Home » Headline » Sekda DKJ, Marullah Timbulkan Potensi Perpecahan Warga Jakarta?

Sekda DKJ, Marullah Timbulkan Potensi Perpecahan Warga Jakarta?

ridwan umar 23 Okt 2025 844

NasionalPos.com, Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DK Jakarta Marullah Matali dianggap memicu potensi perpecahan warga. Isu tersebut makin mencuat pasca gelaran Kongres Istimewa Masyarakat Kaum Betawi (MKB) yang dipimpin Marullah pada 18 Oktober 2025 lalu.

“Ya, Kongres MKB yang dipimpin Pak Sekda, Marullah pada 18 Oktober kemarin itu jelas berdampak pada potensi perpecahan warga Jakarta. Makanya, ada 19 Ormas Betawi yang menolak tapi Marullah tetap menggelar kongresnya,” jelas Mujahidin, Ketua Umum Generasi Muda Islam (Gemuis) Betawi, Rabu (22/10/2025) di Jakarta.

Menurut Mujahidin, potensi perpecahan itu terjadi lantaran adanya upaya Marullah dan sejumlah pihak yang mengambil alih pembentukan Lembaga Adat Masyarakat (LAM) Betawi melalui Kongres ke-2 MKB yang dimotori Marullah.

Padahal, LAM Betawi merupakan program Ormas Betawi yang mendukung Paslon Pramono Anung – Rano Karno saat gelaran Pilkada DKI 2024.

“Jadi, kami dari Ormas-ormas pendukung Mas Pram dan Bang Dul pada Pilkada 2024 lalu sudah membuat kesepakatan tertulis dengan Mas Pram saat Pilkada bahwa jika beliau menang, maka akan mendukung semua program untuk kesejahteraan warga Betawi. Nah, ide itu dituangkan dalam kesepakatan tertulis dan ditanda tangani sendiri oleh Mas Pram sebagai bentuk keseriusan dan komitmen Mas Pram dan Bang Dul yang sudah menjabat Gubernur dan Wagub DKI. Program itu berbentuk LAM Betawi. Jadi, intinya LAM Betawi itu komitmen Mas Pram dan Bang Dul bersama Ormas Betawi yang mendukungnya saat Pilkada DKI dan tidak boleh dijalankan oleh Ormas yang tidak mendukungnya. Sementara, Pak Marullah bersama beberapa pihak dari Ormas lain tidak mendukung Mas Pram dan Bang Dul saat Pilkada, kok tiba-tiba Marullah gelar kongres istimewa dan hasilnya membentuk LAM Betawi? Inilah yang timbulkan potensi perpecahan dan ganggu stabilitas Ibukota, padahal Pak Presiden Prabowo dan juga Gubernur DKI sudah berpesan agar kita semua menjaga kerukunan,” beber Mujahidin.

Ketum Gemuis Betawi, Mujahidin saat memberikan bingkisan sembako kepada warga

Mujahidin pun menyayangkan Marullah yang nota bene menjabat Sekda DKI justru mengambil langkah yang berpotensi menimbulkan perpecahan warganya.

Baca Juga :  Memahami Polemik Perpol 10/2025: Solusi Hukum yang Ideal

“Pak Marullah inikan pejabat Sekda DKI, harusnya menjadi motor utama ciptakan ketenangan dan kedamaian, bukan sebaliknya. Apalagi, MKB ini tidak berbadan hukum tapi bisa gelar kongres sampai dua kali? harusnya Pak Marullah paham soal aturan dan semua yang terkait legalitas organisasi dan memberi contoh yang baik kepada warga Jakarta,” imbuh Mujahidin.

Baca Juga :  592 Narapidana di Lapas Banyuwangi Terima Remisi Umum Kemerdekaan, 6 Langsung Bebas

Sementara itu, Marullah menepis isu tersebut. Menurutnya. Tidak ada perpecahan melainkan sekedar perbedaan cara pandang semata.

“Anda dan saya kan pasti ada perbedaan, Tidak ada manusia yang sama, itu wajar. Jadi, tidak ada itu perpecahan,” jelas Marullah saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Rabu (22/10/2025) malam.

“Saat ini posisi kita sedang dalam kondisi yang sangat baik. Sama sekali tidak ada perpecahan, pertengkaran maupun perselisihan. Kalaupun terjadi “perbedaan”, itu masih sangat wajar sekali. Saya kira pasti terjadi dimana-mana. Bukan hanya di teman-teman kami di Betawi. Kita semua bertekad agar Betawi Guyub, rempug, kompak dan bersahabat sampai kapanpun juga. Itu menjadi modal dasar kami untuk memberikan support dan dukungan kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah. Mohon ini menjadi perhatian kawan2 media serta semua pihak untuk menyongsong Jakarta menjadi “Global City”,” tulis Marullah melalui WhatsApp. (rid)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

x
x