Home » Nasional » Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

Poros Rawamangun Desak Gubernur Pramono Anung & Komisi A DPRD DKI Jakarta segera Brantas Mafia Jabatan

dito 24 Nov 2025 531

NasionalPos.com, Jakarta-

Perombakan personalia birokrasi di kalangan Pemprov DKI Jakarta menjadi bagian dari konsolidasi internal dalam rangka reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta.

 

Namun dalam realitanya proses seleksi pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta justru terindikasi adanya dugaan kecurangan atau skandal permainan yang di lakukan oknum para pejabat lama.

 

Sehingga dengan fenomena tersebut nampaknya di duga telah menjebak Gubernur Pramono dalam kebijakan pengangkatan maupun pelantikan personil pejabat SKPD, demikian disampaikan oleh Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan, di sela-sela Seminar “Korupsi Pejabat dilingkungan SKPD” Senin, 24 November 2025

 

” Pelantikan serentak pejabat Pemda DKI Jakarta saat ini sudah berlangsung dalam dua Kloter pertama berjumlah 1.800 dan dan kloter ke dua berjumlah 600-an, dan kemungkinan akan ada pelantikan serentak di kloter ke 3 bisa di pertengahan Desember atau awal Januari 2026,” ungkap Rudy Darmawanto SH

 

Akan tetapi, lanjut Rudy, dirinya mencermati bahwa pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi ideal sesuai persyaratan pengangkatan seorang pejabat, namun kenyataannya hal itu tidak terjadi, justru yang muncul formasi yang sesuai keinginan pesanan sejumlah oknum mantan pejabat internal Pemda DKI Jakarta.

Baca Juga :  Pemkab Pesisir Selatan Genjot Hilirisasi Gambir, Targetkan Jadi Pusat Ekspor Global

 

“Kondisi tersebut sesuai dengan hasil penelusuran Poros Rawamangun, yang mencium adanya dugaan permainan Mafia Jabatan yang Terstruktur Sistematis dan massif hingga Level bawah ” Tukas Rudy.

 

Indikasi tersebut, sambung Rudi, semakin nyata ketika muncul adanya ungkapan di kalangan birokrasi di Pemprov DKI Jakarta, bahwa tidak ada Pelantikan tanpa MAHAR dan tidak ada pelantikan tanpa indos atau gerbong dari salah satu oknum pejabat tersebut.

 

“Sehingga pejabat yang dilantik sebelumnya sudah bisa diduga siapa untuk apa dan pegang jabatan apa dan secara management pemerintahan situasi seperti sangat membahayakan Gubernur dalam melakukan pengawasan dan kontrol kebijakan” tandas Rudy

 

Tidak hanya itu, imbuh Rudy, implikasi adanya dugaan praktek kecurangan tersebut, menimbulkan fenomena bahwa tidak mungkin seorang ASN Pemprov DKI Jakarta yang mempunyai prestasi akan mendapatkan reward atau penghargaan jabatan yg baik apabila tidak dalam lingkaran gerbong oknum pejabat tersebut dan juga tidak ada mahar dari calon pejabat tersebut.

 

“Berapa banyak pejabat yang punya prestasi cemerlang hanya menjadi pejabat setingkat eselon 3 mentok dan dimutasi ke tempat itu itu saja bahkan di seting untuk menjadi publik enemy alias musuh bersama ” tegas Rudy.

Baca Juga :  Amirul Hajj Gelar Rapat Evaluasi, Menag: Siapkan Haji 1444 H sejak Awal

 

Kemudian, tambah Rudy, berapa banyak kasus pelanggaran disiplin berat dan atau tindak kriminal cukup di 86 kan ditingkatkan pengawasan dan hingga hari ini aman dan masalah nya terpendam, semua itu di abaikan,

Namun kenyataannya mereka yang punya duit dan punya koneksi dengan para pejabat senior, mereka yang meraih jabatan baru, meskipun mereka tanpa prestasi, tanpa dedikasi dan tanpa loyalitas kepada Gubernur Pramono Anung.

 

Lebih lanjut Rudy juga mengingatkan bahwa apabila Kondisi terus di biarkan berlangsung, maka sangat membahayakan bagi semakin menyuburkan Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Pemprov DKI Jakarta.

 

” Oleh karena itu kami sangat berharap agar Gubernur Pramono Anung segera menyadari kondisi tersebut, dan kemudian bersama anggota komisi A DPRD DKI Jakarta, melakukan monitoring evaluasi yang sangat ketat terutama di Badan Kepegawaian Daerah, untuk mencegah dan bahkan memberantas dugaan adanya mafia jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta “pungkas Rudy Darmawanto SH

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

x
x