Home » Top News » Audit BPK Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana BOS di SMPN H Wukirsari Musirawas

Audit BPK Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana BOS di SMPN H Wukirsari Musirawas

Admin Redaksi 31 Jan 2026 231

Nasionalpos.com/MUSI RAWAS — Dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri H Wukirsari, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi sorotan publik setelah hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 mengindikasikan adanya potensi kerugian keuangan negara hingga ratusan juta rupiah. Dugaan ini mencuat terkait pengelolaan Dana BOS Tahun Anggaran 2024 dan 2025.

 

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, hasil klarifikasi, serta data audit BPK, dugaan permasalahan tersebut dinilai melibatkan lemahnya pengawasan, pengendalian, dan pembinaan oleh sejumlah pihak terkait dalam pengelolaan Dana BOS di satuan pendidikan tersebut.

 

Dalam temuan audit BPK Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025, disebutkan beberapa poin krusial. Pertama, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Musi Rawas dinilai tidak optimal dalam mengawasi serta mengendalikan pengelolaan kas bendahara pengeluaran dan penerimaan Dana BOS. Kedua, Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas selaku pengguna anggaran dan tim pelaksana BOS dianggap kurang cermat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan belanja Dana BOS. Ketiga, Kepala SMPN H Wukirsari sebagai penanggung jawab satuan pendidikan disebut tidak menjalankan tugas secara maksimal dalam menguji tagihan belanja Dana BOS. Selain itu, Bendahara BOS SMPN H Wukirsari dinilai tidak cermat dalam mengikuti ketentuan pertanggungjawaban pengelolaan Dana BOS.

 

Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan, terlebih berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan pada Kamis (29/1/2026), ditemukan kondisi sarana dan prasarana sekolah yang rusak. Beberapa bagian plafon dan atap bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan parah, bahkan ditumbuhi rumput liar, sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Baca Juga :  Relawan Guru Ngaji Sumenep Dukung Fauzi - Kiai Imam Hasyim ( FAHAM )

 

Berdasarkan data yang dihimpun, Dana BOS SMPN H Wukirsari tergolong cukup besar. Pada Tahap I Tahun 2025, dengan jumlah siswa penerima sebanyak 397 orang dan pencairan pada 23 Januari 2025, sekolah menerima dana sebesar Rp218.350.000. Dana tersebut dialokasikan antara lain untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler sebesar Rp39.535.000, asesmen dan evaluasi pembelajaran Rp20.247.000, administrasi kegiatan sekolah Rp35.285.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp4.830.000, langganan daya dan jasa Rp3.343.000, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp44.910.000, serta pembayaran honor Rp70.200.000.

 

Sementara pada Tahap II Tahun 2025, dengan jumlah siswa penerima yang sama dan pencairan pada 27 Agustus 2025, Dana BOS digunakan antara lain untuk penerimaan peserta didik baru Rp2.225.000, pengembangan perpustakaan Rp21.835.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp65.325.000, asesmen pembelajaran Rp7.619.900, administrasi kegiatan sekolah Rp35.232.500, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp11.890.000, langganan daya dan jasa Rp3.572.600, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp450.000, serta pembayaran honor Rp70.200.000.

 

Adapun pada Tahun Anggaran 2024, Tahap I dengan jumlah siswa penerima 408 orang dan pencairan 18 Januari 2024, sekolah menerima dana Rp224.400.000. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengembangan perpustakaan Rp16.172.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp31.460.950, asesmen pembelajaran Rp17.558.400, administrasi kegiatan sekolah Rp22.440.566, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp8.080.000, langganan daya dan jasa Rp3.428.084, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp18.960.000, penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp29.400.000, serta pembayaran honor Rp76.100.000.

Baca Juga :  Pemkot Lubuk Linggau Peringati Harlah Pancasila 2026

 

Pada Tahap II Tahun 2024, Dana BOS kembali dicairkan pada 9 Agustus 2024 dengan total Rp224.400.000, yang digunakan antara lain untuk penerimaan peserta didik baru Rp7.085.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp68.990.000, asesmen pembelajaran Rp31.137.766, administrasi kegiatan sekolah Rp25.822.300, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp18.440.000, langganan daya dan jasa Rp3.624.934, serta pembayaran honor Rp69.300.000.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut hasil audit tersebut.

 

Catatan Redaksi:

Seluruh informasi terkait dugaan penyimpangan dalam pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil audit resmi negara, analisis data, serta pengamatan di lapangan. Berita ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak mana pun. Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi memberikan hak jawab dan ruang klarifikasi kepada seluruh pihak terkait untuk menyampaikan tanggapan resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.pungkas nya (Revi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Poros Rawamangun Desak PT Moya Indonesia Bertanggung jawab Atas Kecelakaan kerja Karyawannya, & Minta Said Iqbal Tidak Cari Panggung

dito

15 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari lalu terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban merupakan pekerja subkontraktor PT Moya Indonesia yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi pipa air bersih di dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Pintu III TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026 pekan lalu. Insiden tersebut bermula ketika …

Ketua TP PKK Hadiri Kegiatan Pentas Seni Momentum Matamuda MAN 2 Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Ketua TP PKK Kota Lubuk Linggau, Hj Risca Priba Ayu mengunjungi kegiatan pentas seni, PKK Peduli dan Stop Bullying pada acara Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 2, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Hj Risca Priba Ayu menyatakan apresiasinya terhadap MAN 2 Lubuk Linggau yang telah melaksanakan MPLS/Matamuda dengan penuh kreativitas dan kegiatan positif …

Wali Kota Pimpin Rapat Revitalisasi Pasar Bukit Sulap dan Pasar Satelit

Andi Ledi Lubuk Linggau

14 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat memimpin rapat pembahasan rencana revalitalisasi Pasar Bukit Sulap dan Pasar Satelit di Op Room Dayang Torek Lt. 3 Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Selasa (14/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan revitalisasi pasar merupakan upaya …

Wali Kota Tinjau Kegiatan MPLS di SMAN 1 Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

14 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat meninjau kegiatan MPLS di SMA N 1 Kota Lubuk Linggau di Jalan Garuda Kelurahan Pelita Jaya, Senin (13/7/2026). Hadir mendampingi Asisten I, H Heri Zulianta, Inspektur Inspektorat, Erwin Armeidi, Kadisdikbud, Achmad Asril, Kadis Kominfo, Ervan Affansyah, Kasat Pol PP, Fahrijal Raharja, Kadishub, Hendra Gunawan serta pejabat lainnya. …

SIKAP POLITIK NEGARA : ANTI KAPITALISME-NEO LIBERALISME.

dito

13 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan Oleh : Kristiya Kartika *)   Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato resmi di acara Hari Koperasi Nasional ke 79 di Gelora Bung Karno, 12 Juli 2026, harus diinterpretasikan sebagai Pernyataan Politik Resmi Negara.   Kalimat-kalimat Presiden yang substansinya menyatakan bahwa kita harus menyadari Kapitalisme/Neo Liberalisme yang selama ini sudah …

Wawako Lubuk Linggau Pimpin Rakor Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal

Admin Redaksi

08 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, memimpin rapat koordinasi dan inventarisasi Objek Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kota Lubuk Linggau yang berlangsung di Op Room Lantai 3 Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Rabu (8/7/2026). Rapat tersebut digelar sebagai upaya Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam mengidentifikasi, mendata, dan melindungi berbagai potensi kekayaan intelektual …

x
x