- HeadlineTransisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif
- NasionalDugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian
- daerahBeri Motivasi dan Edukasi, Waka Polres Pesisir Barat Pimpin Upacara Bendera di MAN 1 Pesisir Tengah
- daerahAhli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA
- daerahKNPI Kota Padang Sukses Gelar RAPIMPURDA XVI, Matangkan Persiapan Musda

Pesan NU Circle untuk Presiden Prabowo: Hasil TKA Jeblok Berdampak pada Rp1.123,4 triliun Potensi Kerugian Negara
Jakarta,NasionalPos – Masyarakat Profesional Santri kembali mengingatkan Presiden Prabowo Subianto tentang buruknya hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang menunjukkan rendahnya kompetensi literasi dan numerasi anak Indonesia.
Buruknya kompetensi ini menyebabkan negara berpotensi mengalami kerugian secara ekonomi finansial sebesar Rp224,7 triliun per tahun atau Rp1.123,4 triliun selama lima tahun hingga 2029.
Peringatan ini disampaikan Wakil Ketua Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) Ahmad Rizali dalam renungan akhir tahun 2025 di Jakarta, Jumat (26/12/2025).
“Ini peringatan serius untuk Presiden Prabowo. Jika Presiden masih menyepelekan urusan literasi dan numerasi siswa Indonesia, ingat kerugian ekonomi Indonesia sebesar Rp224,7 triliun per tahun. Artinya selama periode kepemimpinan Prabowo, selama lima tahun, bisa tembus Rp1.123,4 triliun. Menteri Keuangan Purbaya juga harus melihat fakta ini. ‘Kas negara’ bisa digerogoti oleh rendahnya nalar siswa,” tegas Ahmad Rizali.
Angka yang disampaikan Ahmad Rizali merujuk laporan dari World Literacy Foundation tahun 2022. Dalam laporan berjudul The Economic and Social Cost of Illiteracy tersebut, kerugian akibat illiteracy (buta membaca dan buta matematika) diasumsikan sebesar 1,2% dari GDP Indonesia.
Indonesia dikategorikan sebagai negara emerging (menuju negara maju) dengan GDP sebesar USD 1,121 triliun (tahun 2022). Tahun 2025, GDP Indonesia naik sebesar USD 1,54 triliun. Perhitungan ini berdasarkan formula yang direkomendasikan UNESCO dan digunakan WLF dalam menyusun laporan.
Ahmad Rizali menilai, pemerintahan Presiden Prabowo belum melakukan revolusi pendidikan atau perubahan secara mendasar untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah kebijakan revolusioner di bidang pendidikan. Bukan kebijakan tambal sulam. Anggaran untuk melakukan perubahan mendasar itu tersedia dan dijamin UUD 1945 sebesar 20% dari APBN. Sayangnya anggaran tersebut dibelokkan untuk program makan bergizi. Pemerintah masih memprioritaskan isi perut bergizi tapi isi otak tetap saja kurang gizi,” imbuhnya.
Ahmad Rizali tidak menolak program MBG. Seharusnya, katanya, program isi perut bergizi harus paralel dengan program isi otak bergizi. Jangan sampai badan sehat, nalarnya stunting. “Ini jauh lebih berbahaya,” sergahnya.
Menurutnya, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sedang melakukan kebijakan terobosan bernama pembelajaran mendalam atau deep learning.
“Kebijakan pembelajaran mendalam boleh jadi bisa menjadi solusi jangka panjang asalkan dipraktikkan secara nyata di dalam kelas. Bukan hanya dibahas dalam seminar dan Diklat saja,” katanya.
Dampak Ekonomi Akibat Illiterasi
Selama reformasi, menurut Ahmad Rizali, siswa Indonesia mengalami buta membaca dan buta matematika secara serius hingga hari ini. Bahkan program Merdeka Belajar yang digadang bisa memerdekakan buta membaca dan buta matematika, ketika diuji dalam Tes Kompetensi Akademik, hasilnya semakin jeblok.
Buta membaca bukan berarti buta huruf. Buta matematika juga bukan siswa tidak menguasai operasi matematika (tambah kurang kali bagi) secara sederhana. Illiterasi baik membaca maupun matematika ditafsirkan sebagai ketidakmampuan menggunakan keterampilan membaca, menulis, dan numerasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Dampaknya tidak hanya personal tetapi meluas ke keluarga, komunitas, dan ekonomi nasional secara keseluruhan,” imbuh Rizali.
Kerugian ekonomi Indonesia akibat terpuruknya kompetensi literasi dan numerasi siswa Indonesia mencakup hal-hal antara lain efisiensi tenaga kerja, produktivitas, dan peluang pertumbuhan ekonomi yang hilang karena rendahnya keterampilan literasi di populasi.
Menurut World Literacy Foundation, orang atau pekerja yang berliterasi rendah cenderung memiliki pendapatan 30-42% lebih rendah dibandingkan pekerja yang berliterasi tinggi. Pekerja yang berliterasi rendah juga menyebabkan produktivitas perusahaan menurun serta berbiaya tinggi.
Pekerja berliterasi rendah menyebabkan terjadinya loss bisnis dan manajemen. Perusahaan dan organisasi menghadapi biaya operasional lebih tinggi akibat kekeliruan komunikasi, waktu yang hilang, dan biaya pelatihan berulang.
Tak hanya itu, pekerja berliterasi rendah juga akan meningkatkan biaya sosial. Pekerja berliterasi rendah cenderung menghadapi masalah kesehatan dan masalah lain akibat tidak memahami informasi medis, nutrisi atau panduan kesehatan. Hal ini akan meningkatkan biaya kesehatan pekerja.
Orang berliterasi rendah juga lebih rentan tidak bisa keluar dari siklus kemiskinan. Mereka kesulitan memperoleh pekerjaan bernilai tambah tinggi dan pendapatan yang lebih stabil. Rendahnya literasi juga berakibat pada terjadinya ketidaksetaraan sosial, selalu bergantung pada bantuan sosial, dan berpotensi pada meningkatnya tindak kriminalitas.
Ahmad Rizali meminta Presiden Prabowo segera mengeluarkan Instruksi Presiden tentang peningkatan kompetensi literasi dan numerasi dengan anggaran setara dengan anggaran MBG atau berbagi dengan anggaran MBG.
“MBG harus berbagi anggaran untuk menyehatkan nalar dan otak siswa. Jangan sampai badan sehat, nalar sakit. Inpres peningkatan mutu literasi dan numerasi adalah kebijakan revolusioner,” tandasnya.
Sementara itu, World Literacy Foundation merekomendasikan selain pendidikan anak dalam meningkatkan literasi membaca dan matematika secara sungguh-sungguh (dan revolusioner), penting juga dilakukan program literasi dewasa dan pendidikan orang tua.
Intervensi dini terhadap anak yang berisiko tidak literat juga harus dilakukan baik melalui taman bacaan anak maupun program remedial. Lembaga internasional itu juga meminta negara mengalokasikan anggaran yang cukup untuk program peningkatan literasi dan numerasi ini serta melibatkan kaum perempuan dan anak di daerah terpencil dan terluar.(*)
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim. Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …
- Banyuwangi
19 Okt 2026
Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …
dito
17 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional. Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
dito
13 Okt 2026
NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …
21 Nov 2024 2.486 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.908 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.660 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.657 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.557 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.515 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.331 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.