- daerahDinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026
- daerahAktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus
- Top NewsKomisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster

Di Momentum Perayaan HUT ke 20, FSAB Tegaskan Urgensi Peran Negara dalam Rekonsiliasi Nasional
NasionalPos.com, Jakarta- Rekonsiliasi Nasional adalah sebuah Upaya besar untuk membangun peradaban bangsa agar dapat membuktikan mampu bangkit dari kesalahan masa lalu, karena kalau tidak melalui rekonsiliasi nasional apakah ada alternatif lain untuk mengubah dendam dan berdamai dengan masa lalu serta membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi anak cucu yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia? Demikian disampaikan Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Dubes LBBP Untuk Republik Philipina, saat menjadi narasumber secara during di Talkshow bertajuk “Dari Silahturahmi ke Rekonsiliasi, Mungkinkah? Diselenggarakan Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) bekerjasama dengan RRI Pro 3, Rabu, 14 Juni 2023, yang merupakan acara pembuka dari kegiatan Puncak Peringatan HUT FSAB ke 20 diselenggarakan di Gedung LPP RRI, Jl. Medan Merdeka Barat no.4-5, Jakarta Pusat.
“Rekonsoliasi memang tidak dapat dipaksakan tetapi merupakan sebuah proses yang diawali dengan instropeksi.”ucap Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo yang juga penasehat FSAB ini.
Karena, lanjut Agus Widjojo, rekonsiliasi pada hakekatnya bukan hanya didasarkan pada pengakuan bersalah pelaku dan perlakuan rehabilitasi bagi para korban. Rekonsiliasi didasarkan pada martabat manusia dengan membangun perdamaian, menghilangkan rasa dendam. Selama 20 tahun, FSAB berupaya mempersatukan anak bangsa, karena masih ada kultur di mana orang-orang berkelompok berdasarkan konflik masa lalu.
“Tentunya banyak hal yang dilakukan FSAB dan itu bisa memberi pencerahan bagi pemerintah untuk menyelesaikan konflik masa lalu, serta untuk menwujudkan Rekonsiliasi Nasional.”tandas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.
Hal senada juga dikatakan Edna C. Patiasina wartawan Kompas, yang juga sebagai narasumber di acara talkshow tersebut, ia mengatakan bahwa bahwa proses rekonsiliasi butuh waktu, tidak bisa instan. Konflik masa lalu perlu diselesaikan dengan dialog para pihak dan silaturahmi para pihak penting ketimbang sekadar keputusan politik. keputusan pemerintah menyelsaikan konflik masa lalu itu niat baik, namun diperlukan dialog yang melibatkan semua pihak. Dan situasi sekarang bisa tidak mudah jika elite politik sering menggunakan konflik untuk kepentingan sesaat.
“20 tahun perjalanan FSAB memang tidak sempurna, tetapi usaha untuk “nongkrong bersama” bisa melegakan, karena rekonsiliasi membutuhkan proses yang lebih riil dan sangat penting adanya ruang dialog, dan tentunya kehadiran negara sangat strategis untuk mewujudkan Rekonsiliasi Nasional.”tandas Edna C. Patiasina yang juga sebagai Co-Founder Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS).
Sedangkan menurut Suryo Susilo Ketua FSAB, bahwa apa yang dilakukan oleh FSAB selama 20 tahun juga berdampak dengan menyebarnya “virus” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu. Selama kurun waktu dua dasawarsa perjalanannya, FSAB senantiasa menyebarkan semangat perdamaian dan pencegahan konflik, namun sayangnya apa yang dilakukan FSAB tidak mendapat tanggapan dari Pemerintah, dan FSAB juga tidak diajak Pemerintah untuk turut serta membicarakan upaya penyelesaian pelanggaran HAM yang berat di masa lalu.
Padahal, lanjut Suryo, FSAB telah melakukan “ice breaking”, dengan para pihak yang berasal dari kelompok yang berseberangan dan mencairkan hubungan, yang kemudian dapat berkolaborasi untuk membangun kebersamaan, menjalin silahturahmi secara massif, Dengan terwujudnya hubungan yang baik antara para pihak diharapkan akan memudahkan langkah selanjutnya oleh Pemerintah untuk mewujudkan rekonsiliasi.
“Oleh karena itu, kami sangat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan apa yang sudah dijanjikan untuk melakukan penyelesaian konflik di masa lalu, dengan kehadiran Undang-Undang tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi” tukas Suryo Susilo
Sementara itu, usai pelaksanaan acara talkshow tersebut, dilanjutkan dengan acara seremonial peringatan HUT FSAB ke 20 yang di pandu oleh pembawa acara, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian penyampaian sambutan diantaranya disampaikan oleh Bambang Soesatyo Ketua MPR RI, yang menyempatkan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, ia mengatakan sangat mengapresiasi dengan perjalanan FSAB selama 20 tahun ini yang tetap konsisten untuk tidak mewariskan memory konflik di masa lalu kepada generasi sekarang, hal ini nampak dari wajah optimisme para generasi muda yang tergabung di dalam FSAB dan wajah-wajah penuh kedamaian untuk menyongsong masa depan tanpa warisan konflik yang terjadi di masa lalu, dan berjuang bersama-sama untuk mencegah munculnya konflik baru.
“Saya sangat mengapresiasi peran dari anak-anak muda, dan mereka ini menjadi kekuatan modal untuk tercapainya kemajuan negara, kita tidak ingin seperti Brazil yang gagal memanfaatkan bonus demografi , sehingga negaranya tidak mengalami kemajuan, kita mesti memanfaatkan bonus demografi ini untuk membangun negara kita tercinta ini, dirgahayu FSAB ke 20 semoga sukses selalu.”ucap Bamsoet.
