Home » Nasional » Dengan Kehadiran SEJATERA, Ojol Tak Bakal Lagi Jadi Beban Negara

Dengan Kehadiran SEJATERA, Ojol Tak Bakal Lagi Jadi Beban Negara

dito 26 Nov 2025 456

NasionalPos.com, Jakarta- Di dorong oleh suatu kesadaran membangun fondasi ekonomi yang berkeadilan dan mandiri, yang bertumpu pada kekeluargaan, gotong royong, serta kemandirian (berdikari), maka Persahabatan Ojek Online Indonesia (POI) bersama komunitas ojek lainnya yang bersepakat  membentuk Serikat Jasa Angkutan Online Kerakyatan di singkat SEJATERA sebagai wadah pemberdayaan kemandirian dan kesejahteraan Ojek Online,

Maka berinisiatif menggelar kegiatan Konsolidasi Demokratik Untuk Wujudkan Kesejahteraan Dari, Untuk dan Oleh Ojol, dengan Tema “ Ojol Bersatu Untuk Mandiri dan Sejahtera”, pada Rabu, 26 November 2025 di Resto Handayani, Jakarta Timur, demikian di sampaikan Leno Setiawan Juru Bicara SEJATERA kepada wartawan di lokasi kegiatan.

“ Salah satu tujuan di gelarnya kegiatan ini adalah mengelaborasi gagasan tentang arah juang membangun perekonomian berdikari di kalangan ojol, serta juga membangun persaudaraan sejati di kalangan ojol yang berpola saling asah, asih, asuh, dan bergotong-royong untuk terbangunnya Gerakan bersama Terstruktur, Sistematis, Massif dan non partisan bagi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan.”ungkap Leno Setiawan

Acara yang di hadiri sebanyak 40-an orang memenuhi ruangan, datang dari berbagai komunitas Ojol di wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi ini, menghadirkan dua narasumber, yakni Pengagas Sejatera, Ahmad Bakri, S.E., atau akrab disapa Okky, sebagai narasumber pertama, serta pemerhati sektor ojol, Ign Tricahyo, S.Pd, sebagai narasumber kedua.

Dalam paparannya, Oky mengemukakan bahwa selama ini posisi Ojol hanya sebagai obyek penderita dalam penyelenggaraan ekosistem Transportasi online, untuk itu pada kegiatan Konsolidasi Demokratik yang bertemakan Ojol Bersatu untuk Mandiri dan Sejahtera, merupakan wahana guna memperkuat posisi pengemudi ojek online (ojol) sebagai subyek ekonomi mandiri, bukan sekadar mitra kerja platform, melainkan sebagai pelaku ekonomi yang berdaya dan dihargai kemartabatannya.

Baca Juga :  MPLS SMPN 1 Giri, KJJT Banyuwangi Sosialisasikan Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial

“ Ya, di dalam wadah organisasi SEJATERA inilah berbagai potensi yang di miliki Ojol, di berdayakan menjadi Subyek Ekonomi yang mandiri, tidak lagi tergantung pada penghasilannya sebagai ojol saja, melainkan ada potensi sumber penghasilan lain yang dapat di Kelola secara bersama-sama, hasilnya dapat di nikmati bersama, dan berkelanjutan.” Ucap Oky.

Oleh karena itu, lanjut Oky, pihaknya sangat berharap para ojol terutama lady ojol, sudah mulai merubah maidsetnya yang tadinya sangat bergantung dengan penghasilan dari ngebid, berubah untuk memberdayakan potensi kreatifitas maupun inovasi menjadi peluang usaha meraih penghasilan di luar ngebid, melalui berbagai pembekalan pengetahuan, pendampingan, jaringan usaha, permodalan yang di usahakan oleh SEJATERA, kemudian di implementasikan dalam Koperasi maupun UMKM.

