Home » Nasional » daerah » Copot Kepala Panti sosial Bina Laras Harapan 1, Di duga Membiarkan Petugas PJLP Pelaku penganiayaan dan Dugaan Pembunuhan Penghuni Panti Sosial

Copot Kepala Panti sosial Bina Laras Harapan 1, Di duga Membiarkan Petugas PJLP Pelaku penganiayaan dan Dugaan Pembunuhan Penghuni Panti Sosial

dito 20 Nov 2025 522

NasionalPos.com, Jakarta-

Kasus dugaan kekerasan dan pelecehan berat dan dugaan pembunuhan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di lingkungan Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1, Cengkareng, Jakarta Barat yang di lakukan oleh oknum petugas panti dengan korban 4 org yakni Yoel, Yadi, Rojak dan Jodi, meskipun keadaanya telah membaik dan kasus ini sempat memicu keprihatinan masyarakat.

Namun realitanya hingga sekarang masalah tersebut tidak mendapatkan respon dari pihak terkait baik dari inspektorat, kepolisian, maupun dari Gubernur DKI Jakarta, demikian disampaikan oleh Abdurauf Haulany ketua MPI KNPI DKI Jakarta kepada wartawan, Kamis, 20 November 2025 di Jakarta.

” Terkait kasus tersebut, kami sangat berharap kepala panti harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut, kalau perlu di copot dari jabatannya dan pelakunya harus di pecat dan dihukum sesuai dgn ketentuan yang berlaku ” ucap Abdurauf Haulany ketua MPI KNPI DKI Jakarta.

Baca Juga :  Pj Gubernur Heru dan Ketua DPRD DKI Resmikan Grha Ali Sadikin

Menurut Abdurauf, meskipun kejadiannya sudah beberapa waktu yang lalu, namun janganlah kemudian terkesan di petieskan, bahkan terkesan di tutupi, padahal kasus tersebut tidak boleh di abaikan aspek hukum atau tindak pidananya yang tidak boleh hilang atau tidak boleh di abaikan karena peristiwa ini terkait adanya unsur kejahatan kemanusiaan.

” Ya, mau tidak mau pelakunya, selain di pecat juga harus di penjarakan donk, sedangkan kepala Panti Sosial nya harus di pecat, tapi dia juga bisa di pidanakan terkait sikap dia, yang di duga melakukan pembiaran berlangsung nya kejadian tersebut, serta di duga menutupi kejahatan tersebut, ini langkah sangat perlu di lakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai suatu tindakan penegakan hukum di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, ” tukas Abdurauf Haulany.

Baca Juga :  Pemprov DKI Bangun Rusun di Tanjung Priok, Alternatif Hunian Layak untuk Warga

 

Tidak hanya itu, lanjut Abdurauf, keberadaan petugas PJLP di lingkungan panti tersebut harus juga dievaluasi karena ditemukan adanya dugaan banyak PJLP yang bernuansa kekerabatan dan KKN.

” Ya, harapan kami, kejadian ini harus segera di usut tuntas oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai langkah penegakan hukum dan perlindungan bagi penderita disabilitas mental yang bertempat tinggal di Panti Sosial di Jakarta ini, para penderita disabilitas mental itu bukan obyek penderita, tapi mereka juga sesama manusia yang harus di lindungi oleh negara yang notabene adalah pemprov DKI Jakarta, ” pungkas Abdurauf Haulany ketua MPI KNPI DKI Jakarta

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026

Suryana Korwil Jabar

30 Apr 2026

Bandung, NasionalPos.com – Dinas Perpustakaan Kota Bandung menggelar Gala Final Pemilihan Duta Baca Kota Bandung 2026 dengan mengusung tema “Peran Strategis Duta Baca dalam Pengembangan Budaya Literasi di Lingkup Keluarga”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Balairung Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis (30/04/2026). Acara tersebut di hadiri oleh Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan …

Aktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I

Suryana Korwil Jabar

30 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Komisi I DPRD Kota Bandung menerima dua audiensi dari perwakilan warga, di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Bandung, Rabu, 29 April 2026. Penerimaan audiensi itu dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, dan dihadiri Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md., Ir. H. Kurnia …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Komisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster

Admin Redaksi

29 Apr 2026

  Jakarta,Nasionalpis.com JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Melati, mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) khusus pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL). Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap berbagai persoalan di sektor kelautan yang berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan dan pembudidaya. Melati menegaskan, pembentukan Panja merupakan bentuk keseriusan Komisi IV dalam menampung serta menindaklanjuti aspirasi …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

x
x