Home » Nasional » Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

dito 24 Nov 2025 387

NasionalPos.com, Jakarta-

Perombakan personalia birokrasi di kalangan Pemprov DKI Jakarta menjadi bagian dari konsolidasi internal dalam rangka reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta.

 

Namun dalam realitanya proses seleksi pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta justru terindikasi adanya dugaan kecurangan atau skandal permainan yang di lakukan oknum para pejabat lama.

 

Sehingga dengan fenomena tersebut nampaknya di duga telah menjebak Gubernur Pramono dalam kebijakan pengangkatan maupun pelantikan personil pejabat SKPD, demikian disampaikan oleh Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan, di sela-sela Seminar “Korupsi Pejabat dilingkungan SKPD” Senin, 24 November 2025

 

” Pelantikan serentak pejabat Pemda DKI Jakarta saat ini sudah berlangsung dalam dua Kloter pertama berjumlah 1.800 dan dan kloter ke dua berjumlah 600-an, dan kemungkinan akan ada pelantikan serentak di kloter ke 3 bisa di pertengahan Desember atau awal Januari 2026,” ungkap Rudy Darmawanto SH

 

Akan tetapi, lanjut Rudy, dirinya mencermati bahwa pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi ideal sesuai persyaratan pengangkatan seorang pejabat, namun kenyataannya hal itu tidak terjadi, justru yang muncul formasi yang sesuai keinginan pesanan sejumlah oknum mantan pejabat internal Pemda DKI Jakarta.

Baca Juga :  Di Acara Digication Batch 4 UICI, Diperkenalkan Metaverse sebagai Bagian Perkuliahan

 

“Kondisi tersebut sesuai dengan hasil penelusuran Poros Rawamangun, yang mencium adanya dugaan permainan Mafia Jabatan yang Terstruktur Sistematis dan massif hingga Level bawah ” Tukas Rudy.

 

Indikasi tersebut, sambung Rudi, semakin nyata ketika muncul adanya ungkapan di kalangan birokrasi di Pemprov DKI Jakarta, bahwa tidak ada Pelantikan tanpa MAHAR dan tidak ada pelantikan tanpa indos atau gerbong dari salah satu oknum pejabat tersebut.

 

“Sehingga pejabat yang dilantik sebelumnya sudah bisa diduga siapa untuk apa dan pegang jabatan apa dan secara management pemerintahan situasi seperti sangat membahayakan Gubernur dalam melakukan pengawasan dan kontrol kebijakan” tandas Rudy

 

Tidak hanya itu, imbuh Rudy, implikasi adanya dugaan praktek kecurangan tersebut, menimbulkan fenomena bahwa tidak mungkin seorang ASN Pemprov DKI Jakarta yang mempunyai prestasi akan mendapatkan reward atau penghargaan jabatan yg baik apabila tidak dalam lingkaran gerbong oknum pejabat tersebut dan juga tidak ada mahar dari calon pejabat tersebut.

 

“Berapa banyak pejabat yang punya prestasi cemerlang hanya menjadi pejabat setingkat eselon 3 mentok dan dimutasi ke tempat itu itu saja bahkan di seting untuk menjadi publik enemy alias musuh bersama ” tegas Rudy.

Baca Juga :  Arogansi Gaya Hedonistik Istri Oknum Polisi Harus Ditindak Sebelum Viral

 

Kemudian, tambah Rudy, berapa banyak kasus pelanggaran disiplin berat dan atau tindak kriminal cukup di 86 kan ditingkatkan pengawasan dan hingga hari ini aman dan masalah nya terpendam, semua itu di abaikan,

Namun kenyataannya mereka yang punya duit dan punya koneksi dengan para pejabat senior, mereka yang meraih jabatan baru, meskipun mereka tanpa prestasi, tanpa dedikasi dan tanpa loyalitas kepada Gubernur Pramono Anung.

 

Lebih lanjut Rudy juga mengingatkan bahwa apabila Kondisi terus di biarkan berlangsung, maka sangat membahayakan bagi semakin menyuburkan Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Pemprov DKI Jakarta.

 

” Oleh karena itu kami sangat berharap agar Gubernur Pramono Anung segera menyadari kondisi tersebut, dan kemudian bersama anggota komisi A DPRD DKI Jakarta, melakukan monitoring evaluasi yang sangat ketat terutama di Badan Kepegawaian Daerah, untuk mencegah dan bahkan memberantas dugaan adanya mafia jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta “pungkas Rudy Darmawanto SH

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

x
x