Home » Headline » Danramil 1615-11/Aikmel Dukung Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan

Danramil 1615-11/Aikmel Dukung Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan

dito 11 Mei 2022 75

NasionalPos.com, Lombok TimurKetahanan pangan dan swasembada pangan merupakan salah satu program utama pemerintah yang dituangkan dalam program Nawacita. Untuk mendukung program tersebut, satuan teritorial di daerah khususnya jajaran Kodim 1615/Lotim terus melakukan pendampingan terhadap para petani, Hari ini, bersama Babinsa Kalijaga Timur melakukan pendampingan perawatan tanaman pohon tomat diatas lahan Kelompok tani Sejati milik Faizah di Desa Kalijaga Timur Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur, demikian disampaikan Danramil 1615-11/Aikmel Kapten Inf Anowar kepada awak media, Selasa (10/5) kemaren.

“Selain itu, kami juga melakukan pendampingan, sebagai upaya untuk mensupport para petani agar tetap semangat dalam mengelola dan mengusahakan lahan persawahan mereka. tentunya tidak berjalan sendiri, namun membutuhkan kerjasama terutama petugas penyuluh lapangan (PPL) maupun Dinas Pertanian dengan harapan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.”ucap Danramil 1615-11/Aikmel Kapten Inf Anowar

Baca Juga :  Dukung Percepatan Penanganan Bencana, Pemerintah Indonesia Dorong Bantuan Kemanusiaan Tahap Dua ke Turkiye

Dalam pelaksanaan pendampingan, sambung Danramil, pihaknya sangat berharap dapat meningkatkan hasil pertanian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam program pemberdayaan di sektor pertanian ini , para PPL didampingi Babinsa memberikan upaya pendampingan kepada para petani mulai dari pengolahan tanah, pembibitan, penanaman, perawatan hingga panen, serta juga melakukan pengawalan terhadap penjualan hasil panen, agar petani tidak menjualnya ke para tengkulak, yang sangat merugikan petani.

Baca Juga :  Diprediksi Sebagian Besar Warga Jakarta Pilih Anies Baswedan Diungkap Hasil Survey Indikator Politik

“In syaa Allah semoga pada saat panen nanti, hasilnya maksimal dan harga jual di pasar juga stabil sehingga tidak , merugikan petani,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang petani yang mengikuti program tersebut, sebut saja, Dullah (34) kepada awak media mengatakan bahwa dirinya sangat terbantukan dengan adanya program ini, karena itu, dirinya sangat berterima kasih kepada Danramil 1615-11/Aikmel beserta jajarannya yang telah membantu petani di sini.

“Saya sangat berterima kasih atas penyelenggaraan program ini yang di gelar oleh Koramil 1615-11/Aikmel ini, dengan adanya program ini, hasil panen kami insyaallah dapat lebih baik dari sebelum diadakannya program ini.”pungkas Dullah.(*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Puskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Suryana Korwil Jabar

01 Mei 2026

Ciloto, NasionalPos.com – Pusat Koperasi Kartika Siliwangi (Puskopkar Siliwangi) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-60 Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan di Alamsagita Hotel, Jalan Raya Puncak Km 90, Ciloto, Jawa Barat, Rabu (29/04/2026). Dalam kegiatan tersebut, Puskopkar Siliwangi berhasil meraih penghargaan …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x