Home » Headline » ‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law 12 Jun 2026 184

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)

NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer.
Cukup viral.

Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang tokoh, tetapi seberapa sering wajah dan namanya muncul di beranda publik.

Di titik itulah sosok seperti Bahlil Lahadalia menemukan momentumnya.

Lagu yang terdengar ringan dan jenaka itu sesungguhnya memiliki efek politik yang serius: membangun kedekatan emosional tanpa debat ideologis. Publik dibuat akrab, bukan kritis. Nama diulang terus-menerus, wajah terus muncul, lalu perlahan tercipta persepsi populer bahwa tokoh tersebut “dekat dengan rakyat”.

Baca Juga :  Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi Damaikan Warga Yang Bertikai di Amangi, Distrik Ilaga Utara Papua

Inilah propaganda modern yang paling efektif:
bukan propaganda yang memaksa orang percaya, tetapi cukup membuat orang terbiasa.

Dan politik selalu sangat diuntungkan oleh rasa terbiasa.

Yang menarik, fenomena ini juga mencerminkan transformasi Partai Golkar. Partai lama dikenal sebagai simbol elite mapan kini berusaha masuk ke ekosistem politik digital-populis. Golkar tampaknya sadar bahwa generasi media sosial tidak lagi hidup dalam ruang pidato panjang atau forum ideologis. Mereka hidup dalam dunia sound TikTok, meme, dan potongan video 15 detik.

Masalahnya, demokrasi yang terlalu tunduk pada budaya viral perlahan kehilangan kualitas intelektualnya.

Baca Juga :  Patroli Dialogis Polsek Candipuro Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

Politik berubah menjadi industri perhatian. Tokoh diukur bukan dari kapasitas kenegaraan, tetapi dari engagement. Bukan dari kualitas kebijakan, tetapi dari kemampuan menjadi trending topic.

Akibatnya, kritik pun ikut melemah. Ketika seorang pejabat sudah berubah menjadi meme hiburan, publik cenderung lebih sibuk ikut bernyanyi daripada mempertanyakan kebijakan dan kekuasaan yang ia jalankan.

Inilah era ketika citra bisa mengalahkan substansi.

Mungkin itu sebabnya lagu seperti “Mas Bahlil Ganteng” terasa lucu di permukaan, tetapi menyimpan pesan politik yang dalam:
di Indonesia modern, jalan menuju kekuasaan tidak lagi selalu lewat pidato besar atau karya monumental.

Kadang cukup lewat joget, sound viral, dan algoritma. (X)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sekda Buka Sosialisasi SERTAKAN, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja

Andi Ledi Lubuk Linggau

24 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekda, H Trisko Defriyansa membuka sosialisasi Program Gerakan Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda (SERTAKAN), sebagai tindak lanjut upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, di Cinema Hall Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (24/9/2026). Sekda H Trisko Defriyansa menyampaikan, kegiatan yang diinisiasi BPJS Ketenagakerjaan Kota Lubuk Linggau tersebut telah …

Staf Ahli II Pimpin Rapat Evaluasi PB-PSWA dan Kerja Sama PT Linggau Bisa

Andi Ledi Lubuk Linggau

22 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Wiwin Eka Saputra, memimpin rapat evaluasi rutin Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam (PB-PSWA) tahun 2026 pada BUMD Lubuk Linggau di Op. Room Lantai 3 Pemkot Lubuk Linggau, Selasa (22/9/2026). Dalam rapat tersebut, HbWiwin …

Wako Ikuti Rakor Lintas Sektoral Penanganan Karhutla ‎

Andi Ledi Lubuk Linggau

22 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hjdayat menghadiri rakor lintas sektoral yang dilaksanakan Polres Lubuk Linggau dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kota Lubuk Linggau. Selasa (22/9/2026). ‎ ‎Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Catur Erwin Setiawan dalam arahannya menekankan, bahwa kasus pembakaran lahan akan dilakukan pemeriksaan tidak hanya kepada pemilik lahan, melainkan juga …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Sekda Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

17 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah, H Trisko Defriyansa memimpin rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Lubuk Linggau Tahun 2026, di Op Room Dayang Torek, Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (17/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah awal untuk mematangkan berbagai persiapan rangkaian kegiatan HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau …

x
x