Home » Headline » Catatan Kecil Hardiknas 2023, Pendidikan Yang Memerdekakan & Mencerdaskan Memajukan Bangsa

Catatan Kecil Hardiknas 2023, Pendidikan Yang Memerdekakan & Mencerdaskan Memajukan Bangsa

dito 02 Mei 2023 222

NasionalPos.com, Jakarta- Bicara Substansi Pendidikan tidak terlepas dari pemikiran Paulo Freire Dalam Bukunya “Pendidikan Kaum Tertindas?” atau “Pedagogy of the Oppressed”, pendidikan harus berfungsi sebagai sarana pembebasan bagi kaum tertindas. Freire berpendapat bahwa sistem pendidikan yang ada cenderung menindas dan mengontrol kaum tertindas untuk mempertahankan ketimpangan sosial dan ekonomi, demikian disampaikan Benny Pilliang Pemerhati Pendidikan saat dihubungi pers, Selasa, 2 Mei 2023.

“Freire mengusulkan pendidikan yang bersifat kritis dan partisipatif, di mana para siswa dan guru bekerja bersama-sama untuk memahami realitas sosial dan menemukan cara-cara untuk mengubahnya. “ungkap Benny Pilliang.

Menurut Benny, Freire menekankan pentingnya dialog dan kerjasama dalam proses pendidikan, sehingga para siswa tidak hanya menjadi pasif penerima informasi, tetapi juga menjadi aktor yang aktif dalam menciptakan perubahan sosial, ia  juga menolak model pendidikan yang hanya mengajarkan keterampilan teknis dan mengabaikan dimensi sosial dan politik. Menurutnya, pendidikan harus membantu siswa untuk memahami realitas sosial mereka dan menjadi bagian dari gerakan pembebasan untuk mengatasi ketidakadilan sosial.

“Dalam pandangan Freire, pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, bertindak dalam menghadapi realitas sosial, dan bekerja bersama-sama untuk menciptakan perubahan sosial yang positif, nah bagaimana dengan Subtansi Pendidikan diterapkan di Indonesia.”ujar Benny.

Baca Juga :  Solidaritas TNI-Polri, Polres Lumajang Beri Kado Nasi Tumpeng di HUT TNI Ke-79"

Benny menjelaskan bahwa sejarah dimulainya Gerakan Pendidikan di tanah jajahan yang semula bernama indobelanda ini, bermula dari seorang Ki Hajar Dewantoro, pendiri Taman Siswa, memiliki pandangan yang unik tentang pendidikan. Menurut Ki Hajar Dewantoro, tujuan utama dari pendidikan adalah membentuk manusia yang utuh secara rohani, intelektual, dan fisik, atau yang sering disebut sebagai “jiwa kemandirian” atau “kebulatan manusia”.

“Dalam pandangan Ki Hajar Dewantoro, pendidikan harus memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka, sesuai dengan kebutuhan dan minat masing-masing. “jelas Benny.

Ki Hajar Dewantoro, lanjut Benny,  juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk memperkuat identitas budaya dan nasional, pendekatan yang digunakan oleh Ki Hajar Dewantoro dalam pendidikan adalah pendekatan “Belajar dari dan untuk kehidupan”, yang menekankan bahwa pendidikan harus relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga siswa dapat mengaitkan dan mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari mereka.

“Selain itu, Ki Hajar Dewantoro juga menekankan pentingnya pendidikan untuk membangun kesadaran sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya, ucap Benny.

Hal ini dilakukan, sambung Benny, dengan mengintegrasikan pendidikan dengan kegiatan sosial dan keterampilan hidup, sehingga siswa dapat belajar bagaimana menjadi warga yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, secara keseluruhan, Ki Hajar Dewantoro menekankan bahwa pendidikan harus berorientasi pada pembentukan manusia yang utuh dan berkualitas, serta relevan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di sekitar.

Baca Juga :  Pelaksanaan PRJ Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Untuk mengevaluasi PRJ

Selanjutnya Benny mengungkapkan Pendekatan “Belajar dari dan untuk kehidupan” dan integrasi antara pendidikan dengan kegiatan sosial dan keterampilan hidup menjadi kunci dalam pendidikan menurut pandangan Ki Hajar Dewantoro, dengan demikian jadi sesungguhnya ada kesamaan antara substansi Pendidikan KH Dewantoro dengan substansi Pendidikan Paulo Freire, yakni sama-sama membentuk pribadi manusia yang tidak terlepas dari kodratnya sebagai mahkluk sosial, yang merdeka dan mandiri.

“Dari usia  kemerdekaan Indonesia yang akan memasuki ke 78, nampaknya  system Pendidikan yang diterapkan di era Presiden Jokowi inilah, cenderung memadukan substansi Pendidikan KH Dewantara dengan subtansi Pendidikan Paulo Freire di dalam konsep kurikulum Merdeka, yang tidak lagi menjejali peserta didik, melainkan memerdekakan  peserta didik maupun tenaga pendidik dari beban penjejalan /pemaksaan mata pelajaran  menindas volume otak yang kapasitas menyerapnya terbatas. Inilah Pendidikan yang memerdekakan dan Mencerdaskan Memajukan Bangsa”pungkas Benny. (*Red)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x