Home » Headline » Achsanul Sholihin Jendlap aksi ojol 177, Tegaskan Ojol Bersatu Tolak sistem kerja subordinatif

Achsanul Sholihin Jendlap aksi ojol 177, Tegaskan Ojol Bersatu Tolak sistem kerja subordinatif

dito 23 Jul 2025 511

Nasional pos com, Jakarta 

Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Unit Reaksi Cepat (URC) menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Aksi 177 pada Kamis (17/7/2025) lalu. Massa mulai berkumpul sejak pukul 13.00 WIB di kawasan silang selatan Monas hingga meluas ke area Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, usia aksi 177 itu, Achsanul Sholihin alias Betmen ketua URC Jakarta Timur, kepada wartawan, ia mengatakan Aksi ini digelar untuk menyuarakan keresahan para pengemudi terkait ketidakpastian status hukum, masalah kesejahteraan ojol, serta tentang status ojol, yang menolak disebut sebagai buruh atau pekerja, dan tetap ingin diakui sebagai mitra mandiri.

 

“Aksi ini bentuk ketidakpuasan kami terhadap regulasi yang ada. Sampai sekarang, status hukum ojol hanya berlandaskan keputusan menteri, belum ada payung hukum setingkat undang-undang,” ujar Betmen yang juga sebagai jenderal lapangan pada aksi tersebut, kepada wartawan, Selasa 22/7/2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Legislator Ingatkan Revisi UU Desa Harus Akomodasi Semua Masukan dan Kepentingan Kades

 

Menurut Betmen, Aksi 177 menunjukkan bahwa para pengemudi ojol tidak hanya menuntut keadilan ekonomi, tetapi juga mendesak pengakuan hukum yang lebih pasti atas profesi atau usaha yang di jalaninya di tengah dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.

 

“Aksi ini, di gelar untuk menyuarakan Tiga Tuntutan Rakyat Aspal (Tritura URC) yang merupakan bentuk perlawanan terhadap ketidakpastian hukum dan narasi sepihak yang selama ini dianggap merugikan pengemudi ojol.” Tandas Betmen.

Menurut Betmen, adapun tiga tuntutan itu adalah Pertama, menolak diklasifikasikan sebagai buruh. Mereka menilai bahwa status buruh akan menghilangkan fleksibilitas kerja yang selama ini menjadi ciri khas pengemudi ojek online.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Teken MOU Pemasyarakatan Empat Pilar dengan Kelompok Cipayung Plus

Kedua, para pengemudi menentang rencana pemotongan komisi sebesar 10 persen. Mereka menegaskan tidak pernah mengusulkan adanya perubahan dalam skema komisi yang berlaku.

Ketiga, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang mengatur hubungan hukum antara pengemudi dan perusahaan aplikator. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum serta perlindungan yang lebih jelas bagi para pengemudi ojol

Betmen juga mengatakan pihaknya berharap regulasi yang berpihak kepada driver ojol, pihaknya juga tidak anti regulasi, tapi pihak nya menuntut regulasi yang berpihak dan realistis.

“Jalanan tidak bisa diatur dari ruang rapat, Kami bukan buruh, kami mitra mandiri. Kami menolak regulasi yang memaksa pengemudi masuk dalam sistem kerja subordinatif. Sudah cukup kami diam, sekarang kami bicara,” tegas Achsanul alias Betmen.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

x
x