- NasionalSorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her
- NasionalKomando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia
- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi
- daerahPlaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta
- Top NewsWakil Bupati berharap kegiatan undian ini dapat semakin memotivasi masyarakat untuk meningkatkan budaya menabung

Pemimpin Dalam Menghadapi Invasi Asing
Oleh: Assoc. Prof TB Massa Djafar
(Ketua Program Doktor Universitas Nasional)
NasionalPos.com, Jakarta – Pada Senin (12/1/2026), jutaan massa tumpah ke jalan-jalan menggelar aksi mengecam gelombang kerusuhan di Iran. Aksi massa yang berpusa t di Lapangan Revolusi Islam atau Lapangan Enqelab, Teheran itu sekaligus sebagai bentuk protes Rakyat Iran terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel yang berada dibalik aksi massa yang berujung kerusuhan massal di Iran.
Sejumlah poster dibentangkan dalam aksi tersebut dengan slogan “Matilah Israel, Matilah Amerika” dalam Bahasa Persia.
Aksi serupa juga serentak digelar di beberapa wilayah di Iran. Sebelum aksi digelar, tak hanya pejabat negara dan pemerintah serta militer, tapi juga kalangan ulama. Akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat dan partai politik semua menyerukan agar masyarakat turun ke jalan menggelar aksi sebagai simbol persatuan nasional dan penolakan terhadap upaya destabilisasi keamanan dan ketertiban publik.
Pemimpin tertinggi Iran. Ayatollah Ali Khomeini menyatakan aksi demonstrasi itu adalah peringatan kepada politisi AS menyusul ancaman dari Donald Trump.
AS dan Israel Dituding Dalang Kerusuhan di Iran
Demonstrasi jutaan Rakyat Iran mendukung Pemerintahannya digelar setelah protes meletus pada akhir Desember 2025 ditengah kekawatiran krisis ekonomi yang ditandai tingginya inflasi dipicu melemahnya nilai mata uang lokal, Rial Iran.
Disejumlah daerah, aksi itu berubah menjadi kerusuhan. Bentrokan aparat keamanan dengan para demonstran anti pemerintah. Alhasil, ribuan korban jiwa dari kalangan sipil dan militer berjatuhan.
Dibalik aksi anti pemerintah yang berujung kerusuhan itu, Iran menuding ada keterlibatan AS dan Israel. Aksi ekonomi damai dirubah menjadi aksi kekerasan dan sabotase yang terkoordinir.
Tudingan itu bukannya tanpa bukti, Presiden AS, Donald Trump secara terbuka mendukung aksi massa anti Pemerintah Iran dan mengaku meminta bantuan pemilik Starlink, Elon Musk untuk memulihkan jaringan internet di Iran. Pemerintah Iran memang telah mengambil langkah sistematis memutus arus informasi dan koordinasi massa ‘pemberontak’ saat situasi makin tak terkendali menyusul kerusuhan dengan melumpuhkan jaringan internet.
Selain itu, otoritas keamanan Iran telah membongkar jaringan spionase Zionis usai penangkapan seorang warga negara asing yang beroperasi atas nama dinas intelijen Israel, Mossad.
Penangkapan dilakukan oleh Dinas Intelijen IRGC (Islamic Revolutionary Guard Corp) saat agen Mossad tersebut menjalankan misinya.
Tak sampai disitu, puluhan orang yang diketahui terafiliasi dengan Mossad pun diringkus. IRGC juga mengamankan puluhan drone dan alat peledak dari tangan para agen Mossad.
Langkah taktis Pemerintah Iran yang didukung Rakyatnya, membuat AS dan Israel tak berkutik. Rencana Trump yang akan melakukan serangan udara ke Iran dibatalkan setelah melakukan percakapan telepon dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu. Keduanya tak yakin memiliki kekuatan untuk menyerang Iran.
Kekuatan Pemimpin Iran
Selain strategi dan peralatan canggih, salah satu yang menentukan di Iran adalah kekuatan rakyat yang mendukung dan loyal kepada Sang Pemimpin Ali Khomeini. Mereka memiliki kesadaran nasionalisme bahwa yang mereka hadapi sebagai musuh adalah invasi negara asing.
Revolusi Iran yang melahirkan Republik Islam Iran pada tahun 1979, membuat Iran terus didera ujian. AS yang merasa paling dirugikan tak hanya memblokade perdagangan tapi juga menggolongkan Iran dalam ‘poros kejahatan’ bersama Irak dan Korea Utara.
Iran bisa saja diasingkan dari pergaulan Internasional, tapi apakah negeri itu runtuh?
Ternyata, setelah hampir 5 dekade, Republik Islam Iran tetap berdiri kokoh diatas kaki sendiri. Bahkan, termasuk negara yang disegani.
Krisis ekonomi yang berkepanjangan akibat diblokade AS dan Barat, tak mampu menggoyahkan kohesifitas Rakyat dengan Sang Pemimpin.
Pemimpin sejati, menyatunya rakyat dan pemimpin. Sebuah model integrasi elit dan massa. Pasca demo sponsor asing yang berujung anarkhis, beberapa hari kemudian Rakyat Iran tumpah ke jalan mendukung Sang Pemimpin dan Pemerintahnya.
Rakyat solid mendukung, karena Sang Pemimpin memiliki moral dan integritas yang teruji.
Kedekatan dengan rakyat bukan ditunjukkan dengan model ‘sandiwara’ di depan kamera dan disebarkan ke media sosial dengan bantuan buzzer bayaran.
Ali Khomeini adalah pemimpin spiritual, pemimpin bangsa, simbol pengetahun yang memiliki peran sentral dalam membangun peradaban Iran.
Mereka sadar bahwa kontinuitas sejarah kolonialisme dan imperalis tak akan pernah berakhir. Hukum rimba berlaku, selalu ada yang memangsa bangsa lemah.
Lantas, bagaimana dengan Indonesia menghadapi era proxy war?
Apakah para pemimpin bangsa ini dan rakyatnya sudah siap? (x)
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …
Suryana Korwil Jabar
13 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …
21 Nov 2024 1.695 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.399 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.285 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.218 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.214 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.175 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.084 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.