Home » Nasional » daerah » Cegah Jakarta Tenggelam Akibat Krisis Air Tanah, Poros Rawamangun Usulkan Bentuk Satgas Pengawasan

Cegah Jakarta Tenggelam Akibat Krisis Air Tanah, Poros Rawamangun Usulkan Bentuk Satgas Pengawasan

dito 12 Jun 2024 352

NasionalPos.com, Jakarta- Tidak hanya dampak perubahan iklim, Jakarta terancam tenggelam karena dampak kerusakan lingkungan maupun akibat pemakaian air tanah tanpa kontrol menyebabkan  itu menjadi kenyataan.

Merespon hal itu, Aktifis Poros Rawamangun  berkolaborasi dengan BUMD Pemprov DKI Jakarta,  PAM Jaya dan sejumlah pihak megelar Diskusi Publik Lingkungan dengan Tema Jakarta Tenggelam akibat Krisis Air Tanah, diselenggarakan di Gedung KNPI DPD I Daerah Khusus Jakarta, Rabu, 12 Juni 2024.

“Diskusi ini tujuannya karena adanya kesadaran lingkungan oleh segenap aktifis dan pengiat lingkungan Jakarta terhadap masa depan Kehidupan warga Jakarta itu sendiri,” ujar Ketua Aktifis Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto saat memberikan kata sambutan di acara Diskusi tersebut.

Menurut Rudy, seperti di ketahui problem pengadaan air bersih di Jakarta sangat membutuhkan konsentrasi penting agar kebutuhan air bersih di Jakarta dapat terpenuhi, banyaknya penggunaan air tanah di sejumlah kawasan rumah susun Jakarta yang menggunakan air dengan komposisi 30 persen menggunakan PDAM dan 70 persen menggunakan air tanah, berdampak pada semakin naiknya air laut, maka dimungkinkan Jakarta bisa jadi tenggelam sebagaimana perkiraan banyak ahli lingkungan, Pengunaan air tanah oleh sebagian warga dan corporate (perusahaan) baik warga biasa atau apartemen, perkantoran, rumah susun dan lainnya berakibat krisis air tanah menyebabkan naiknya rembesan air laut ke daerah pertengahan kota Jakarta.

“Kondisi tersebut harus dicegah melalui Regulasi dan pengawasan terhadap pengunaan air tanah harus menjadi kebijakan lingkungan Pemprov DKI Jakarta,  dan harus ditegakan tanpa pandang bulu, pengawasan aktif terhadap hal tersebut harus segera mungkin dilakukan, kerja sama para pihak antara lain Pemprov DKI Jakarta, Aparatur Hukum dan Aktifis serta Pengiat Lingkungan Jakarta .Kalau tidak maka tunggu waktunya Jakarta Tenggelam.”tukas Rudy Darmawanto.

Baca Juga :  Pj Gubernur Heru Budi Mesti Berani Copot Kepala SKPD Tidak Disiplin

Sementara itu, Syahrul, Direktur Operasional Perumda Pam Jaya mengungkap beberapa kendala yang dialami perusahaannya karena masih belum dapat memenuhi pasokan air minum bagi warga Jakarta. Ia menjelaskan, selisih kekurangan bagi kebutuhan air bersih warga Jakarta mencapa 11 ribu liter perdetik dari tingkat kebutuhan pasokan air yang mencapai 31 ribu liter perdetik.

Tingginya selisih kekurangan itu salah satunya karena Pam Jaya baru dapat mengoptimalkan air bersih dari 2 sungai di Jakarta, yakni Sungai Ciliwung dan Sungai Pesangrahan. Sementara pengelolaan sungai Krukut baru tahun ini dikelola oleh Perumda Pam Jaya.

Selain itu, dalam hal jangkauan pengelolaan air bersih, saat ini Pam Jaya baru memiliki jaringan perpipaan air bersih yang menjangkau sebanyak 65 persen warga. Masih kekurangan 35 persen dari total kebutuhan.

“Kami tidak dapat asal mengelola air dari sungai-sungai di Jakarta sebab dipengaruhi langsung oleh ketahanan air di sungai-sungai tersebut,” kata Syahrul.

Sedangkan menurut Pengamat Jakarta, Budi Siswanto, dalam paparannya, ia mengatakan telah ditemukan adanya fakta semakin tinggi penggunaan air tanah untuk kebutuhan Gedung-gedung pecakar langit di Jakarta tanpa kendali, kondisi tersebut dapat terjadi akibat lemahnya pengawasan baik dari pemerintah provinsi, legislatif maupun dari stakeholder serta dari warga Jakarta, tentunya kondisi itu telah menjadi sorotan tajam bukan hanya dari pemerintah pusat, aktivis lingkungan hidup namun juga mendapat sorotan tajam dari dunia international.

“Ada sekitar 3 ribu sampai 4 ribu gedung-gedung tinggi di Jakarta, namun sayangnya hanya sekitar 200 gedung yang memiliki izin pengelolaan air bersih,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Pensiun Jadi Gubernur, Anies Baswedan Terima Pimpinan ORMAS Se-DKI Jakarta

Untuk itu lanjut Budi Siswanto, dibutuhkan pengawasan mendalam soal izin pengelolaan air bersih beserta pengawasan terhadap penggunaan air tanah yang melibatkan warga Jakarta, agar tidak menimbulkan masalah di tengah krisis air akibat menurunnya permukaan tanah.

“Saya mendukung gagasan mengenai pembentukan satgas pengawasan penggunaan air tanah tersebut, di kesempatan ini, saya juga mengusulkan adanya aksi konkret dari para pemuda dalam mengatasi masalah ini, Pemuda bisa bekerja sama dengan PDAM untuk memproduksi minuman kemasan sebagai solusi konkret,” tandas Budi.

Acara ini yang dipandu oleh Gunawan reporter senior TVRI ini, bisa menjadi momentum penting bagi para aktivis lingkungan untuk menyuarakan dan mencari solusi atas krisis air tanah yang semakin mengancam Jakarta, oleh karena itu dari para narasumber yang hadiri di acara ini selain Budi Siswanto , Syahrul Direktur Operasional PAM Jaya, Ferril Syahdat aktivis Lingkungan Hidup,  Asraf Ali yang hadir mewakili Ahmed Zaki Iskandar Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta serta Josephine Simajuntak anggota DPRD DKI Jakarta terpilih hasil Pemilu 2024 dari PSI,

Nampaknya mereka memiliki kesamaan pendapat bahwa untuk mencegah Jakarta Tenggelam akibat krisis air tanah, maka mereka mendukung usulan dari Poros Rawamangun untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawas Penggunaan Air Tanah yang merupakan wujud dari kerjasama antara pemerintah, masyarakat, maupun pemuda yang dinilai sangat krusial untuk mengantipasi Jakarta dari ancaman tenggelam, akibat pemakaian air tanah yang tidak terkontrol.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

Poros Rawamangun siap Mengawal Tugas Amanah Kapolri Baru, Polri Bersama Rakyat

dito

05 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Keberlanjutan kepemimpinan di Korps Bhayangkara resmi bergulir usai Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) lalu, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah menjabat sejak 2021. Momen pergantian pucuk pimpinan ini disambut oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk …

UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Tahun anggaran 2026 belum berakhir, tapi catatan hitam dugaan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah menggunung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap 5 kasus dugaan korupsi dengan total nilai fantastis mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 4/10/2026 di Jakarta. …

x
x