Home » Headline » Bongkar Dugaan Peran Politisi Nasdem Dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Tower BTS, Lewat Pembentukan TGPF

Bongkar Dugaan Peran Politisi Nasdem Dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Tower BTS, Lewat Pembentukan TGPF

dito 02 Des 2022 115

NasionalPos.com Jakarta– Kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, yang pada perkembangannya, telah dilakukan penyidikan oleh team Jampidsus, serta telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di lingkungan Kemenkominfo, serta telah melakukan penggeledahan di kantor Kemenkominfo untuk mengumpulkan bukti permulaan yang cukup tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi pada kasus tersebut, yang tidak menutup kemungkinan adanya dugaan keterlibatan politisi Nasdem berinisial DIP ( Donny Imam Priambodo) yang saat ini masih menjadi staf ahli, yang juga merupakan kolega satu parpol dengan Menkominfo Jhonny G Plate, demikian dikatakan Dawud Fahim Gerakan Pemuda Muslim Anti Rasuah salah seorang juru bicara Koalisi Gerakan Jihad Berantas Korupsi kepada awak media, Jumaat, 2/12/2022 di Jakarta.

”Kami mencium adanya dugaan yang bersangkutan terlibat maupun perannya dalam kasus tersebut ”ungkap Dawud Fahim

Menurut Dawud, dari informasi yang di dapatnya menyebutkan adanya dugaan keterlibatan yang bersangkutan (DIP) dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022 terkait dengan dugaan tindakan suap yang mempengaruhi kebijakan Menkominfo Jhonny G Plate untuk memenangkan perusahaan lain diantaranya adalah Fiberhome, padahal perusahaan tersebut tidak berpengalaman dan tidak memiliki kompetensi dalam pekerjaan tersebut, selain itu juga adanya dugaan Korupsi Kebijakan oleh Menkominfo Jhonny G Plate, dikarenakan para pejabat tersebut, sangat tidak mungkin tidak terlibat dalam kasus tersebut, tanpa diketahui atau tanpa koordinasi dengan Menkominfo Jhonny G Plate sebagai penanggungjawab pelaksana  proyek yang terdiri dari lima paket kontrak payung untuk tahun anggaran tahun 2021 sampai dengan 2024 senilai Rp28,3 triliun.

Baca Juga :  Tanpa Dokumen Resmi, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Amankan 50 Karung Kayu Getah Damar

“Ya, dari temuan itu, kami sudah sampaikan ke Polri khususnya Bareskrim Mabes Polri, agar tidak mendiamkan kasus ini, memang sih, kasus ini sudah ditangani oleh Jampidsus, tapi alangkah baiknya sebagai sesama apparat hukum, pihak Polri dapat berkolaborasi dengan Jampidsus untuk turut mengungkap dan mengusut tuntas kasus ini.”tukas Dawud Fahim.

Hal senada juga disampaikan Patria Kosim koordinator Komando Jihad Berantas Korupsi yang juga tergabung di , saat ditemui di tengah kerumunan massa aksi 212 di Masjid A’TIN Taman Mini Indonesia Indah, kepada awak media , ia mengatakan bahwa Kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, tidak bisa hanya Jampidsus yang bekerja mengungkapnya, tapi juga harus ada Kerjasama antar aparatur penegak hukum lintas instansi, karena kasus ini jangan hanya dilihat dari besarnya jumlah kerugian negara, tapi adanya indikasi banyak pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Dinas Perindag Sumbar Bina BAPERMEN, Perkuat Pengawasan LPKSM Sesuai UU Perlindungan Konsumen

“ya, kami sudah membuat pengaduan kasus ini ke KPK, Jampidsus, BPK RI dan hari ini ke Bareskrim Mabes Polri, dengan tujuan agar kasus ini dibongkar tuntas dari berbagai sisi, dari sisi korupsinya, kolusinya, suap/ gratifikasi maupun juga dari sisi  tender penentuan pelaksana pekerjaan hingga pelaksanaan pekerjaan di daerah yang sudah ditentukan, karena itu kami sangat berharap adanya pembentukan Team Gabungan Pencari Fakta beranggotakan Jampidsus, KPK, BPK ( soal audit perencanaan hingga penganggaran) dan Bareskrim Polri untuk membongkar kasus ini dan sekaligus mengusut kedua politisi partai Nasdem tersebut yakni DIP & Menkominfo Jhonny G Plate yang diduga terlibat dalam kasus ini, agar segera dipanggil dan diperiksa, tanpa TGPF (Team Gabungan Pencari Fakta) kasus ini hanya dibongkar kulitnya saja dan tentunya tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat,, tugas aparat hukum lah yang membuktikan apa mereka terlibat atau tidak, karena itu harus dibentuk team gabungan pencari fakta, sehingga bisa saling crosschek”pungkas Patria Kosim yang juga menjadi juru bicara Koalisi Gerakan Jihad Berantas Korupsi (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

x
x