Home » Headline » Antisipasi Monopoli di Usaha Transportasi online, POI Usulkan Peran Pemda di atur dalam Perpres Ojol

Antisipasi Monopoli di Usaha Transportasi online, POI Usulkan Peran Pemda di atur dalam Perpres Ojol

dito 22 Nov 2025 445

NasionalPos.com, Jakarta-

Rumor akuisisi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) oleh Grab makin santer terdengar. Hal ini menjadi sorotan kalangan driver ojek online (ojol). Saat ini GOTO satu-satunya unicorn asli Indonesia tersisa.

Ketua Umum Organisasi Persahabatan Ojek Online Indonesia (POI) Oky mengungkapkan rencana merger perusahaan platform Grab dan Gojek tersebut berpotensi merugikan pengemudi ojol.

“Karena otomatis pengemudi yang telah mempunyai aplikasi Grab dan Gojek tidak bisa lagi menggunakan dua aplikasi tersebut dalam pekerjaannya sehari-hari mencari orderan,” ungkap Oky kepada wartawan, Sabtu, 22 November 2025 di Jakarta.

Jika itu terjadi, lanjut Oky, maka pengemudi hanya bisa mengandalkan satu aplikasi saja dalam memperoleh orderan yang berdampak pada berkurangnya pendapatan dibandingkan sebelum merger. Saat ini saja pendapatan pengemudi ojol tidak menentu per hari.

“Belum lagi dikurangi biaya bensin, pulsa, paket data, parkir, suku cadang kendaraan, dan biaya lainnya. Ditambah lagi potongan platform” ujarnya.

Contoh lainnya adalah saat terjadinya merger di tahun 2021 antara Gojek dengan Tokopedia yang menghasilkan GoTo. Pasca-merger tersebut, pengemudi ojol kehilangan insentifnya saat mengerjakan pengantaran barang layanan GoSend Sameday.

Baca Juga :  Langkah Terobosan Kinerja 100 Hari PJ Gubernur Heru Budi Hartono, Bisa Jadi Modal Benahi & Bangun Jakarta

Sebelum merger, pengemudi mendapatkan insentif sebesar Rp 10.000 untuk 5 kali pengantaran. Namun pasca merger, pengemudi hanya mendapatkan Rp 5.000. Ini berarti pengemudi hanya mendapatkan setengah dari upah yang sebelumnya dia bisa bawa pulang.

Kemudian untuk pengantaran sebanyak 10 kali, sebelum merger pengemudi memperoleh insentif sebesar Rp 45.000. Namun setelah merger, penghasilan pun melorot menjadi Rp 20.000.

“Dari sini bisa terlihat dengan jelas bahwa bukan hanya terjadi pengurangan penghasilan ojol, tapi juga semakin banyak pengiriman yang dikerjakan, justru penghasilan juga akan semakin berkurang. Berturut-turut bisa terlihat pengurangannya dari 50% untuk 5 pengantaran, kemudian 55% untuk 10 pengantaran,” tutur Oky.

Oleh karena itu, sambung Oky, untuk mengantisipasi terjadinya monopoli dalam ekosistem penyelenggaraan transportasi digital, sebagai dampak dari akuisisi gojek oleh grab, di perlukan langkah dengan menghadirkan negara dalam hal ini adalah pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat,

Baca Juga :  Menang Praperadilan, KPK Segera Tuntaskan Kasus PT ASDP

Bisa menjadi pemain dalam ekosistem penyelenggaraan transportasi digital melalui pembentukan Badan Layanan Umum ( BLUD )Daerah Bidang Transportasi Digital berbasis koperasi, sebagai wahana untuk memberdayakan Kesejahteraan ojol dan sekaligus untuk sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah.

” Ini merupakan langkah strategis membendung monopoli sekaligus memberdayakan Kesejahteraan Ojol di setiap daerah, knp harus BLUD berbasis koperasi? Sebab BLUD itu terdapat unsur pelayanan, dan unsur sosial nya, seperti Puskesmas itu bentuk BLUD di bidang kesehatan, yang tidak semata mata cari keuntungan finansial.” Ungkap Oky.

Sedangkan, imbuh Oky, BLUD Bidang transportasi online berbasis koperasi, selain memberdayakan Kesejahteraan ojol maupun sumber pendapatan daerah, juga sebagai sarana peningkatan penataan dan pelayanan transportasi online terhadap konsumen.

“Untuk itu POI mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto, agar memasukkan salah satu klausul di Perpres Ojol, yakni tentang peranan pemerintah daerah sebagai pemain dalam ekosistem penyelenggaraan transportasi digital melalui pembentukan Badan Layanan Umum Daerah berbasis koperasi,” tutupnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

x
x