Home » Nasional » Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi 31 Mei 2026 68

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia.

Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga masuk dalam daftar peserta dengan nilai tertinggi dari seluruh cabang lomba yang dipertandingkan.

CUMF merupakan babak final internasional yang mempertemukan para pemenang dari berbagai negara. Sebelum tampil di Malaysia, peserta harus lolos seleksi nasional melalui ajang Indonesia Winter Music Festival.
Dalam kompetisi tersebut, Cherie Callista Wangsa, berhasil meraih gelar pertama Champion Aged 19 and Above. Mahasiswi semester 4 Universitas Surabaya (Ubaya) sekaligus alumni SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi itu juga dinobatkan sebagai peraih pertama Best Highest Score, atau nilai tertinggi pertama dari seluruh peserta yang berlaga.

Prestasi sang adik juga tidak kalah membanggakan, Vivianne Vernetta Wangsa. Siswi kelas 7 SMPK Santo Yusup Banyuwangi dan alumni SDK Bhakti Rogojampi tersebut meraih juara tiga Champion Aged 13–15. Vivianne juga menempati posisi ketiga Best Highest Score, atau peringkat ketiga nilai tertinggi dari seluruh peserta lintas kategori.

Baca Juga :  Ini Lima Isu Strategis yang Dibahas dalam MGMAC dan AMF 2023

Capaian itu menjadi prestasi istimewa. Sebab, kakak beradik tersebut mampu menembus jajaran tiga besar nilai tertinggi dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai negara dengan beragam cabang musik.

Putri pasangan suami istri (pasutri) Mindarto dan Jeanny Margareth itu memang bukan wajah baru di panggung internasional. Sebelumnya, mereka pernah tampil dalam ajang Asia Championship di Bangkok, Thailand, pada 2024 Yang mana mereka masing-masing meraih 2 penghargaan yaitu elite gold / champion & gold medalist.. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding di level dunia.

Sang ibu, Jeanny Margareth mengatakan, keberhasilan yang diraih Cherie dan Vivianne bukan hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin berlatih, dan pengorbanan waktu sejak usia dini.

“Anak-anak sudah terbiasa menjalani latihan secara rutin. Banyak waktu bermain dan liburan yang harus dikorbankan untuk persiapan lomba. Bahkan, mereka sering tetap berlatih di tengah kesibukan sekolah maupun kuliah,” ujarnya.

Menurut Jeanny, tampil di kompetisi internasional juga membutuhkan kesiapan mental yang tidak mudah. Apalagi mereka harus bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai negara yang memiliki kemampuan luar biasa.

Baca Juga :  Di HBA ke-63, IMO Indonesia Harap Kejaksaan Semakin Kokoh di Bawah Kepimpinan ST Burhanuddin

“Yang paling berat sebenarnya bukan saat tampil di atas panggung, tetapi proses panjang sebelum itu. Mereka harus belajar mengatasi rasa gugup, menjaga konsistensi latihan, dan terus bangkit setiap kali menghadapi kegagalan atau hasil yang belum sesuai harapan,” katanya.

Jeanny mengaku bersyukur atas hasil yang diraih kedua putrinya. Namun, baginya, pencapaian terbesar bukan sekadar trofi maupun gelar juara.

“Kami bersyukur atas prestasi ini. Yang paling membanggakan adalah melihat mereka belajar tentang kerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Juara adalah bonus dari proses panjang yang mereka jalani,” ungkapnya.

Di luar kompetisi, Jeanny menyebut, Cherie dan Vivianne juga aktif mengembangkan bakat musik melalui platform digital. Cherie rutin membagikan karya dan penampilannya melalui kanal YouTube miliknya yaitu “Cherie Callista”, sementara Vivianne juga aktif menampilkan berbagai penampilan musik melalui kanal pribadinya yaitu “Vivianne Wang”.

“Keberhasilan kedua tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Banyuwangi mampu bersaing di tingkat internasional. Prestasi yang diraih tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga membawa nama Banyuwangi dan Indonesia semakin dikenal di panggung musik dunia,” pungkasnya

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dana CSR Diduga Mengalir Puluhan Juta Tiap Tahun, Jalan Plantaran Tetap Hancur; AWI Dpc Banyuwangi Soroti Transparansi Pengelolaan Dana

- Banyuwangi

16 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Kerusakan Jalan Plantaran, Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kembali memicu sorotan tajam. Di tengah kondisi jalan yang bertahun-tahun dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, justru beredar dokumen yang menunjukkan adanya dana kontribusi atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta setiap tahun. …

Didukung Berbagai Stakeholder, PMKRI Cabang Jakarta Pusat Optimistis Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres XXXV dan MPA XXXIV Tahun 2028

dito

15 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Keseriusan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus untuk menghadirkan Kongres PMKRI kembali di Jakarta semakin nyata.   Setelah membangun komunikasi dan menjalin audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan di Jakarta, PMKRI Cabang Jakarta Pusat menyatakan optimisme dan kesiapannya apabila dipercaya oleh forum nasional PMKRI sebagai penyelenggara Kongres XXXV …

Poros Rawamangun Desak PT Moya Indonesia Bertanggung jawab Atas Kecelakaan kerja Karyawannya, & Minta Said Iqbal Tidak Cari Panggung

dito

15 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari lalu terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban merupakan pekerja subkontraktor PT Moya Indonesia yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi pipa air bersih di dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Pintu III TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026 pekan lalu. Insiden tersebut bermula ketika …

Wakil Wali Kota Terima Audiensi Pihak BPJS Ketenagakerjaan Kota Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi menerima audiensi sekaligus membahas rencana pembuatan video sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Rabu (15/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mendukung peningkatan kesejahteraan para pekerja, khususnya di Kota Lubuk Linggau. Dalam diskusi, disepakati rencana pembuatan …

Pasal 33 UUD 1945: Pertaruhan Politik Terbesar Prabowo

Dhio Justice Law

13 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Kemenangan politik jauh lebih mudah diraih daripada kemenangan sejarah. Presiden Prabowo Subianto telah memenangkan kontestasi politik. Namun, untuk memenangkan sejarah, ia harus membuktikan satu hal yang jauh lebih sulit: menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai kenyataan, bukan sekadar retorika konstitusi. Di sinilah letak …

Usut Tuntas Tragedi Longsornya TPST Bantar Gebang, LSM Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Periksa Agung Pujo Winarko’

dito

13 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Tragedi longsornya bukit sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, yang menewaskan tujuh orang pada Maret 2026 lalu, masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.   Hingga kini, proses penegakan hukum dinilai belum sepenuhnya mengungkap seluruh pihak yang diduga bertanggung jawab atas insiden tersebut, tentunya kondisi tersebut menjadi keprihatinan …

x
x