- HeadlineRUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan
- Top NewsStaf Ahli I Ikuti Rapat Tindak Lanjut Hasil SPI 2025
- Top NewsPemkot Lubuk Linggau Gelar Sholat Istisqo
- HeadlineHasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto
- NasionalInvestasi Masa Depan Jadi Lebih Mudah, Aman, dan Terjangkau, BRI Dorong Nasabah Manfaatkan Fitur Emas di Qita.

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki
Oleh: Ridwan Umar
(Sekjen Garda Bumiputera)
NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi.
Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite.
Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang ia hadir lewat proyek besar, impor pangan, konsesi lahan, hingga kebijakan yang perlahan membuat rakyat kehilangan kemampuan untuk mandiri. Rakyat dibuat sibuk bertahan hidup, sementara sumber daya nasional dikendalikan oleh kelompok yang sama dari waktu ke waktu.
Di titik inilah pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi lebih dari sekadar sektor ekonomi. Ia adalah alat perlawanan.
Sawah yang produktif sejatinya lebih berbahaya bagi oligarki dibanding ribuan slogan politik. Petani yang mandiri jauh lebih sulit dikendalikan dibanding rakyat yang hidup dari bantuan sesaat. Nelayan yang kuat tidak mudah tunduk pada permainan mafia impor. Peternak yang mampu menguasai pasar lokal adalah ancaman bagi kartel pangan yang selama ini hidup dari ketergantungan nasional.
Masalah terbesar Indonesia bukan karena rakyat malas bekerja. Masalahnya adalah struktur ekonomi yang membuat rakyat terus bergantung.
Ketika pupuk dikendalikan,
harga ditentukan tengkulak,
laut dikuasai korporasi,
dan pangan bergantung impor,
maka yang tumbuh bukan kemandirian, melainkan ketakutan kolektif.
Rakyat akhirnya dipaksa hidup dalam logika:
cukup bertahan hari ini, urusan besok belakangan.
Inilah ekosistem ideal bagi oligarki.
Karena rakyat yang lapar mudah diarahkan.
Rakyat yang miskin mudah dibeli.
Dan rakyat yang bergantung akan selalu takut melawan.
Maka gerakan ekonomi rakyat seharusnya tidak lagi dipahami sekadar program UMKM seremonial atau slogan “cinta produk lokal.” Ini adalah perjuangan merebut kembali kedaulatan ekonomi nasional dari cengkeraman elite yang terlalu lama menikmati negara.
Sudah saatnya desa tidak hanya menjadi lumbung suara saat pemilu, tetapi menjadi pusat produksi nasional.
Sudah waktunya anak muda tidak terus didorong menjadi pemburu kerja semata, melainkan pencipta kekuatan ekonomi baru melalui pertanian modern, peternakan terpadu, dan industri perikanan berbasis teknologi.
Karena bangsa yang kuat bukan bangsa yang gaduh di media sosial, melainkan bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri tanpa bergantung pada permainan pasar global dan kepentingan segelintir elite.
Oligarki selalu takut pada satu hal:
rakyat yang mandiri secara ekonomi.
Sebab ketika rakyat mulai mampu menguasai tanahnya, pangannya, pasarnya, dan distribusinya sendiri, maka politik uang perlahan kehilangan daya tawarnya.
Dan mungkin di situlah revolusi Indonesia yang sesungguhnya akan lahir:
bukan dari istana,
tetapi dari sawah, kandang, dan laut yang kembali dikuasai rakyatnya sendiri. (X)
dito
01 Sep 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …
dito
31 Agu 2026
NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026). Kelima nama tersebut sesuai dengan …
- Banyuwangi
30 Agu 2026
Banyuwangi, Nasionalpos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Melalui aplikasi super (super apps) Qita, BRI dengan aplikasinya Qita mempermudah nasabah dalam mengelola keuangan serta investasi jangka panjang, salah satunya dengan cara layanan investasi emas digital yang praktis, mudah, aman, dan terjangkau. …
dito
29 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan, Sedangkan manfaat utama Muktamar …
dito
28 Agu 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026. Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …
Andi Ledi Lubuk Linggau
28 Agu 2026
NASIONALPOS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026). Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Baca Juga : …
21 Nov 2024 2.278 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.758 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.537 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.531 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.445 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.414 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.266 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.