpin negeri ini?
Jokowi Nasab PKI?
Dalam buku ‘Jokowi Undercover”, penulis Bambang Tri menyebut Jokowi keturunan PKI (Partai Komunis Indonesia). Hal itu diperkuat dengan pernyataan sesepuh Solo, Usman Amirodin dalam tayangan youtube di channel Balige Academi. Usman secara jelas menyebut bahwa kedua orang tua Jokowi itu kader PKI, bahkan ibunya seorang aktivis Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) yang merupakan underbow PKI. Meski Jokowi yang lahir tahun 1961 bukan PKI, namun Usman yakin jika ideologi Jokowi adalah PKI.
Namun, hal itu sudah pernah dibantah pihak Jokowi. Pertanyaannya, mengapa dibantah? Tentu karena Jokowi menganggap bahwa PKI itu adalah organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan sudah pasti menjadi musuh bangsa ini. Bukti sejarah menunjukkan. Betapa PKI telah membantai para ulama dan TNI, baik dalam peristiwa Madiun 1948 maupun G30 S PKI dan lainnya.
Tentu beda, jika Jokowi disebut keturunan Kyai dari NU (Nahdlatul Ulama) atau keturunan Ulama Muhammadiyah atau organisasi Islam lainnya. Tentu dengan senang hati Jokowi akan membenarkan. Bahkan saat ada yang menyebut Jokowi memenuhi syarat menjadi nabi (Nauzubillahiminzalik), Jokowi tak bereaksi.
Namun, dari sikap dan perilaku Jokowi, baik semasa menjadi Presiden maupun setelahnya, tentu publik bisa menilai apakah benar Jokowi itu lahir dan besar dari lingkungan PKI atau tidak? Faktanya, Jokowi dikenal suka bohong, mulai dari mobil esemka, penciptaan 10 juta lapangan kerja, anak-anaknya tak akan terjun politik dan lainnya hingga BEM UI (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia) menyematkan Jokowi sebagai The King Of Lip Service (Raja Bohong), Jokowi pun menjadi nominasi pemimpin terkorup oleh OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project)
Bahkan, catatan hitam Jokowi sebagai pelanggar HAM (Hak Asasi Manusia) juga terlihat dari perlakuannya terhadap para aktivis dan ulama yang dianggap lawan dipenjara. Tercatat korban kriminalisasi Jokowi, seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Habib Rizieq, Munarman, Bambang Tri, Gus Nur dan lainnya hingga pembunuhan 6 laskar FPI. Belum lagi sejumlah kasus lainnya, seperti kasus Rempang, kasus 22 Mei pasca Pilpres 2019, kasus Kanjuruhan dan sejumlah kasus megakorupsi yang terungkap di era Prabowo saat ini. Adapun kasus yang diduga melibatkan Jokowi dan keluarganya (KKN), sudah dilaporkan aktivis ‘98’ Ubedillah Badrun ke KPK, namun belum diproses. Begitupun kasus dugaan ijazah palsu Jokowi yang belum tuntas.
Untuk kasus kriminalisasi ulama dan dugaan pembunuhan 6 Laskar FPI mengingatkan publik pada kekejaman PKI masa lalu.
Belum lagi soal dugaan rekayasa hukum untuk Gibran anaknya bisa menduduki kursi Wapres. Soal Gubran sendiri, publik masih meyakini jika Gibran pemilik akun Fufufafa di Kaskus yang menghina Prabowo.
Dari fakta itu semua, maka publik bisa menilai apakah benar Jokowi lahir dan dibesarkan dari keluarga PKI?
Nasab Pejuang
Terlepas dari pro kontra soal karakter mantan pemimpin negeri lainnya. Secara umum bisa kita saksikan bagaimana gaya memimpin mereka yang lahir dari keluarga pejuang.
Gus Dur adalah cucu dari pendiri NU yang juga pejuang, KH. Hasyim Asy’ari. Dia dikenal sangat demokratis dan tak satupun pengkritiknya yang dibungkam atau dpenjarakan. Bahkan, demi kemaslahatan bangsa, Gus Dur tak memberi perlawanan pasca lengser dari tampuk kekuasaan, meski jutaan pendukungnya siap membela.
Begitupun dengan Megawati, selalu bersikap ksatria dan menghindari pelanggaran konstitusi, seperti saat Mega menolak Jokowi tiga periode dan perpanjangan masa jabatan. Selain itu, Mega tak memanfaatkan jabatan Presiden untuk mengerahkan aparat agar mendukungnya saat Pilpres 2004. Diapun tak memaksakan sang anak Puan Maharani untuk merebut tahta Presiden maupun Wapres, meski Puan sudah memiliki pengalaman cukup baik di legislatif maupun eksekutif.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), cucu dari tokoh militer pembasmi PKI, Sarwo Edhie Wibowo. AHY mantan militer yang dikenal intetelek seperti sang ayah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berusaha menjaga etika dan demokrasi. AHY tak memanfaatkan posisi sang ayah saat menjabat Presiden untuk merebut tahta tertinggi di negeri ini.
Anies Rasyid Baswedan merupakan cucu dari pahlawan nasional Abdurrahman Baswedan. Anies dikenal sosok cerdas dan menjaga etika dan integritas. Meski, sempat difitnah dan akan dipenjarakan terkait kasus Formula E oleh rezim Jokowi, namun mantan Gubernur DKI bisa lolos karena memang tak ada bukti. Selama menjadi Gubernur DKI dan menjabat Menteri Pendidikan, Anies menghormati para pengkritiknya dan tetap konsisten menjaga integritas, etika dan adab.
Prabowo adalah putera dari Soemitro Djodjohadikusumo, begawan ekonomi yang juga eks Menteri Perekonomian dan Menteri Riset dan Tekhnologi. Prabowo eks Danjen Kopassus hingga kini berusaha menjaga etika dan demokrasi. Tekadnya untuk berantas korupsi dinilai belum maksimal, lantaran masih dikelilingi ‘orang bermasalah’ termasuk para pembantu dan Wapresnya yang dianggap anak haram konstitusi.
Wallahu alam bissawab.
(tulisan ini digali dari beragam sumber)
- Banyuwangi
22 Apr 2026
Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026). Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa …
Admin Redaksi
21 Apr 2026
Pesisir Barat NASIONALPOS.com – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …
- Banyuwangi
20 Apr 2026
Banyuwangi ,Nasionalpos.com – Aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi. Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda …
Dhio Justice Law
18 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …
21 Nov 2024 1.717 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.408 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.290 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.226 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.221 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.183 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.088 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.