- daerahKlarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama
- HeadlineKetum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas
- Top NewsWali Kota Lubuk Linggau Ambil Rapor Anak, Dukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah
- Top NewsSekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih
- Top NewsStaf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau

Mahasiswa Lebih Cerdas Dibandingkan Tim Ekonomi Prabowo
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)
NasionalPos.com, Jakarta – Publik Tanah Air dibuat kecewa sekaligus sedih dan prihatin atas fakta yang terungkap dari hasil riset peneliti asal Republik Ceko, Vit Machacek dan Martin Srholek tentang ketidakjujuran akademik. Indonesia juara kedua dalam publikasi artikel ilmiah pada jurnal predator setelah Kazakstan. Hasil riset itu menemukan banyak artikel akademik Indonesia diterbitkan pada jurnal predator antara tahun 2015 – 2017.
Untuk diketahui, jurnal predator adalah publikasi ilmiah yang tidak memenuhi standar etika dan kualitas penulisan ilmiah. Jurnal ini tidak menerapkan standar ilmiah untuk memastikan kualitas, validasi dan orisinalitas karya sebelum dipublikasi atau dikenal publik dengan istilah jurnal ‘abal-abal’.
Bagi kalangan akademisi atau peneliti, publikasi karya ilmiah di sebuah jurnal itu penting. Tujuannya untuk memberikan referensi bagi siapapun yang menyusun karya ilmiah dengan tema yang sama atau yang ada hubungannya. Selain itu, bagi kalangan dosen bisa bertujuan untuk memenuhi syarat memangku jabatan akademik, syarat untuk program beasiswa, dan sertifikasi.
Belakangan, muncul kabar yang tampaknya bisa mengobati kekecewaan dan rasa sedih publik soal nasib pendidikan Tanah Air. Betapa tidak, ternyata Mahasiswa (civitas akademika) Indonesia itu jauh lebih cerdas dari orang-orang yang mengklaim diri hebat dan punya prestasi bagi negeri, seperti Tim Ekonomi Prabowo yang kini berkuasa.
Tagar #KaburAjaDulu
Pada Februari 2025 lalu, publik ramai membincangkan soal kemunculan tagar #KaburAjaDulu yang merupakan ekspresi kekecewaan anak-anak muda soal mahalnya biaya pendidikan Tanah Air. Para anak muda dan mahasiswa tentu tidak asal ‘bunyi’, mereka menjadi korban mahalnya biaya pendidikan sementara ketersediaan lapangan kerja minim.
Para mahasiswa dan anak muda khawatir akan masa depannya jika biaya pendidikan tinggi, sementara lapangan kerja tak tersedia. Jika, anak-anak muda tak punya kualitas pendidikan yang baik, maka itu berarti masa depan bangsa ini bisa dipastikan hancur dan Indonesia Emas tahun 2045 benar-benar hanya slogan atau ‘omon-omon’.
Faktanya, biaya pendidikan tinggi memang tak terhindarkan dengan kebijakan PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum). Dalam kebijakan ini, memberikan otonomi penuh bagi Perguruan Tinggi Negeri (milik pemerintah) termasuk menentukan besaran biaya kuliah dengan kata lain kampus-kampus negeri berubah jadi perusahaan yang berorientasi pada bisnis atau mengejar keuntungan materi. Tak sedikit mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi terancam drop out (DO) hanya karena tak mampu bayar kuliah.
Di sisi lain, lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) telah memprediksi tingkat pengangguran di Indonesia pada 2025 mencapai 5 persen. Indonesia posisi kedua tertinggi di Asia setelah Cina yang diproyeksi 5,3 persen.
Data dari World Economic Outlook edisi April 2025, IMF mencatat trend pengangguran (unemployment rate) terus naik. Pada tahun 2024 lalu 4,9 persen naik pada 2025 menjadi 5,0 dan diprediksi tahun depan menjadi 5,3 persen.
Dari data itu, maka publik bisa memaklumi mengapa anak-anak muda dan mahasiswa khawatir akan masa depannya hingga memunculkan tagar #KaburAjaDulu. Bukan sekadar permakluman, tapi publik juga menilai anak-anak muda dan mahasiswa ternyata jauh lebih cerdas dari Tim Ekonomi Prabowo.
Anak Buah Prabowo Dukung #KaburAja Dulu ?
Tagar #KaburAjaDulu yang ramai di sosial media saat itu mendapat respon dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan. Pada acara Kumparan Economic Insight Navigating Uncertainty, Steering Growth di Jakarta, Rabu (19 Februari 2025), Luhut mengklaim Indonesia baik-baik saja dan tak perlu ada yang pergi keluar negeri.
“Jadi kalau ada yang bilang itu Indonesia gelap, yang gelap kau bukan Indonesia. Jadi kita jangan terus mengklaim anak-anak muda pergi saja,” kata Luhut. justru
Namun belakangan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding justru mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk bekerja ke luar negeri. “Dialog saya saat seminar dengan mahasiswa Undip (Universitas Diponegoro), tidak ada pernyataan mengusir atau memaksa masyarakat bekerja diluar negeri. Saya mengatakan ada 1,6 juta job order diluar negeri, dan ini kesempatan mahasiswa dan masyarakat untuk mengisi lowongan ini,” kata Karding di Bandara Soetta, Minggu (29 Juni 2025).
Karding menjelaskan banyak keuntungan bekerja diluar negeri, selain gaji besar, memperluas jaringan, transfer skill dan lainnya. Ia menyebut gaji perawat di Jepang sebesar Rp25 juta dan gaji sebesar itu bisa dikumpulkan selama 5 bulan bekerja di Jakarta.
Dari pernyataan Menteri P2MI itu, maka publik bisa menilai bahwa tampaknya kini pembantu Presiden Prabowo akhirnya mendukung tagar #KaburAjaDulu. Meski sebelumnya, Ketua DEN, Luhut Binsar Panjaitan keberatan dengan tagar #KaburAjaDulu yang dimotori para anak muda dan mahasiswa. Bahkan, Luhut mengklaim Indonesia baik-baik saja, sehingga tak perlu kabur ke luar negeri.
Kalau sudah begini, publik pun bisa menilai bahwa ternyata mahasiswa itu jauh lebih cerdas dari Tim Ekonomi Presiden Prabowo. Mahasiswa bahkan bisa memprediksi kondisi ekonomi Tanah Air akan semakin terpuruk dan berdampak pada pendidikannya. Karena itu, mahasiswa ingin kabur ke luar negeri sebagai solusi mengatasi masalah. Mahasiswa bukan kabur sebagai pengecut, tapi kabur dan akan kembali ke Tanah Air dengan menyandang gelar akademis yang bisa membanggakan dan mengabdi pada negeri.
Wallahualam bissawab.
(Tulisan ini digali dari beragam sumber)
Primadoni,SH
19 Jun 2026
Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …
dito
19 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta. Pada kegiatan ini, Letjen …
dito
15 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya. Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …
dito
14 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat. Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …
dito
12 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini, Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
21 Nov 2024 1.970 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.565 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.411 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.358 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.324 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.286 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.179 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.