Home » Nasional » Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

dito 24 Nov 2025 429

NasionalPos.com, Jakarta-

Perombakan personalia birokrasi di kalangan Pemprov DKI Jakarta menjadi bagian dari konsolidasi internal dalam rangka reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta.

 

Namun dalam realitanya proses seleksi pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta justru terindikasi adanya dugaan kecurangan atau skandal permainan yang di lakukan oknum para pejabat lama.

 

Sehingga dengan fenomena tersebut nampaknya di duga telah menjebak Gubernur Pramono dalam kebijakan pengangkatan maupun pelantikan personil pejabat SKPD, demikian disampaikan oleh Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan, di sela-sela Seminar “Korupsi Pejabat dilingkungan SKPD” Senin, 24 November 2025

 

” Pelantikan serentak pejabat Pemda DKI Jakarta saat ini sudah berlangsung dalam dua Kloter pertama berjumlah 1.800 dan dan kloter ke dua berjumlah 600-an, dan kemungkinan akan ada pelantikan serentak di kloter ke 3 bisa di pertengahan Desember atau awal Januari 2026,” ungkap Rudy Darmawanto SH

 

Akan tetapi, lanjut Rudy, dirinya mencermati bahwa pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi ideal sesuai persyaratan pengangkatan seorang pejabat, namun kenyataannya hal itu tidak terjadi, justru yang muncul formasi yang sesuai keinginan pesanan sejumlah oknum mantan pejabat internal Pemda DKI Jakarta.

Baca Juga :  Putusan Sengketa Lahan tanah 52 H di Manggalla Makasar Sulsel dan Dugaan Pelanggaran Hukum serta Tindak Pidana Korupsi

 

“Kondisi tersebut sesuai dengan hasil penelusuran Poros Rawamangun, yang mencium adanya dugaan permainan Mafia Jabatan yang Terstruktur Sistematis dan massif hingga Level bawah ” Tukas Rudy.

 

Indikasi tersebut, sambung Rudi, semakin nyata ketika muncul adanya ungkapan di kalangan birokrasi di Pemprov DKI Jakarta, bahwa tidak ada Pelantikan tanpa MAHAR dan tidak ada pelantikan tanpa indos atau gerbong dari salah satu oknum pejabat tersebut.

 

“Sehingga pejabat yang dilantik sebelumnya sudah bisa diduga siapa untuk apa dan pegang jabatan apa dan secara management pemerintahan situasi seperti sangat membahayakan Gubernur dalam melakukan pengawasan dan kontrol kebijakan” tandas Rudy

 

Tidak hanya itu, imbuh Rudy, implikasi adanya dugaan praktek kecurangan tersebut, menimbulkan fenomena bahwa tidak mungkin seorang ASN Pemprov DKI Jakarta yang mempunyai prestasi akan mendapatkan reward atau penghargaan jabatan yg baik apabila tidak dalam lingkaran gerbong oknum pejabat tersebut dan juga tidak ada mahar dari calon pejabat tersebut.

 

“Berapa banyak pejabat yang punya prestasi cemerlang hanya menjadi pejabat setingkat eselon 3 mentok dan dimutasi ke tempat itu itu saja bahkan di seting untuk menjadi publik enemy alias musuh bersama ” tegas Rudy.

Baca Juga :  Satgas Yonif 122/TS Gerak Cepat Atasi Masyarakat Yang Sakit di Daerah Perbatasan

 

Kemudian, tambah Rudy, berapa banyak kasus pelanggaran disiplin berat dan atau tindak kriminal cukup di 86 kan ditingkatkan pengawasan dan hingga hari ini aman dan masalah nya terpendam, semua itu di abaikan,

Namun kenyataannya mereka yang punya duit dan punya koneksi dengan para pejabat senior, mereka yang meraih jabatan baru, meskipun mereka tanpa prestasi, tanpa dedikasi dan tanpa loyalitas kepada Gubernur Pramono Anung.

 

Lebih lanjut Rudy juga mengingatkan bahwa apabila Kondisi terus di biarkan berlangsung, maka sangat membahayakan bagi semakin menyuburkan Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Pemprov DKI Jakarta.

 

” Oleh karena itu kami sangat berharap agar Gubernur Pramono Anung segera menyadari kondisi tersebut, dan kemudian bersama anggota komisi A DPRD DKI Jakarta, melakukan monitoring evaluasi yang sangat ketat terutama di Badan Kepegawaian Daerah, untuk mencegah dan bahkan memberantas dugaan adanya mafia jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta “pungkas Rudy Darmawanto SH

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

x
x