Home » Nasional » Apresiasi Karya Seni Nyoman Nuarta, Ketua MPR RI Usulkan GWK Menjadi Aset Nasional

Apresiasi Karya Seni Nyoman Nuarta, Ketua MPR RI Usulkan GWK Menjadi Aset Nasional

Dame.T 24 Jul 2022 182

NasionalPos.com,Bandung Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi berbagai karya patung maestro seni asal Bali, I Nyoman Nuarta. Lebih dari ratusan patung berhasil dibuat pria kelahiran Tabanan 70 tahun silam ini.

Sejumlah mahakarya yang terkenal antara lain, Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali yang kini tidak saja menjadi pariwisata ikon Bali, tapi juga telah menjadi kebanggaan Indonesia.

Untuk itu, Bamsoet mengusulkan agar mahakarya seni tersebut menjadi aset nasional. Mengingat patung GWK ini menjadi patung tertinggi di dunia dan mampu mengalahkan Patung Liberty di Amerika Serikat. Total ketinggian patung ini mencapai 121 meter dan lebar 64 meter.

Patung Liberty saja tingginya hanya mencapai 93 meter. Ini suatu prestasi yang membanggakan bahwa karya anak bangsa bisa mendunia. Biaya pembangunannya sendiri memakan total sebesar Rp450 miliar.

Karya monumental I Nyoman Nuarta lainnya adalah Monumen Jalesveva Jayamahe di Surabaya, Patung Timika di Papua Barat, Patung Fatmawati Soekarno di Bengkulu, Patung Bendera di Lobby Hotel Indonesia Jakarta, Patung Putri Melenlu di Kalimantan Timur hingga Monumen Arjuna Wijaya di Jakarta.

“Kepiawaian Nyoman juga diakui oleh Presiden Joko Widodo. Terbukti, rancangan desain Istana Garuda Ibu Kota di Kalimantan Timur yang dibuat Nyoman menjadi pemenang sayembara konsep desain bangunan gedung khusus di Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur. Memadukan konsep seni, sains, dan teknologi,” ujar Bamsoet usai bertemu Nyoman Nuarta di Workshop miliknya yang sangat luas dan asri di Bandung, Minggu (24/7/2022).

Baca Juga :  DPR Setujui RUU Perubahan atas UU Nomor 37 tentang Ombudsman RI Jadi RUU Usul Inisiatif DPR

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, kecintaan Nyoman Nuarta di dunia seni telah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Nyoman kala itu tidak canggung untuk ikut aktif dalam kegiatan kesenirupaan di desanya. Sosok yang dianggap berjasa memberikan semangat dan dukungan dalam dunia kesenirupaan saat Nyoman kecil adalah guru menggambarnya, Sumbangsi Ketut Darma Susila.

“Saat duduk di bangku kuliah, Nyoman mulai menekuni bidang seni rupa secara profesional. Nyoman memasuki dunia perkuliahan dan memilih jurusan Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB) di tahun 1972. Dua tahun kemudian, Nyoman memutuskan pindah jurusan ke Seni Patung. Pada tahun 1979, saat masih menjadi mahasiswa, Nyoman menjadi salah satu pemenang Lomba Patung Proklamator Republik Indonesia. Sejak itulah nama Nyoman sebagai pematung mulai dikenal,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini memaparkan, karena kecintaannya di dunia seni, Nyoman kemudian membangun taman patung bernama NuArt Sculpture Park, di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2000. Beragam karya seni patung Nyoman yang sebagian besar menggunakan bahan tembaga menghiasi intalasi seni tersebut.

Baca Juga :  Mulai Besok, KPU Verifikasi Dokumen Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

“Tidak hanya memamerkan karya seni patung Nyoman, NuArt Sculpture Park juga mengajarkan nilai luhur budaya melalui kegiatan kesenian. Semisal, pameran seni rupa, pentas seni pertunjukan, serta pergelaran musik,” urai Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia dan Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat ini menambahkan, Nyoman juga aktif bergabung dalam berbagai organisasi seni dunia. Semisal, International Sculpture Center Washington di Amerika Serikat, Royal British Sculpture Society di Inggris, hingga SteeringCommittee for Bali Recovery Program. Tidak aneh bila karya patung Nyoman telah tersebar di Australia, Singapura, Filipina, Spanyol dan banyak negara lainnya.

“Sejumlah penghargaan pun berhasil diraih Nyoman. Antara lain, di tahun 2021 Nyoman mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa Culture dalam Bidang Ilmu Seni Rupa dari ITB, mendapatkan gelar kehormatan “Chevalier De L’Ordre Des Arts Et Des Lettres” dari pemerintah Prancis, serta memperoleh penghargaan Habibie Prize 2021 Bidang Kebudayaan dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional RI,” pungkas Bamsoet.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mengabdi pada Hukum dan Masyarakat : Kasat Reskrim Polres Pesibar Iptu Meidy Hariyanto Sandang Gelar Doktor

- Banyuwangi

28 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasionalpos.com – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesisir Barat, Dr. Meidy Hariyanto, S.H., M.H., resmi meraih gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor (S3) Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Selasa (28/7/2026). Dalam sidang promosi yang berlangsung di Ruang Sidang …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

x
x