Home » Nasional » Perjalanan Karir I Made Cahyana Negara, Menginspirasi Generasi Muda Banyuwangi.

Perjalanan Karir I Made Cahyana Negara, Menginspirasi Generasi Muda Banyuwangi.

- Banyuwangi 12 Des 2025 377

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

I Made Cahyana Negara bukan nama yang asing bagi masyarakat Bumi Blambangan. Dia merupakan putra asli Banyuwangi kelahiran Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro yang lahir pada 04 Maret 1979 atau 46 tahun lalu.

Ia mengawali karier politik dari tingkat bawah sebagai Ketua Ranting Desa Ketapang, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kalipuro, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan menjadi Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banyuwangi sejak tahun 2014 sampai saat ini.

Sebagai anggota legislatif, Mas Made sapaan akrabnya terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi di usia relatif muda yaitu 30 tahun atau pada periode 2009-2014. Kemudian di periode kedua (2014-2019), ketiga (2019-2024) dan keempat (2024-2029), dia diamanahi sebagai ketua DPRD Banyuwangi.

Sosok I Made Cahyana Negara sangat low profil. Dia tidak pernah membedakan kawan maupun lawan, semua kalangan dirangkulnya. Hampir setiap hari, baik dirumahnya maupun dikantornya selalu kebanjiran tamu. Semua masyarakat bisa menemui dengan mudah tanpa ada protokoler.

Berdasarkan hal tersebut, tak heran jika PDIP memberikan kepercayaan untuk kali ketiga menjadi ketua DPRD Banyuwangi. Ia juga merupakan figur sentral yang memiliki pengalaman panjang dalam dinamika legislatif di Banyuwangi. Tidak hanya menunjukkan stabilitas kepemimpinan, tetapi juga membawa pesan penting bahwa Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini masih melihat Made sebagai pilihan terbaik untuk mengawal kebijakan daerah, menjaga keseimbangan politik, serta merangkul berbagai aspirasi yang muncul di tengah masyarakat. Jumat (12/12).

Baca Juga :  Warga Desa Kohod mendapat bantuan pengelolaan Air Bersih dari PT.Synopex Tirta Indonesia

Selama dua periode sebelumnya, ketika menjadi ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDIP Banyuwangi, ia menunjukkan kemampuan untuk menjembatani kepentingan berbagai pihak, baik kepentingan internal partai, kepentingan internal di dalam DPRD maupun eksternal dengan eksekutif dan masyarakat. Konsistensinya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama dalam sektor pembangunan, kesejahteraan, dan ekonomi, menjadi modal besar yang membuat dirinya terus dipercaya oleh partai dan kolega politiknya.

Selain itu, dia memiliki pemahaman mendalam terkait berbagai isu strategis di Banyuwangi, kemampuan dalam membaca dinamika politik lokal, menghadapi tantangan kebijakan, serta menjaga harmonisasi antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) dan menjaga sinergitas sesama partai politik parlemen maupun non parlemen menjadi kunci sukses dalam dua periode sebelumnya. Dengan situasi politik yang terus berkembang, konsistensi Made menunjukkan bahwa stabilitas di pucuk pimpinan legislatif dan pimpinan partai politik daerah adalah faktor penting dalam menjaga kesinambungan program-program strategis yang sudah berjalan.

Banyaknya suara dari akar rumput yang memberikan dukungan terhadap I Made Cahyana Negara, untuk kembali memimpin DPC PDIP Kabupaten Banyuwangi. Hampir mayoritas kader dan anggota partai menilai Made sebagai figur yang telah teruji melalui berbagai dinamika organisasi dan tantangan politik yang tidak ringan. Alasan mereka memilih Made karena terbukti mampu membawa roda organisasi tetap solid meski menghadapi situasi yang pada periode sebelumnya disebut “sangat berat”. Namun demikian, seluruh proses kepartaian dapat diselesaikan dengan baik.

Hal ini menunjukkan bahwa baik di internal partai maupun eksternal partai I Made Cahyana Negara merupakan pemimpin yang humble dan komunikatif. Selain itu, Made bukan hanya sekadar politisi, tetapi juga pejabat publik yang memiliki konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Kiprahnya di dunia politik lokal menunjukkan bagaimana ia berdedikasi penuh untuk membesarkan partai sekaligus menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Praktisi Hukum : Putusan MKMK Tidak Penuhi Ekspetasi Publik & Masih Sisakan Persoalan Di tubuh MK

Tak heran jika dirinya merupakan salah satu role model generasi muda Banyuwangi. Rekam jejak dan perjalanan karirnya sangat menginspirasi, maka sangatlah pantas jika I Made Cahyana Negara kembali dipercaya untuk memimpin DPC PDIP Banyuwangi. Posisinya yang saat ini menjadi Ketua DPRD Banyuwangi untuk periode ketiga seharusnya juga diikuti dengan kepercayaan untuk menjadi ketua DPC di periode yang ketiga juga.

Penulis berpendapat jika I Made Cahyana Negara layak untuk memimpin DPC PDIP Banyuwangi, karena dia orang yang konsisten menjadi sosok pejuang rakyat, menjaga idealisme partai, sekaligus berpengalaman menjaga dinamika perjalanan demokrasi di Kabupaten Banyuwangi.

“Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa”. Peribahasa itu tepat untuk menggambarkan ketokohan I Made Cahyana Negara untuk mencetak sejarah sebagai satu-satunya tokoh yang berhasil tiga kali menjadi ketua DPRD dan nantinya tiga kali menjadi ketua DPC PDIP Banyuwangi. Jika dalam istilah sepakbola hal semacam itu disebut Hattrick, seperti ketika klub sepak bola Real Madrid yang menjuarai Liga Champions Eropa selama tiga musim berturut-turut.

Penulis: Bondan Madani Ketua Umum Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Hari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.   Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …

Poros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …

Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

x
x