Home » Headline » BPK RI Didesak Untuk Segera Lakukan PDTT Terhadap Sengkarut Proyek BTS

BPK RI Didesak Untuk Segera Lakukan PDTT Terhadap Sengkarut Proyek BTS

dito 04 Nov 2022 101

NasionalPos.com, Jakarta- Untuk kesekian kalinya, Kemenkominfo dibawah pimpinan Jhonny G Plate membuat kegaduhan, pasalnya Proyek base transceiver station atau  BTS yang digarap Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo sedang dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Agung. Kejaksaan Agung mengendus dugaan korupsi kasus BTS Kominfo yang bernilai Rp 28,3 triliun itu, bahkan diperoleh informasi Pada Juni 2022, Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK telah berencana mengaudit proyek pembangunan BTS. Proyek yang tengah digarap Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) itu molor dari target,

Audit akan dilaksanakan lantaran pembangunan BTS menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multiyears. Proyek tersebut sudah berjalan selama tiga tahun dan telah memasuki masa audit, tapi nyatanya sampai sekarang BPK belum melakukan audit terhadap proyek tersebut, Demikian disampaikan Patria Kosim Komando Jihad Berantas Korupsi kepada pers, Jumaat, 4 November 2022 di Jakarta.

“Sangat mengherankan bagi kami, BPK RI tidak melakukan audit terhadap proyek pembangunan Tower BTS tersebut, yang dalam pelaksanaan pekerjaannya amburadul dan tidak memenuhi target waktu penyelesaian,”ungkap patria Kosim yang juru bicara Koalisi Gerakan Jihad Berantas Korupsi.

Baca Juga :  IHSG Berpeluang Menguat Jelang Rilis Neraca Perdagangan Pekan Ini

Menurut Patria Kosim, berdasarkan Pasal 23 E UUD 1945, BPK RI memiliki kewenangan untuk melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) dalam pemeriksaan investigatif, terhadap adanya dugaan kerugian negara dalam perencanaan, penganggaran serta pelaksanaan proyek yang menggunakan uang negara dan di kerjakan oleh instansi pemerintahan, begitu pula pada proyek pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), semestinya BPK RI segera melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) agar dapat mengungkap adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi maupun dugaan Korupsi Kebijakan oleh Menkominfo Jhonny G Plate yang menguntungkan pihak perusahaan bernama Fiberhome, melainkan juga merugikan negara.

“Karena kondisi itulah, kami yang juga mendapatkan keluhan dari masyarakat terdampak oleh adanya kekacauan proyek tersebut, mengadukan hal tersebut ke BPK RI, agar BPK RI segera melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) secara transparan, akuntabel dan kredibel terhadap proyek tersebut, ya, kami bersurat ke BPK RI kemaren”tukas Patria Kosim.

Hal senada juga di sampaikan Dawud Fahim Gerakan Pemuda Muslim Anti Rasuah, kepada pers, ia mengatakan bahwa sudah sepatutnya, semua Lembaga anti rasuah, yakni KPK, Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan juga BPK RI, tidak mendiamkan dugaan korupsi kasus BTS Kominfo yang bernilai Rp 28,3 triliun, yang berdampak pada munculnya bencana komunikasi dan informasi, pada rakyat yang memerlukan jaringan internet, terutama yang tinggal di daerah terluar, dirinya menilai kasus ini adalah juga merupakan kejahatan kemanusiaan, ya pasalnya gara-gara adanya dugaan korupsi, dan tidak selesainya proyek tersebut, masyarakat tidak dapat terlayani oleh jaringan internet yang mereka butuhkan untuk kegiatan belajar mengajar, berkomunikasi dan berinformasi.

Baca Juga :  Negara Harus Hadir, Selamatkan Pengemudi Ojek Online Dari hubungan Kerja Menyesatkan

“Ya, kami dan juga rakyat Indonesia, sangat berharap sekali kasus ini terungkap dan terbongkar, siapa actor intelektual, maupun pelaku yang bersembunyi di balik kekuasaan harus segera diperiksa dan dihukum seberat-beratnya, kami juga mendesak agar BPK Juga memeriksa dugaan keterlibatan Menkominfo Jhonny G Plate, ya, donk, dia kan pucuk pimpinan Kemenkominfo, jangan pura-pura nggak tahu lah”pungkas Dawud Fahim

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Gagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara

Taufik Hidayat

15 Okt 2026

Pesisir Barat – Lulusan penjara yang gagal insaf, Baru keluar, langsung magang curanmor lagi, itulah sebuah kata-kata yang cocok untuk Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan yang berhasil diringkus Tim Gabungan Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pesibar Dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara. Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan berinisial US (40) Warga Pekon Kampung Jawa dan JB (50) …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas

Taufik Hidayat

14 Okt 2026

Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

x
x