Home » Headline » Berbagai Komunitas Ojol Gelar Aksi solidaritas Penggalangan Dana bagi Korban Bencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

Berbagai Komunitas Ojol Gelar Aksi solidaritas Penggalangan Dana bagi Korban Bencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

dito 07 Des 2025 212

NasionalPos.com, Jakarta-

Bencana Alam banjir bandang disertai tanah longsor yang melanda Pulau Sumatera meninggalkan pilu yang mendalam. Berbagai aksi sosial dilakukan banyak kalangan demi membantu meringankan beban yang diderita korban bencana, sebagai rasa empati dan kepedulian sesama anak bangsa.

Tak ketinggalan puluhan driver ojek online (Ojol) dari URC Bergerak yang di dalamnya terdapat berbagai komunitas diantaranya Persahabatan Ojek Online Indonesia (POI), Gemsen, Govinda, Korpus, Rescue Aini, URC gojek baruta, KBGG kucing mabes 13, MIF, Geopik, serdadu ranah minang, salinka Minang, Coffee Shelter, bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Minang, juga turun ke jalan melakukan aksi penggalangan Donasi untuk korban bencana di Sumatera, yang di lakukan di Simpang Lampu Merah Golden Boutique Kemayoran, sudah berlangsung sejak Sabtu, 6/21/2025 dan masih berlanjut pada Minggu, 7/12/2025.

“Kami para driver ojek online (Ojol) merasa terpanggil untuk ambil bagian meringankan beban saudara kita di Sumatera dengan cara aksi sosial penggalangan donasi yang kami salurkan langsung melalui organisasi Ikatan Keluarga Minang”. Ucap Oky juru bicara aksi ini yang juga Ketua Umum Persaudaraan Ojek Online Indonesia kepada wartawan, Minggu 7/12/2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Menag Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Gereja Katedral

Menurut Oky, kegiatan Aksi solidaritas ini muncul dari rasa empati atas terjadinya bencana alam banjir bandang di sertai tanah longsor di kawasan beberapa daerah di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh, yang hingga saat ini telah mengakibatkan hilangnya nyawa terhitung sementara hingga ratusan orang, dan hilangnya tempat tinggal serta rusaknya infrastruktur di wilayah tersebut.

“Rasa keprihatinan terhadap para korban yang merupakan saudara sebangsa dan setanah air Indonesia, menggugah para ojol untuk melakukan aksi Penggalangan dana (Charity) ini dilakukan dengan cara pengumpulan dana dari warga pengguna jalan Raya di beberapa titik persimpangan lampu merah, ” tukas Oky

Baca Juga :  Upaya Calon Anggota LSF Realisasi Visi-Misi Dipertanyakan

Adapun, lanjut Oky, aksi ini di selenggarakan dengan membuat team pengumpulan dana di setiap Lampu Merah, yang di awali di lakukan di kawasan Kemayoran Jakarta pusat, dan akan terus berlanjut ke beberapa titik yang lain.

Lebih lanjut Oky menjelaskan bahwa Dalam melakukan aksi ini pihaknya tetap menerapkan prinsip humanis, tidak memaksa dan juga tidak menggangu arus lalu lintas,

dengan aksi ini, insyaallah Bersama-sama menjemput kebaikan, dengan meringankan beban saudara kita yang terkena musibah,

“Di kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri, dari Kapolri, Kapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Pusat hingga Kapolsek Kemayoran dan Dinas sosial Provinsi DKI Jakarta yang telah mengijinkan penyelenggaraan aksi ini , terima kasih juga kepada masyarakat pengguna jalan yang telah iklas memberikan rejeki nya untuk meringankan korban Bencana Alam di Provinsi Sumatra Utara Sumatra Barat dan Aceh ” pungkas Oky.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x