“ Tidak hanya itu, SEJATERA juga akan coba mengembangkan ke sektor pemerintahan agar mendapat dukungan untuk merealisasikan langkah kita kedepannya, intinya ojol harus bisa jadi mandiri lewat entrepreneur,” tandasnya.

Sementara itu Ign Tricahyo dalam paparannya mengemukakan selama ini menghantui kalangan ojek online, yakni mengenai pengakuan dan perlindungan negara terhadap ojol yang telah memberikan kontribusi sangat besar bagi negara,

bahkan berkonstribusi meringankan beban negara, baik dari sisi ketenagakerjaan maupun dari sisi pengurangan angka kemiskinan, namun akibat lemahnya perhatian negara  terhadap ojol sehingga saat ini ojol telah menjadi beban negara.

“Saat ini ojol telah menjadi beban negara, akibat kebijakan yang di keluarkan oleh aplikator secara sepihak, yang berdampak pada menurunnya penghasilan Ojol, sehingga mengakibatkan ojol berada dalam kubangan kemiskinan.”ungkap Tricahyo.

Untuk itulah, sambung Ign Tricahyo, sebagai Langkah solusinya dan sekaligus sebagai arah juang  ,arah juang membangun perekonomian berdikari diperlukan suatu konsolidasi Gerakan komunitas ojol yang di pimpin oleh ideologi Pancasila, tentunya dalam konteks implementasinya adalah Demokrasi Ekonomi berdasarkan Pancasila merupakan sistem ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-5 yang menekankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui terbentuknya relasi usaha yang berpola gotong-royong, sekaligus perwujudan demokrasi ekonomi yakni wadah koperasi yang merupakan implementasi dari kolektifitas modal, kolektifitas usaha, dari, untuk dan oleh anggota.

Baca Juga :  206 Organisasi Sektoral Gelar Ultimatum Rakyat Batalkan Perppu UU Cipta Kerja

“ Selain itu, juga di perlukan kehadiran negara bukan hanya sebagai regulator atau wasit, melainkan hadir sebagai pemain atau penyelenggara ekosistem transportasi online, misalnya ada perusahaan bis swasta, dan ada juga bis yang di Kelola negara, ini juga bisa terjadi pada transportasi online, kalau transportasi online di Kelola swasta, maka bisa juga ada transportasi online di Kelola oleh negara, sehingga kawan-kawan Ojol jangan cemas, ketika suatu saat perusahaan aplikator ngambek menarik investasinya, lalu hilanglah lapangan kerja ojol, jangan khawatir negara bisa menggantikannya” Tukas Ign Tricahyo.

Lebih lanjut Ign Tricahyo mengatakan bahwa dirinya sangat sepakat, mendukung dan sangat berharap dengan berdirinya organisasi SEJATERA sebagai wadah yang focus pada pemberdayaan potensi usaha ekonomis, sehingga kemandirian dan kesejahteraan Ojol dapat terwujud, serta tentunya di harapkan SEJATERA dapat memenuhi kebutuhan akan sistem ekonomi yang demokratis bagi ojol, di mana pengemudi punya akses terhadap kepemilikan kolektif, transparansi, kredibel dan akuntabel.

“Dengan kehadiran SEJATERA, Ojol tidak bakal lagi Menjadi Beban Negara, Justru menjadi Kontributor strategis dalam pertumbuhan ekonomi local maupun nasional.”pungkas Ign Tricahyo.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
HUT ke-59 RSIA Restu Ibu, Siapkan Pengembangan Menuju Rumah Sakit Umum

Zulwandi

23 Okt 2026

Padang , Nasionalpos.com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Restu Ibu Kota Padang kembali menggelar kegiatan peringatan ulang tahun setelah sempat terhenti selama beberapa tahun. Momentum ini menjadi langkah awal bagi manajemen untuk mendorong perkembangan rumah sakit menuju pelayanan yang lebih luas, tanpa meninggalkan keunggulan di bidang kesehatan …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

x
x