- NasionalAWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers
- HeadlinePemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia
- TNI-POLRIPuskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi
- daerahDinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026
- daerahAktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I

Mahasiswa Lebih Cerdas Dibandingkan Tim Ekonomi Prabowo
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)
NasionalPos.com, Jakarta – Publik Tanah Air dibuat kecewa sekaligus sedih dan prihatin atas fakta yang terungkap dari hasil riset peneliti asal Republik Ceko, Vit Machacek dan Martin Srholek tentang ketidakjujuran akademik. Indonesia juara kedua dalam publikasi artikel ilmiah pada jurnal predator setelah Kazakstan. Hasil riset itu menemukan banyak artikel akademik Indonesia diterbitkan pada jurnal predator antara tahun 2015 – 2017.
Untuk diketahui, jurnal predator adalah publikasi ilmiah yang tidak memenuhi standar etika dan kualitas penulisan ilmiah. Jurnal ini tidak menerapkan standar ilmiah untuk memastikan kualitas, validasi dan orisinalitas karya sebelum dipublikasi atau dikenal publik dengan istilah jurnal ‘abal-abal’.
Bagi kalangan akademisi atau peneliti, publikasi karya ilmiah di sebuah jurnal itu penting. Tujuannya untuk memberikan referensi bagi siapapun yang menyusun karya ilmiah dengan tema yang sama atau yang ada hubungannya. Selain itu, bagi kalangan dosen bisa bertujuan untuk memenuhi syarat memangku jabatan akademik, syarat untuk program beasiswa, dan sertifikasi.
Belakangan, muncul kabar yang tampaknya bisa mengobati kekecewaan dan rasa sedih publik soal nasib pendidikan Tanah Air. Betapa tidak, ternyata Mahasiswa (civitas akademika) Indonesia itu jauh lebih cerdas dari orang-orang yang mengklaim diri hebat dan punya prestasi bagi negeri, seperti Tim Ekonomi Prabowo yang kini berkuasa.
Tagar #KaburAjaDulu
Pada Februari 2025 lalu, publik ramai membincangkan soal kemunculan tagar #KaburAjaDulu yang merupakan ekspresi kekecewaan anak-anak muda soal mahalnya biaya pendidikan Tanah Air. Para anak muda dan mahasiswa tentu tidak asal ‘bunyi’, mereka menjadi korban mahalnya biaya pendidikan sementara ketersediaan lapangan kerja minim.
Para mahasiswa dan anak muda khawatir akan masa depannya jika biaya pendidikan tinggi, sementara lapangan kerja tak tersedia. Jika, anak-anak muda tak punya kualitas pendidikan yang baik, maka itu berarti masa depan bangsa ini bisa dipastikan hancur dan Indonesia Emas tahun 2045 benar-benar hanya slogan atau ‘omon-omon’.
Faktanya, biaya pendidikan tinggi memang tak terhindarkan dengan kebijakan PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum). Dalam kebijakan ini, memberikan otonomi penuh bagi Perguruan Tinggi Negeri (milik pemerintah) termasuk menentukan besaran biaya kuliah dengan kata lain kampus-kampus negeri berubah jadi perusahaan yang berorientasi pada bisnis atau mengejar keuntungan materi. Tak sedikit mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi terancam drop out (DO) hanya karena tak mampu bayar kuliah.
Di sisi lain, lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) telah memprediksi tingkat pengangguran di Indonesia pada 2025 mencapai 5 persen. Indonesia posisi kedua tertinggi di Asia setelah Cina yang diproyeksi 5,3 persen.
Data dari World Economic Outlook edisi April 2025, IMF mencatat trend pengangguran (unemployment rate) terus naik. Pada tahun 2024 lalu 4,9 persen naik pada 2025 menjadi 5,0 dan diprediksi tahun depan menjadi 5,3 persen.
Dari data itu, maka publik bisa memaklumi mengapa anak-anak muda dan mahasiswa khawatir akan masa depannya hingga memunculkan tagar #KaburAjaDulu. Bukan sekadar permakluman, tapi publik juga menilai anak-anak muda dan mahasiswa ternyata jauh lebih cerdas dari Tim Ekonomi Prabowo.
Anak Buah Prabowo Dukung #KaburAja Dulu ?
Tagar #KaburAjaDulu yang ramai di sosial media saat itu mendapat respon dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan. Pada acara Kumparan Economic Insight Navigating Uncertainty, Steering Growth di Jakarta, Rabu (19 Februari 2025), Luhut mengklaim Indonesia baik-baik saja dan tak perlu ada yang pergi keluar negeri.
“Jadi kalau ada yang bilang itu Indonesia gelap, yang gelap kau bukan Indonesia. Jadi kita jangan terus mengklaim anak-anak muda pergi saja,” kata Luhut. justru
Namun belakangan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding justru mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk bekerja ke luar negeri. “Dialog saya saat seminar dengan mahasiswa Undip (Universitas Diponegoro), tidak ada pernyataan mengusir atau memaksa masyarakat bekerja diluar negeri. Saya mengatakan ada 1,6 juta job order diluar negeri, dan ini kesempatan mahasiswa dan masyarakat untuk mengisi lowongan ini,” kata Karding di Bandara Soetta, Minggu (29 Juni 2025).
Karding menjelaskan banyak keuntungan bekerja diluar negeri, selain gaji besar, memperluas jaringan, transfer skill dan lainnya. Ia menyebut gaji perawat di Jepang sebesar Rp25 juta dan gaji sebesar itu bisa dikumpulkan selama 5 bulan bekerja di Jakarta.
Dari pernyataan Menteri P2MI itu, maka publik bisa menilai bahwa tampaknya kini pembantu Presiden Prabowo akhirnya mendukung tagar #KaburAjaDulu. Meski sebelumnya, Ketua DEN, Luhut Binsar Panjaitan keberatan dengan tagar #KaburAjaDulu yang dimotori para anak muda dan mahasiswa. Bahkan, Luhut mengklaim Indonesia baik-baik saja, sehingga tak perlu kabur ke luar negeri.
Kalau sudah begini, publik pun bisa menilai bahwa ternyata mahasiswa itu jauh lebih cerdas dari Tim Ekonomi Presiden Prabowo. Mahasiswa bahkan bisa memprediksi kondisi ekonomi Tanah Air akan semakin terpuruk dan berdampak pada pendidikannya. Karena itu, mahasiswa ingin kabur ke luar negeri sebagai solusi mengatasi masalah. Mahasiswa bukan kabur sebagai pengecut, tapi kabur dan akan kembali ke Tanah Air dengan menyandang gelar akademis yang bisa membanggakan dan mengabdi pada negeri.
Wallahualam bissawab.
(Tulisan ini digali dari beragam sumber)
- Banyuwangi
02 Mei 2026
Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …
ardi
01 Mei 2026
Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
21 Nov 2024 1.768 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.438 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.318 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.256 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.243 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.203 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.107 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.