Home » Top News » Bupati Bandung Berharap Serasehan Lingkungan Harus Ada Tindaklanjut

Bupati Bandung Berharap Serasehan Lingkungan Harus Ada Tindaklanjut

Hilman Risyadi 12 Sep 2023 163

NASIONALPOS. Com-Rancabali

Senin 11 September 2023 – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap dalam pelaksanaan sarasehan lingkungan di Kawasan Obyek Wisata Rancaupas Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung ini harus ada tindaklanjut untuk mendukung program gerakan peduli penanaman dan pemeliharaan pohon kesayangan (Gep4k Sayang).

Bupati Bandung juga menginstruksikan kepada semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang melaksanakan kegiatan di lapangan wajib melaksanakan penanaman pohon.
“Khususnya untuk Dinas Pertanian wajib melaksanakan penanaman pohon. Dinas Pendidikan terutama yang masuk sekolah, dan Kabag Kesra yang akan menikah untuk melakukan penanaman pohon,” kata Bupati Bandung pada giat sarasehan lingkungan di kawasan Obyek Wisata Rancaupas Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin (11/9/2023) malam.

Dalam sarasehan ini, Dadang Supriatna pun mendorong KNPI dan Karang Taruna agar setiap ada kegiatan atau kumpulan di setiap kecamatan harus hadir dan ada penanaman pohon.

Dalam diskusinya, Bupati Bandung mengapresiasi Eyang Memet, Penggiat Lingkungan Kabupaten Bandung yang telah menyiapkan 20.000 pohon. “Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup agar bisa menyiapkan 100.000 pohon untuk siap ditanam.

Pada kesempatan sarasehan lingkungan, Dadang Supriatna turut membahas tentang kondisi lingkungan saat ini terutama persoalan sampah.
“Kita sudah memiliki empat mesin teknologi pengolahan sampah, yaitu dua unit di Puspa Jelekong Kecamatan Baleendah, satu unit di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Oxbow Cicukang Kecamatan Margaasih dan satu unit lagi di Citaliktik Kecamatan Soreang. Empat unit pengolahan sampah itu berbasis RDF (Refused Derived Fuel),” jelasnya.

Baca Juga :  Sijago Merah Mengamuk, 2 Rumah dan 3 Ruko di Kampung Koto Pandan Ludes Terbakar

Menurut Kang DS panggilan akrab Dadang Supriatna dengan adanya mesin pengolahan sampah berbasis RDF ini, Kabupaten Bandung dalam kurun waktu dua tahun kedepan tidak perlu lagi TPA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir).

Ia pun turut mengapresiasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung yang sangat paham terhadap kondisi lingkungan, selain didukung para kepala desa dan masyarakat terkait dalam penanganan sampah.
“Alhamdulillah persoalan sampah di Kabupaten Bandung bisa diantisipasi dengan adanya mesin pengolahan sampah berbasis RDF tersebut,” katanya.

Pada kesempatan sarasehan lingkungan ini turut ditayangkan video mesin pengolahan sampah berbasis RDF di Puspa Jelekong. “Ini salah satu inovasi yang dilakukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup,” kata Kang DS.

Kang DS berencana membagikan mesin pengolahan sampah berbasis RDF itu di 31 kecamatan pada anggaran APBD Perubahan 2023. Mesin pengolahan sampah itu dalam satu jam bisa menyelesaikan 2 ton. “Kalau 10 jam berarti 20 ton. 20 ton per kecamatan dikalikan 31 kecamatan, sehingga bisa menyelesaikan sekitar 600 ton,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Kilang Minyak Unit Balikpapan Diselidiki Labfor Mabes Polri

Kang DS juga berharap agar setiap sampah yang dihasilkan bisa diolah dan dimanfaatkan serta bisa ada penghasilan. “Nah kalau seandainya ini bisa berjalan, saya minta kepada para kades tolong Bumdes juga difungsikan dan dikawal oleh Kadis DPMD,” katanya.

Selain 31 kecamatan, Kang DS, juga akan memberikan atensi dan perhatian kepada 51 desa yang sudah masuk kategori Kampung Bedas. “Ini fokus terhadap lingkungan. Tentu harapannya dua tahun kedepan, Kabupaten Bandung tidak butuh lagi TPA. Jadi selesai di rumah tangga, selesai di TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse Reduce Recycle) dan selesai di tempat pengolahan sampah. Mohon dukungannya dari semuanya,” katanya.

Kang DS pun memastikan Kabupaten Bandung tidak dalam kondisi darurat sampah, sementara di tempat lain bingung membuang sampah. “Saya harap dari pelaksanaan sarasehan lingkungan ini ada semacam rekomendasi yang disepakati,” harapnya.

(Hilman Risyadi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Komisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster

Admin Redaksi

29 Apr 2026

  Jakarta,Nasionalpis.com JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Melati, mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) khusus pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL). Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap berbagai persoalan di sektor kelautan yang berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan dan pembudidaya. Melati menegaskan, pembentukan Panja merupakan bentuk keseriusan Komisi IV dalam menampung serta menindaklanjuti aspirasi …

Kapolres Sumenep Perbaiki Jembatan Demi Kelancaran Aktivitas Warga

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Senin, 27 April 2026, wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Sumenep dengan menginisiasi sekaligus memimpin langsung kegiatan perbaikan jembatan di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Jembatan yang selama ini menjadi akses vital warga diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, baik dalam kegiatan …

Wujud Kepedulian Kapolres Sumenep, Tampung Aspirasi Masyarakat Pada Giat Curhat Kamtibmas 

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep – Senin, 27 April 2026, Kapolres Sumenep melaksanakan kegiatan Curhat Kamtibmas bersama masyarakat di Desa Babalan, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini merupakan upaya Polri dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai permasalahan yang berkembang di lingkungan warga. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumenep hadir bersama jajaran dan disambut oleh …

Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

27 Apr 2026

NASIONALPOS.com | SUMENEP, Jatim– Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.   Korban berinisial J (76), perempuan, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah sebelumnya korban dilaporkan …

Diduga Kredibilitas Sekolah PKBM di Kabupaten Garut Dipertanyakan Masyarakat ?

Admin Redaksi

25 Apr 2026

  Garut,Nasionalpos.com Garut, Polemik tentang dunia pendidikan di kab.Garut yang selama ini.didengar dengan bumbu yg begitu tidak sedap dan tidak enak didengar .seperti halnya di dunia pendidikan yang selama ini digembor gemborkan tentang Dana pendidikan yang pantastis Namun sungguh aneh yang menimpa anak didik pkbm yang berada dikecamatan garut kota .kelurahan kota kulon, dimana salah …

Koordinator Terminal Arya Wiraraja, Imam Hanafi Sebut Penumpang AKAP Masih Stabil Pasca Hari Raya Idul Fitri 2026

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

25 Apr 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Hari Raya Idul Fitri 1447 / 2026 telah berlalu, namun hal itu tidak berarti petugas BPTD Perhubungan terminal Bus Arya Wiraraja Sumenep bisa santai dalam aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya.   Handoko Imam Hanafi, S.Sos. adalah Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep di bawah BPTD Kelas …

x
x