Di acara ini, selain dilaksanakan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua FSAB Suryo Susilo, juga diadakan peluncuran penerbitan Buku The Children Of War Jilid II, diterbitkan oleh Penerbit Kompas, adapun buku dengan kata pengantar Yudi Latif ini diantaranya berisikan mengenai sejauhmana gerak langkah FSAB selama kurun waktu dua puluh tahun dan juga mengungkap pernyataan dari penasehat maupun anggota FSAB dan juga anggota FSAB Muda.
Di acara peluncuran buku tersebut, juga dilakukan penyerahan buku secara simbolis oleh Suryo Susilo Ketua FSAB kepada Bambang Soesatyo Ketua MPR RI, Sidarto Danusubroto anggota Wantimpres, Paulus Tri Agung Kristanto Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, serta Direktur Program dan Produksi LPP RRI: Mistam.
Rangkaian acara Peringatan HUT FSAB ke 20 ini yang dipimpin oleh Mayang Panggabean(cucu Pahlawan Revolusi D.I. Pandjaitan), sebagai Ketua Panitia yang berkolaborasi dengan sesama anggota FSAB Muda maupun berbagai pihak yang mendukung acara ini, telah berlangsung dengan khimat, meriah dan dalam suasana kekeluargaan, serta juga sebagai ajang memperkenalkan FSAB Muda yang merupakan generasi penerus FSAB, beranggotakan anak-anak muda generasi milenial dan generasi “Z” yang dimotori oleh generasi ketiga atau cucu dari para tokoh yang terlibat konflik di masa lalu, antara lain: Anne Irna Syatila (cucu Tokoh DI/TII S.M. Kartosuwirjo), Aji Baskoro dan Bimo (cucu Tokoh PKI Njoto)
Selain dihadiri oleh Bambang Soesatyo Ketua MPR RI, juga nampak dihadiri oleh Sidarto Danusubroto anggota Wantimpres, Paulus Tri Agung Kristanto Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, Direktur Program dan Produksi LPP RRI: Mistam, Dubes Amelia Yani, Dubes Nurrachman, Nina Pane, Yoesoef Faisal serta penasehat, pengurus, anggota FSAB maupun tamu undangan yang memenuhi ruangan kegiatan tersebut, acara ditutup dengan bersama-sama menyanyikan lagu Padamu Negeri.
Saat ditemui wartawan, usai acara tersebut, Mayang Ketua Panitia HUT Ke 20 FSAB mengatakan bahwa FSAB Muda telah siap meneruskan tongkat estafet dari para orang tua yang telah mendirikan FSAB, yang mau bersatu dan berdamai dengan masa lalu, sebetulnya banyak kalangan generasi muda yang ingin agar terwujud perdamaian dan persatuan di Indonesia, karena itu untuk menyelesaikan konflik masa lalu serta menciptakan kedamaian di masa kini maupun di masa mendatang, perlu terciptanya rekonsiliasi nasional yang tentunya secara fundamental harus diatur dalam konstitusi negara.
“Rekonsiliasi merupakan kebutuhan bukan hanya untuk menyelesaikan konflik di masa lalu melainkan juga untuk terciptanya kedamaian di masa kini dan masa mendatang, pastinya kami juga berharap agar negara dapat berperan optimal dalam mewujudkan rekonsiliasi nasional.” pungkas Mayang.
Admin Redaksi
29 Apr 2026
Jakarta,Nasionalpis.com JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Melati, mengusulkan pembentukan Panitia Kerja (Panja) khusus pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL). Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap berbagai persoalan di sektor kelautan yang berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan dan pembudidaya. Melati menegaskan, pembentukan Panja merupakan bentuk keseriusan Komisi IV dalam menampung serta menindaklanjuti aspirasi …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
27 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Senin, 27 April 2026, wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Sumenep dengan menginisiasi sekaligus memimpin langsung kegiatan perbaikan jembatan di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Jembatan yang selama ini menjadi akses vital warga diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga menghambat aktivitas masyarakat, baik dalam kegiatan …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
27 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Sumenep – Senin, 27 April 2026, Kapolres Sumenep melaksanakan kegiatan Curhat Kamtibmas bersama masyarakat di Desa Babalan, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini merupakan upaya Polri dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai permasalahan yang berkembang di lingkungan warga. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumenep hadir bersama jajaran dan disambut oleh …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
27 Apr 2026
NASIONALPOS.com | SUMENEP, Jatim– Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban berinisial J (76), perempuan, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah sebelumnya korban dilaporkan …
Admin Redaksi
25 Apr 2026
Garut,Nasionalpos.com Garut, Polemik tentang dunia pendidikan di kab.Garut yang selama ini.didengar dengan bumbu yg begitu tidak sedap dan tidak enak didengar .seperti halnya di dunia pendidikan yang selama ini digembor gemborkan tentang Dana pendidikan yang pantastis Namun sungguh aneh yang menimpa anak didik pkbm yang berada dikecamatan garut kota .kelurahan kota kulon, dimana salah …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
25 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Hari Raya Idul Fitri 1447 / 2026 telah berlalu, namun hal itu tidak berarti petugas BPTD Perhubungan terminal Bus Arya Wiraraja Sumenep bisa santai dalam aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya. Handoko Imam Hanafi, S.Sos. adalah Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep di bawah BPTD Kelas …
21 Nov 2024 1.760 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.433 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.313 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.252 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.241 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.200 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.106 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.